
Pagi-pagi sekali Ryn sudah bangun, Ryn hanya di temani Siti, sebenarnya Gilang ingin mengabari Rasya, mami dan adiknya Ryn namun Ryn menolak nya dengan alasan tidak mau merepotkan semua orang.
"Ibu sudah bangun?" ucap Siti melihat Ryn duduk bersandar di ranjang.
"Sudah, kamu tidak tidur Siti?" tanya Ryn
"Saya tidur ko bu" ucap Siti
"Kamu kalau mau pulang dulu, tidak apa pulang dulu saja, nanti minta di jemput pak slamet" ucap Ryn, pak slamet adalah supir pribadi Ryn
"Saya menunggu disini saja bu, kasian ibu sendiri, nanti kalau ibu mau ke toilet, atau mau sesuatu susah" ucap Siti
"Yasudah, terimakasih ya" ucap Ryn
"Sudah tugas saya bu" ucap Siti tersenyum
Ryn pun memeriksa handphone nya, dia berharap kalau Rasya mengabarinya
"Kenapa mas Rasya tidak mengabariku sama sekali ya, apa dia sangat sibuk disana" ucap Ryn sambil memandangi handphone nya.
"Sebenarnya apa yang sedang di lakukan kamu mas, tidak seperti biasanya kamu seperti ini, apa ada yang sedang kamu sembunyikan mas" ucap Ryn
__ADS_1
"Kenapa buk? ibu terlihat seperti sedang sedih?" tanya Siti pelan
"Tidak apa Siti, aku hanya khawatir saja, Mas Rasya tidak ada menghubungi ku" jawab Ryn
"Tumben ya bu, biasanya bapak selalu mengabari ibu, tapi mungkin bapak sedang sibuk disana, bapak pasti baik-baik saja" ucap Siti berusaha menenangkan pikiran Ryn
"Iya Siti pasti" ucap Ryn
Disisi lain Rasya sedang tidur di pinggiran Ranjang Shela, Shela mengusap rambut Rasya, membuat Rasya terbangun.
"Kamu sudah bangun" ucap Rasya mengangkat kepalanya
"Sudah, kamu pasti capek ya sayang, tidur mu nyenyak sekali" ucap Shela
"Aku lapar sih, tapi ku ingin bubur ayam dan coffe late, aku bosen makan, makanan rumah sakit" ucap Shela
"Tapi bukannya kamu sedang sakit, tidak boleh makan sembarangan" ucap Rasya
"Sayang, yang sakit itu kepala dan badan ku, bukan perut aku, pencernaan aku baik-baik saja, tidak ada pantangan juga untuk aku makan?" ucap Shela
"Ya sudah kalau begitu, sebentar aku belikan" ucap Rasya
__ADS_1
"Terimakasih sayang" ucap Shela tersenyum genit
Rasya pun beranjak pergi keluar, untuk membeli pesanan dari Shela, sebelum itu dia pergi ke kamar mandi, untuk sekedar cuci muka dan menggosok gigi.
...----------------...
"Pak Galang ini berkas-berkas untuk rapat siang nanti, bapak boleh cek dulu" ucap salah satu karyawan disana
"Baiklah simpan disitu dulu" ucap Galang.
"Dan ini ada berkas yang harus di tanda tangani oleh pak Rasya, apa pak Galang tau, dimana pak Rasya sekarang?" tanya Karyawan lagi
"Pak Rasya sedang mengerjakn proyek lain, jadi ditunda dulu saja beberpa hari ini" ucap Gilang
"Tapi pak, ini mendesak" ucap Karyawan A
"Simpan, kamu keluar saja dulu" ucap Galang
"Baik pak" ucap Karyawan tersebut dan pergi meninggalkan Galang yang terlihat sangat sibuk sekali
"Sebenarnya apa yang sedang di lakukan dia sih, sampai rela meninggalkan Istri dan pekerjaannya, aku harus mencari tau, aku tidak bisa menghandle semua ini sendiri, apalagi Ryn sedang sakit" ucap Galang sambil memijat kepalanya
__ADS_1
"Oia, hampir lupa, aku harus ke rumah sakit sekarang" ucap Galang dan bersiap pergi, sambil membawa kunci mobil nya.
Bersambung