Mantanku PresdirKu Suamiku

Mantanku PresdirKu Suamiku
Selamat datang di Artanegara Resort


__ADS_3

Haii selamat pagii. Aku kembali❤️.


Untuk yang sudah rindu, selamat baca yah.


🤗🤗🤗


***


Kini Alika, Bilmar dan Maura sudah berada di haluan kapal laut yang akan membawa mereka ke pulau. Kapal ini kepemilikan Artanegara Resort, yang dipergunakan khusus untuk mengangkut para wistawan yang akan berlibur.


Alika terus menciumi pipi sang anak yang masih dalam gendongannya. Maura terus berceloteh senang karena melihati pemandangan laut saat ini. Laut itu terlihat biru muda dan jernih sekali.


"Mama, lihat itu ada duyung..." Anak ini tertegun ketika melihat buts diving penyelam.


"Bukan, Nak. Itu penyelam..sayang.." Alika terus merapihkan rambut sang anak yang diterpa hembusan angin.


Di pojok kiri terlihat Bilmar masih sibuk dengan kamera nya untuk mengambil gambar keindahan pemandangan laut. Bilmar terlihat keren saat ini. Dengan topi terpasang dikepala serta kaca mata hitam menutupi matanya.


Kaos dan celana pendek bahan premium, bertahta menambah kegagahannya. Siapapun wanita pasti akan mengemis cinta padanya.


"Sayang..Maura..." Alika dan Maura pun menoleh ke arah Bilmar. Bilmar mulai mengambil beberapa foto mereka yang masih berdiri di pagar penjaga kapal.


"Cantik banget kamu.." Bilmar tidak henti-henti memuji Alika saat ini.


Bagaimanakah penampilan Alika saat ini?


Terlihat dress pantai merah bercorak dengan model one shoulder dengan renda mengelilingi diatas dada tengah terpasang di tubuhnya, serta topi pantai yang bergelombang menjaga rambut cokelatnya agak tidak tersapu angin.


Sungguh membuat ia seperti model yang akan melakukan sesi pemotretan di atas kapal pesiar.


Alika dan Bilmar adalah Raja dan Ratu saat ini dan Maura adalah putri kerajaan. Namun semua itu tetap tidak membuat mereka tinggi hati.


Karena bagi mereka diatas langit masih ada langit, untuk apa menyombongkan harta, kekuasaan dan kekayaan. Toh, semua itu hanyalah sementara yang akan dimintai pertanggung jawaban oleh Yang Maha Kuasa.


Udara hari ini sangat bersahabat. Angin yang menerpa tidak terlalu buas. Alika, Maura dan Bilmar masih bisa berlama-lama berada di haluan kapal ini.


Tidak berapa lama terlihat dermaga pulau mulai menjamah penglihatan mereka. Dari samar-samar dan sekarang semakin jelas.


"Mama..itu...!!" Maura kembali menunjuk sebuah pulau yang akan mereka tinggali. Bilmar hanya tersenyum mengelus rambut sang anak.


"Mimpi apa aku, bisa ke pulau sama anak dan suami.." gumamnya pelan namun terdengar ke daun telinga Bilmar.


"Walau kamu ingin ke bulan, aku akan membawamu kesana--" sambung Bilmar yang membuat wajah Alika seketika menoleh.


"Duh romantis banget sih, Om! Sayangnya kamu bukan Astronot..."


"Hahahaha Om..." Maura ikut mentertawakan.


"Nggak apa-apa lah dibilang Om, ganteng gini. Siapa juga yang nggak mau??" Bilmar meledek sang istri.


Namun seketika Maura menutup bibirnya, langsung memegang erat ceruk leher sang Mama, ketika terasa kapal sedikit bergoyang, karena pergesekan dengan ombak laut.


Bilmar lalu memutar tubuhnya untuk melihat awak kapal yang sedang mengemudi. "Hati-hati, santai saja!!"


"Lebih baik kita duduk di dalam aja ya, aku takut kamu mual!"


Bilmar membawa istri dan anaknya untuk duduk di dalam kapal. Mengingat Alika sedang hamil muda, guncangan seperti ini sungguh tidak baik untuknya.

__ADS_1


***


SELAMAT DATANG DI ARTANEGARA RESORT


Sebuah nama yang menjulang tinggi di atas gerbang resort milik keluarga mereka. Kedua mata Alika terus memandang takjub dan tidak henti-hentinya mengucap syukur.


Alika memberi senyum bahagia kepada sang suami, yang telah berbaik hati membawanya kesini.


"Makasi ya sayang, aku cinta kamu.." Alika mencium pipi Bilmar dengan kecupan kilat.


"Mau di bales nggak---?"


"Udah nggak usah!" Ketika melihat supir kendaraan resort menghampiri mereka.


"Silahkan Pak, Bu, Naik. Semua barang-barang sudah saya tata rapih."


Ia mempersilahkan mereka bertiga untuk naik kedalam mobil terbuka yang bentuknya agak lebih panjang dari pada mobil golf.


Mobil ini memang sengaja di peruntukan bagi wisatawan yang ingin berkeliling di kawasan resort yang luas nya sekitar ratusan hektar.


"Paviliun Bilmar 01-10?" Alika menyebut nama yang terpasang sebagai petunjuk arah di area penginapan pertama.


"Wah nama kamu, Bil!" Alika kembali tercengang. Bilmar hanya tersenyum melihati Alika yang terus memandangi indahnya paviliun yang berdiri kokoh dengan ornamen kayu klasik ditengah-tengah hamparan rumput hijau dan beberapa bunga.


