LUKA

LUKA
Berpura-pura


__ADS_3

×LUKA×


PART 17


"Bukankah ayah sudah menyuruhmu untuk menikahinya, mengapa kau tak melakukannya? Mengapa kau malah membiarkannya pergi dengan pria lain?" teriak Rathore ayahnya Priyank.


"Ayah untuk apa aku menikahi wanita yg tidak mencintaiku"


"Kau ini memang sangat bodoh, pantas dulu Simran meninggalkanmu. Kau memang sama sekali tidak punya nyali untuk memperjuangkan milikmu"


"Ayah.. Ragini bukan milikku, dia sudah memiliki seorang kekasih dan dia sangat mencintai kekasihnya itu"


"Ahh.. Alasan, kau tau berapa biaya yg ayah keluarkan untuk pengobatannya selama satu minggu? Sangat mahal, apalagi dia di rawat di salah satu rumah sakit terbaik di Delhi"


"Ayah.. Tak usah ayah pikirkan mengenai masalah biaya, Priyank janji akan menggantinya"


"Mengganti dengan apa? Kau kerja saja tidak becus"


Rathore meninggalkan Priyank sendiri. Priyank mengusap wajahnya.


***


"Laksh.. Kenapa kau membawaku kesini? Kenapa kita tidak pulang saja ke rumah? Kau tau.. Aku sangat merindukan Kak Yuvi"


Laksh hanya menatap Ragini dengan pandangan yg kosong.


"Laksh.. Hello.. Laksh?" Ragini mengibas-ngibaskan telapak tangannya di wajah Laksh.


Laksh langsung mengedipkan matanya dan melirik Ragini.


"Iya Ragini, ada apa?"


"Ohh jadi dari tadi kau melamun tak mendengarkan omonganku?" ucap Ragini kesal.


"Maaf sayang"


"Tidak apa-apa, karena aku mencintaimu jadi aku memaafkanmu"


Ragini memeluk tubuh Laksh.


"Ragini.."


"Hmmm"


"Aku ingin kita segera menikah"

__ADS_1


"Menikah? (Laksh mengangguk) Laksh hubungan kita kan baru saja terjalin mengapa kau begitu terburu-buru untuk menikahiku?"


Laksh melepaskan pelukannya, dia memegang pipi Ragini.


"Ragini, aku tak bisa kehilanganmu lagi. Aku tak ingin ada orang lain yg memisahkan kita. Jadi kita harus segera menikah" ucap Laksh meyakinkan.


Ragini hanya tersenyum.


"Beri aku waktu satu bulan lagi Laksh, yah?"


"Tidak bisa Ragini, hari ini juga aku akan menikahimu"


Ragini membulatkan matanya, terkejut dengan ucapan Laksh.


"Laksh mana bisa kita menikah tanpa kehadiran keluarga kita?"


Laksh tersenyum dan mendekap tubuh Ragini.


"Hari ini aku akan menikahimu di kuil, besok setelah sampai di Mumbai kita akan menikah ulang dan di saksikan oleh keluarga kita, bagaimana?"


Ragini hanya menatap Laksh bingung.


"Mengapa tidak tunggu besok saja?"


Ragini hanya mengangguk dan tersenyum.


***


"Laksh, apa kau sudah kehilangan akalmu? Kau mau menikahi Ragini disini?" tanya Ankit bingung.


Laksh hanya mengangguk.


"Kenapa? Memangnya ada yg salah?"


"Laksh, kau yakin akan menikahinya? Laksh dia hanya mengingat kau dan dirinya baru saja jadian, dia tidak mengingat jika kau sudah merenggut kesuciannya dan dia memiliki anak dari peristiwa itu. Kau yakin dia akan menerimamu setelah dia mengetahui segalanya?"


Laksh hanya menghela nafasnya panjang.


"Maka dari itu, aku sangat takut kehilangannya"


"Lalu dengan menikah kau pikir keadaan akan semakin membaik?"


"Entahlah.. Sudah jangan banyak bicara. Kau harus mengantarku ke kuil yah"


"Hmmm dasar keras kepala, baiklah"

__ADS_1


***


"Ragini, apa kau senang?" tanya Naina kekasih Ankit.


Ragini hanya mengangguk.


"Kau sangat cantik Ragini dengan balutan sari pengantin ini"


Ragini hanya tersipu malu.


"Ternyata Laksh tak salah memilih tempat pelabuhan terakhirnya"


***


Laksh dan Ragini telah duduk dihadapan api suci. Mereka memulai ritual demi ritual dengan sangat baik.


Skip...


"Akhirnya kalian berdua telah resmi menjadi sepasang suami-istri" teriak Ankit.


Ragini dan Laksh hanya tersenyum.


"Selamat Laksh.. Ragini" ucap Naina.


"Laksh nampaknya malah ini kau harus cari hotel, masa iya kau dan Ragini menginap di apartement ku. Bukankah kau dan Ragini malam ini akan...."


"Ankit" teriak Laksh.


Mereka hanya tertawa.


***


Ragini menyandarkan tubuhnya di dada bidang Laksh.


"Laksh aku sangat bahagia, terimakasih kau telah membuatku bahagia"


Laksh tersenyum, dia mencium pucuk kepala Ragini.


"Aku yg sangat bahagia Ragini, hari ini kau membuat hidupku semakin lengkap"


Laksh memejamkan kedua matanya.


'Setidaknya dengan seperti ini, kau nantinya bisa menerima Satya sebagai anakmu Ragini, aku harap nantinya kau akan menyayanginya walau aku nanti akan mengakui jika Satya anakku. Aku tak ingin melihat Satya bersedih' batin Laksh.


To be continued.. 😄😄

__ADS_1


__ADS_2