Menjadi Istri Pura-Pura

Menjadi Istri Pura-Pura
Episode 33


__ADS_3

T**ok..tok..tokk (Suara pintu kamar Rasya di ketuk).


"Ryn ini Mami nak" ucap Mami


"Mami mau bicara sebentar" Sambung Mami.


"Iya Mi, tunggu sebentar" ucap Ryn hendak membuka pintu kamar, namun sebelumnya dia menghapus air matanya terlebih dahulu.


Ceklek.. (Suara pintu dibuka).


"Kamu sedang apa? Mami ganggu engga?" tanya Mami.


"Engga dong Mi, mari masuk" ucap Ryn


"Maaf berantakan Mi, Ryn belum sempat membereskan.


"Ini sudah rapih Ryn, kalau Rasya berantakan banget" ucap Mami


Mami dan Ryn duduk di Sofa yang ada di kamar Rasya.


"Ryn apa kamu sakit nak?" tanya Mami memandangi wajah Ryn


"Tidak Mami Ryn tidak sakit" jawab Ryn


"Mata mu bengkak, apa kamu habis menangis semalam?" tanya Mami lagi.


"Ah.. Mungkin ini karena Ryn kebanyakan tidur" ucap Ryn.

__ADS_1


"Ryn apa Mami boleh menanyakan sesuatu sama kamu?" tanya Mami.


"Boleh, Mami mau tanya apa?" ucap Ryn


"Sebenarnya pertama kali kamu kenal Rasya dimana? Karena sebelum nya Rasya tidak memperkenalkan mu, bahkan Mami tidak tau kalau Rasya punya kekasih selain wanita itu" ucap Mami.


"Wanita itu?" tanya Ryn mengulang ucapan Mami.


"Apa kamu tidak tau? (Ryn menggelengkan kepalanya) Baiklah Mami beritahu " ucap Mami.


"Ini kesempatan untuk aku mencari tau, seberapa besar pak Rasya mencintai kekasihnya" Batin Ryn.


"Rasya pernah bekerja sama dengan seorang wanita dan wanita itu namanya Shela, karena pertemuan yang intens membuat Rasya dan Shela semakin dekat, Dan Rasya menjadikan Shela kekasihnya, Shela yang dulu terkenal anak yang baik, penurut namun semakin lama berubah semakin sombong dan egois, dia selalu menampilkan sosok malaikat di hadapan Rasya, sampai mata Rasya tertutup dan hanya mempercayai Shela, Saat Mami sakit kemarin, Mami sengaja ini Rasya menikah di hadapan Mami, tapi tidak dengan Wanita itu, dan datang lah kamu sebagai pengantin wanita, awal Mami melihat mu, terlihat kamu anak yang tulus, dan Mami bahagia kamu yang menjadi Menantu Mami" ucap Mami tersenyum.


"Mami terlalu memuji Ryn, Ryn tidak sebaik yang mami bayangkan" ucap Ryn menundukkan Wajahnya.


"Terimakasih Mami, sudah percaya dan menyayangi Ryn" membalas pelukan Mami.


"Mau bagaimanapun keadaannya, Ryn hanya Istri pura-pura nya pak Rasya saja, Kami hanya menjalankan DRAMA sebagai suami-istri, Drma ya tetap Drama tidak mungkin menjadi Nyata" Batin Ryn dan meneteskan air matanya.


...----------------...


Disisi lain Rasya sedang berada di kantor nya dia sednag membahas proyek dengan Galang, tiba-tiba ada Video call masuk dalam handphone nya. Setelah melihat siapa yang menelepon nya, Rasya pun langsung menjawab telpon itu.


"Hallo sayang..." Suara seorang wanita dari seberang telpon.


"Haii" ucap Rasya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Kamu lagi apa? kangen engga sama aku?" tanya Shela, ya yang menelpon Rasya adalah Shela.


"Aku kangen banget sama kamu, kapan kamu pulang?" tanya Rasya


"Akhir bulan ini aku dapat libur 3 hari, rencananya aku mau pulang dulu" ucap Shela


"Bagus dong, apa tidak bisa di percepat itu masih 2 Minggu lagi" ucap Rasya.


"Sabar sayang.. Aku akan pulang secepatnya, pastikan tidak ada wanita di sekeliling mu, kalau aku dapat informasi, aku tidak akan tinggal diam" ucap Shela.


"Tidak akan ada wanita lain, kamu satu-satunya yang aku cintai" ucap Rasya


"Kalau gitu sudah dulu ya.. Aku mulai latihan lagi, aku pegang kata-kata mu, bye love you" ucap Shela sebelum menutup telponnya


"Love you too" jawab Rasya


**


"Apa kau dengar? dia akan pulang?" ucap Rasya


"Itu artinya saya harus sesegera mungkin menyelesaikan pernikahan pura-pura dengan Ryn" sambung Rasya.


"Tapi bagaimana dengan Nyonya dan Tuan Bos, mereka sudah sangat menyayangi nona?" ucap Galang.


"Entahlah, tapi aku tidak ingin menyakiti Shela" ucap Rasya.


"Kalau begitu Bos harus pikirkan matang-matang sebelum mengambil tindakan kali ini ada hati Nyonya yang terlibat didalamnya" ucap Galang.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2