Menjadi Istri Pura-Pura

Menjadi Istri Pura-Pura
Episode 57


__ADS_3

Keesokan harinya, Ryn berada di rumah sakit, sedang menjenguk Mami.


"Mami mau Ryn kupas kan apel?" Tanya Ryn yang sedang duduk di pinggir ranjang Mami.


"Boleh sayang" ucap Mami tersenyum


"Ryn kupas kan dulu ya.." ucap Ryn mengambil pisau dan mulai mengupas apel.


"Ryn apa Rasya ada dirumah semalam?" Tanya Mami.


Tiba-tiba Ryn berhenti dengan kegiatannya mengupas apel.


"Mas Rasya ada Mi, semalam dia pulang kok" ucap Ryn tersenyum namun terlihat senyuman itu paksaan.


"Ryn dengar Mami, jika Rasya memperlakukan kamu tidak baik pulang lah sama mami, Mami akan merawatmu dan cucu mami" ucap Mami memegang tangan Ryn.


"Maafkan Ryn mih, Ryn sudah memanfaatkan mas Rasya, dengan kepura-puraan ini" ucqp Ryn


"Bukan kamu yang salah tapi Mami, Mami salah sudah memaksa Rasya menikah, hingga menjadikan kamu korban dalam permainan nya, tapi Mamih harap kalian akan benar-benar bersama" ucap Mami


"Yang penting semua baik-baik saja Mi itu sudah cukup untuk Ryn, Ryn tidak mau berharap lebih, karena bagaimanapun, Ryn yang salah, Ryn yang berada di tengah-tengah mereka." ucap Ryn.


"Tapi kamu istri SAH nya" ucap Mami


"Tapi kenyataannya tidak begitu, aku hanya orang asing yang sedang mengandung anaknya, hanya sebatas itu" Batin Ryn


#Flashback


"Hallo Assalammualaikum?" ucap Ryn mengangkat telpon rumah Yang terus berdering.


"Waalaikumusalam, kamu Ryn ya ? Ryn malam ini saya tidak bisa pulang, Shella sedang marah dan terluka hatinya, jadi saya ingin menemani Shella, kalau Mami telpon kamu, bilang saja saya sudah tidur, kalau gitu saya tutup lagi ya, nanti Shella dengar, Assalammualikum" ucap Rasya langsung mematikan telponnya tan ingin mendengar jawaban dari Ryn.


"Waalaikumusalam, mbak Shella sedang terluka ya... Lalu aku bagaimana? Kenapa sekarang lebih sakit lagi rasanya." duduk di sofa dekat telpon rumah.


"Ibu kenapa, siapa yang menelpon?" Tanya Siti melihat Ryn duduk dan melamun masih memegang telpon rumah di tangannya.


"Itu pasti pas Rasya ya? Ibu yang sabar ya.. Semua demi bayi Ibu nanti kalau Ibu stres bayi ibu juga akan ikutan stres" ucap Siti.


"Aku tidak apa-apa Siti, aku baik-baik saja, ucap Ryn tersenyum kaku.

__ADS_1


"Baiklah bu, semoga yang terbaik untuk hubungan Ibu dan pak Rasya" ucap Siti


"Terimakasih" ucap Ryn tersenyum .


#Flashback Off.


...----------------...


Di sore hari.


"Nyonya ada..." Belum selesai mbok Sumi bicara Mami sudah langsung menjawabnya.


"Biarkan dia Masuk" ucap Mami


"Baik nyonya" ucap Mbok sumi.


"Tante.. Bagaimana kabar Tante sehat?" ucap Shella datang dan langsung memeluk tubuh Mami, mencium pipi kanan dan kiri.


"Duduk" ucap Mami.


Shella pun duduk di kursi yang berada dekat ranjang Mami.


"Iya ada apa tante?" tanya Shella.


"Tinggalkan Rasya, saya akan membantu kamu lolos seleksi dan menjadi model internasional seperti cita-cita kamu" ucap Mami.