"Paviliun ini diperuntukan bagi pengunjung yang menginap, untuk kamar VVIP. Biasanya mereka akan menginap 3-7 hari."


"Setelah Kakek meninggal, AR dikelola oleh Papa Luky. Karena Papaku tidak begitu tertarik untuk merintis usaha ini."


"Oh---" Alika terus mendengarkan penjelasan sang suami.


Lagi-lagi mata Alika terbelalak ketika melihat


Sungguh resort ini seperti diperuntukan untuk kalangan kelas atas. Sekelas pengusaha-pengusaha kelas kakap. Yang tidak sayang dengan uang, maka mereka akan berlama-lama untuk menghabiskan waktu disini. Suasana yang rindang sangat menyejukan hati.


"Nama kamu juga ada sayang---"


"Maksudnya???" Alika memegang tangan suaminya untuk memperjelas perkataannya.


"Itu lihatlah!" Bilmar membawa arah mata Alika untuk melihat ke area penginapan ketiga.


"Paviliun Berliana?"


"Ini adalah paviliun keluarga, biasanya para keluarga besar akan menginap di area ini--"


"Sebenarnya sampai saat ini, nama ini lah yang selalu menjadi pertanyaanku dan Binar. Siapakah Berliana? Mengapa Kakek memutuskan nama itu selain nama kami?"


"Namun Kakek, Papaku dan Papamu selalu bungkam dan diam. Mereka tidak pernah menjawab pertanyaan kami---"


"Dan sekarang semua sudah terungkap, ternyata nama itu yang selama ini menjadi cinta sejatiku! Aku sangat bersyukur, Al!" Bilmar terus menciumi tangan istrinya.


Perduli setann dengan mamang-mamang supir berkumis yang sekarang masih mengemudikan kendaraan untuk mereka. Mungkin habis ini ia akan muntah melihat kebucinan Alika dan Bilmar.


"Ya Allah, sungguh besar cinta mereka padaku, sayang. Walau mereka nggak tau dimana keberadaan ku saat itu--" Seketika ibu hamil ini menjadi terharu, ada linangan air bening yang ingin menjamah kedua matanya.


"Ini semua punya kamu, Al. Nikmatilah.. sayang." Bilmar mengecup bibir istrinya.


"Bil, jangan. Ada Maura--"

__ADS_1


"Udah pules gitu, nggak mungkin dia lihat kita, Al."


Alika tidak sadar jika Maura sudah tidur dan menyandar di pangkuannya.


***


"Selamat sore Tuan dan Nyonya, saya Marni dan ini anak saya Sinta. Ayo, Nak salim sama Tuan dan Nyonya!"


"Maaf Tuan dan Nyonya, suami saya masih di Paviliun Binara, ada masalah sama salah satu penginap katanya, mungkin sebentar lagi ia akan datang untuk menyambut kalian--"


"Kami mengerti, Bu.." Alika dan Bilmar saling berjabat tangan dengan Bu Marni.


Marni adalah seorang istri dari orang yang dipercayai untuk menjaga resort, ia adalah pekerja kesayangan Papa Luky.


Marni dan Farhan menghabiskan masa-masa pernikahan mereka untuk berbakti mengurusi AR selama berpuluh-puluh tahun. Kinerja Farhan sangat bagus, ia jujur dan telaten. Sangat membimbing para karyawan resort yang lain.


Karena jasanya membesarkan AR, keluarga Artanegara selalu memberikan Apreciate tinggi kepada mereka. Ke empat anaknya diberikan beasiswa untuk mengenyam pendidikan sampai ke perguruan tinggi sehingga bisa bekerja dengan baik di beberapa kota.


"Jadi, ketiga anak ibu sudah menikah semua ya? Sekarang hanya ditemani oleh si bungsu?" Alika melirik ke arah Sinta yang tengah membawakan tas miliknya.


"Iya Nyonya, soalnya kan Sinta masih SMP, mungkin nanti kalau sudah kuliah dan menikah, saya akan ditinggali lagi olehnya--"


Pembicaraan hangat Alika dan Bu Marni ketika sama-sama melangkah untuk memasuki paviliun yang akan Bilmar dan Alika tempati. Terlihat dari belakang ada Bilmar yang sedang menggendong Maura yang masih tertidur pulas.


Selamat berlibur Berliana dan Bilmar, selamat memadu kasih kembali, lupakanlah segala penat. Kini kebahagiaan hanya milik kalian berdua 🖤🖤


***


Mumpung nggak ada yang larang, cita-cita aku pengen buat Resort, digantiin aja dulu ya sama Bilmar dan Alika🤪. Ya namanya juga angan-angan, ketinggian juga nggak papa yah, siapin aja bantal biar ga sakit pas jatuh🤣🤣..tapi ini man tetep kode keraslah buat PAKSU❤️🤭


Makasi banyak untuk kalian yang sudah Like, Vote aku dan kasih semangat. Karena Kalian juga cerita ini terus mengalir.


Oh iyaa selagi kalian nunggu aku Update, bisa loh baca karya ku yang lain:


1.Bersahabat Dengan Cinta Terlarang


2.Jangan Berhenti Mencintaiku


3.Dua Kali Menikah


Bisa klik di profil aku ya, terus pilih karya


Berikan aku bukti semangat dari kalian dengan cara :


VOTE


LIKE


RATE


dan


KOMEN YA🖤🖤


sekali lagi👇


Thankyou readers kesayangan🥰

__ADS_1


With love, gaga😘


__ADS_2