
"Kamu sudah tau semuanya?" tanya Ryn
"Tidak semua" ucap Galang sambil terus mengemudikan mobilnya.
"Kenapa harus merahasiakannya dari saya?" ucap Ryn dengan nada datar
"Saya.." ucap Galang diam sebentar, dia seolah ingin memikirkan apa yang akan dia bicarakan.
"Tidak apa, saya sudah mengerti" ucap Ryn lalu terdiam
"Saat anda bilang, bos pergi keluar kota karena ada proyek, saya sama sekali tidak tahu itu, tapi di suatu tempat saya bertemu dia, dan saya juga tidak tahu ternyata bos kembali bertemu dengan wanita itu" ucap Galang, namun tidak ada jawaban yang keluar dari Ryn, Ryn seakan dia membisu sambil melihat pemandangan dari sisi jendela mobil.
"Saya harap kamu bisa berfikir lebih positif lagi, agar tidak stress dan itu akan mempengaruhi kesehatan mu juga bayi yang ada dalam kandungan mu, saya janji saya akan bicara pada suami mu tentang permasalahan ini, jadi kamu jangan khawatir ya Ryn" ucap Galang, dan lagi-lagi tidak mendapat jawaban dari Ryn.
...----------------...
"Makasih ya sayang kamu sudah mau datang lagi menjenguk aku" ucap Shella memeluk tangan Rasya dari pinggir
__ADS_1
"Sepertinya saya tidak bisa setiap hari menemui kamu" ucap Rasya melepaskan tangan Shella
"Kenapa sih, pasti wanita itu melarang kamu kan untuk menemui aku" ucap Shella dengan nada tinggi
"Kecilkan suara mu, Ryn bahkan tidak tahu kalau kita bertemu" ucap Rasya
"Ohh.. Bagus kalau gitu biar aku yang temui dia" ucap Shella
"Untuk apa kamu menemui dia, jngan kelewatan ya Shella" ucap Rasya menatap Shella dengan tatapan tajam
"Aku mau bilang kalau kita sudah bertemu, dan aku juga mau bilang kalau aku sudah kembali, jadi dia harus tau diri dengan posisinya" ucap Shella
"Rasyaa... Kamu mau kemana, aaa kepala ku" teriak Shella sambil meringis kesakitan memegang kedua kepalanya.
"Shella, kamu kenapa, ayo kita ke rumah sakit" ucap Rasya kembali dan membantu Shella berdiri
"sudah aku bilang jelas-jelas kamu masih menghawatirkan aku, kenapa kamu harus coba-coba mengancam dan akan meninggalkan aku, cepat atau lambat kamu akan kembali padaku, dan wanita itu cepat atau lambat juga harus tau, kalau nyonya Rasya yang sesungguh nya sudah kembali" batin Shella sambil tersenyum licik.
__ADS_1
...----------------...
Sesampai nya dirumah, Ryn langsung bergegas masuk kedalam kamarnya, tanpa bicara pada Galang ataupun Siti.
"Ibu..??" tanya Siti pada Galang
"Biarkan dia sendiri dulu, tolong kamu awasi dia, kalau ada apa-apa segera kabari saya" ucap Galang dan kembali pergi meninggalkan rumah itu.
"Kenapa sakit sekali rasanya, kenapa lagi-lagi harus aku sendiri yang merasakan sakitnya, kamu memang bodoh Ryn, karena terlalu bahagia sampai-sampai kamu lupa menyiapkan ruang untuk terluka" ucap Ryn sambil menangis sesegukan
Saat dia sedang menangis tiba-tiba ponsel nya berdering, terlihat bahwa nama Rasya yang ada di layar ponsel nya.
"Hallo Ryn, Ryn aku belum bisa pulang, sepertinya aku pulang agak telat ya, nanti aku kabari lagi" ucap Rasya langsung menutup telpon, dengan nada yang terdengar khawatir
"apalagi yang sedang kamu perbuat mas, apa yang harus aku lakukan sekarang" ucap Ryn dengan air mata yang terus menetes di pipi nya
Bersambung...
__ADS_1
maaf ya up nya cuma sedikit-sedikit, tapi memang menulis cerita reallife seseorang butuh konfirmasi juga, agar tidak ada pihak yang tersinggung, terimakasih untuk dukungannya, terimakasih juga yang setia menunggu, salam hangat #Ceeniaa..