
Mumpung mood aku lg baik nih jd share lg.. 😅
×LUKA×
PART 7
"Ibu, Laksh pamit yah"
Anna memeluk erat tubuh Laksh.
"Hati-hati Nak, kalau sudah sampai sana kabarin ibu yah"
Laksh hanya mengangguk. Dia menyeret koper di tangannya.
Rohit sudah menantinya di depan. Laksh langsung memasuki mobil Rohit.
Anna terus menangis dan melambaikan tangan saat mobil Rohit mulai menjauh.
Rohit menatap Laksh.
"Kau serius dengan keputusanmu?" tanya Rohit.
Laksh hanya mengangguk.
Rohit melihat gelang yg digunakan Laksh.
"RAGLAK?" tanyanya bingung.
Laksh langsung tersenyum dan melirik gelang yg di pakainya.
"Iya Ragini dan Laksh, gelang ini pemberian Ragini. Dulu aku tak memakainya aku menyimpan ini di rumah, aku bilang talinya putus. Kau tau sendirilah Rohit dulu masa laluku seperti apa"
"Lalu? Sekarang kau memakainya? Kau masih mencintainya?"
Laksh hanya tersenyum.
"Aku pacaran dengannya hampir satu tahun, tidak ada yg pernah mengerti diriku selain dirinya, dia selalu memaafkan saat aku selingkuh. Dia sudah sering memergokiku berselingkuh namun dia nampaknya tutup mata dan telinganya buktinya dia tak pernah membahas masalah itu, karena dia sangat mencintaiku. Aku terlalu bodoh dan menyakitinya, apalagi waktu dia meminta pertanggung jawaban dariku, aku menyesal sangat menyesal, aku baru menyadari jika aku sangat mencintainya saat dia sudah menjauh dari diriku" liri Laksh.
Airmata Laksh menetes di pipinya tak dapat lagi dia bendung.
Rohit hanya terdiam melihat sepupunya itu, dia belum pernah melihat Laksh hancur seperti ini. Dulu dia pernah melihat Laksh sakit hati dan di tinggalkan kekasihnya dulu namun kini nampaknya keterpurukan yg di alami Laksh lebih besar dari yg dulu Laksh alami.
Laksh melangkah keluar dari mobilnya. Langkahnya sedikit gontai dan melemah, Rohit benar-benar tak tega melihatnya.
Rohit keluar dari mobilnya.
"LAKSH" teriaknya.
Laksh langsung menoleh.
"Ada apa?"
__ADS_1
"Aku akan meyakinkan Ragini untuk menerimamu kembali, aku akan mengurus surat perceraianku dengannya"
Laksh hanya tersenyum, dia menepuk bahu Rohit.
"Tak perlu kau lakukan itu"
Laksh tersenyum dia pergi masuk ke bandara, Rohit hanya terdiam melihat tubuh Laksh yg semakin menjauh dan menghilang dari pandangannya.
***
EMPAT TAHUN KEMUDIAN...
"SATYAAA.. KAU DIMANA NAK?" teriak Ragini.
Seorang anak kecil laki-laki berlari menghampiri Ragini dan memeluknya.
"IBUUUU" teriaknya.
"Ibu sudah pulang dari bekerja? Ibu bawa apa untukku?"
Ragini mengeluarkan sekotak mainan robot. Satya tersenyum dan mengambil mainan robot itu. Dia mencium pipi Ragini.
"Ibu Satya sangat suka ini, terimakasih ibu"
Ragini hanya mengangguk.
"Apa pamanmu sudah pulang Nak?" tanya Ragini.
Satya hanya menggeleng.
"Ohh.. Bibi dan Sweta?"
"Belum pulang juga"
Ragini hanya tersenyum.
"Ibu hari ini kita akan bertemu ayah kan? Bibi bilang kita akan mengadakan upacara untuk ayah. Upacara penyambutan ayah kan bu?" tanya Satya antusias.
Ragini melamun mengingat kejadian yg terjadi tiga tahun lalu.
"Sayang, pak pendeta sebentar lagi kesini. Kau mandi yah bersiap-siap, ayoo ibu akan memandikan dirimu"
Satya hanya mengangguk. Ragini menggandeng tangan Satya menuju kamar mandi.
Saat dia melewati sebuah foto yg ada karangan bunga dia hanya menatapnya lirih.
***
"Iya ibu, Laksh akan pulang"
"......"
__ADS_1
"Sebentar lagi ibu, aku akan menaiki taxi, kenapa ibu tak menyuruh Rohit yg menjemputku?"
Laksh bingung tak ada jawaban dari ibunya dia mengecek ponselnya.
"Mengapa ibu mematikan ponselnya?" ucapnya bingung.
Laksh memasuki taxi.
"Ke Mumbai pak"
Supir taxi itu mengangguk dan melajukan mobilnya.
Laksh memainkan ponselnya, dia mengetik sebuah pesan.
"Rohit kau dimana? Sombong sekali kau tak mau menjemputku"
Laksh lalu membuka galeri foto di ponselnya.
"Kau sangat tampan Nak, sebentar lagi kita akan segera bertemu" ucapnya dengan menatap wajah anaknya.
***
"Kakak kalian baru pulang?"
Yuvi, Muktha dan Sweta hanya mengangguk. Ada pendeta di belakang mereka. Ragini telah menyiapkan upacara untuk melakukan do'a.
Ragini lalu mengambil foto yg sudah ada karangan bunganya, dia meletakkan foto itu di tengahnya.
Mereka mulai melakukan do'a. Satya tiba-tiba datang langsung memeluk Ragini.
"Ibu? Dimana ayah? Kenapa hanya foto ayah yg berada disini? Dimana ayah Rohit ibu?"
Ragini terdiam dia tak dapat menjelaskan apapun kini. Bibirnya terasa kelu.
Ragini memeluk Satya di pangkuannya.
"Sayang, ayah sudah bahagia bersama dengan Dewa di atas sana" ucap Ragini pelan.
Satya melepaskan pelukannya, dia langsung berlari mengambil foto Rohit dan membuang karangan bunga yg ada di depan fotonya.
"Aku benci dengan ayah, ayah tak pernah melihatku bahkan saat aku lahir ayah tak pernah ada. Ayah jahat, ayah tak sayang kepadaku" teriak Satya dia lalu langsung berlari menaiki tangga.
Ragini dan yg lainnya benar-benar merasa terkejut dengan kelakuan Satya.
Ragini hanya menangis, Yuvi memeluk tubuh adiknya.
"Kakak bagaimana aku menjelaskan kepadanya jika Rohit telah tiada kak?" ucap Ragini sambil terisak.
Yuvi semakin mengeratkan pelukannya.
"Dewa jahat, dia selalu tak senang melihatku bahagia kak" lirihnya.
__ADS_1
Next or Stop??
Please komwell 😄😄