"Maksud tante?" tanya Shella Pura-pura tidak mengerti.


"Pilihan ada di tanganmu" ucap Mami


"Tante Shella sangat tulus mencintai Rasya, Shella tidak bisa meninggalkan Rasya" ucap Shella


"Jika tidak, berita pernikahan Rasya sebentar lagi akan tersebar, kamu pasti tau apa yang akan terjadi pada dirimu, Karier mu akan hancur seketika" ucap Mami


"Kenapa tante buat pilihan seperti ini? Tante sengaja mau memisahkan Shella dan Rasya?" ucap Shella


"Pilihan ada di tangan kamu, dan asal kamu tau, saya hanya punya satu menantu, kalau pun kamu menikahi Rasya, semua aset dan perusahaan akan jatuh pada anak Rasya, bukan pada Rasya" ucap Mami.


"Tante Shella sangat mencintai Rasya, mau Rasya Kaya atau miskin, Shella sangat mencintainya, tapi apa tante bisa memastikan kalau Shella bisa langsung masuk jalur VIP?" ucap Shella

__ADS_1


"Saya tidak akan mengingkari kata-kata saya" ucap Mami


"Baiklah Shella akan meninggalkan Rasya, bukan karena harta tapi karena impian Shella" ucap Shella.


"Begini saja dulu, setelah aku jadi model internasional, aku akan kembali mendekati Rasya, Rasya pasti akan mengerti aku" Batin Shella tersenyum.


"Pilihan yang tepat, kamu bisa tunggu nanti, dan ingat kamu harus jauhi Rasya" ucap Mami.


"Iya tante" ucap Shella tanpa nada ragu sedikitpun


Tanpa Shella sadari ada seseorang yang mendengarkan perkataan mereka di balik pintu.


"Oh jadi begini, kamu akan meninggalkan aku demi Karier model mu itu?" tanya Rasya dengan nada Emosi


"Sayang.." Shella berdiri dan langsung menghampiri Rasya.


"Stop sampai disitu, Aku tidak menyangka kamu lebih memilih karier dari pada aku, apa kurang nya aku selama ini Shella aku selalu berusaha membahagiakan kamu" ucap Rasya.


"Tapi aku terpaksa ini semua permintaan mami mu juga, mami mu menyudutkan aku dan yang meminta aku pergi" ucap Shella.


"Sudah cukup, Mami ku hanya membuat pilihan dan kamu yang memilihnya, jangan salahkan Mami, tapi salahkan dirimu yang terlalu mementingkan Kariermu, sesuai pilihanmu, jangan temui aku lagi" ucap Rasya pergi meninggalkan Shella.


"Sayang... Tunggu, aku bisa jelasin, ini tidak seperti yang kamu fikirkan" ucap Shella mengejar Rasya keluar.


**


"Nyonya?" ucap Mbok sumi


"Biarkan mereka menyelesaikan urusannya, Yang terpenting saya sudah membuka mata anak saya" ucap Mami.


"Jadi nyonya yang menyuruh Den Rasya kemari?" tanya Mbok sumi.


"Iya tadi saya yang mengirimkan pesan agar Rasya kemari dan mendengar semuanya, saya hanya bisa membantu sampai disini, selanjutnya biarkan mereka menjalani hubungan mereka, dan saatnya untuk Ryn yang berjuang" ucap Mami menatap mbok Sumi


"Semoga hubungan non Ryn dan Den Rasya, bisa lebih membaik ya nyonya" ucap Mbok sumi, Mami menganggukkan kepalanya.


Bersambung...


Maafkan Nia, Nia masih sibuk dengan urusan RL, terimakasih untuk yang selalu mendukung Nia, like vote, rate terimakasih juga untuk komentarnya, Nia baca semua satu-satu, Nia sayang kalian :* :* :*

__ADS_1


__ADS_2