Menjadi Istri Pura-Pura

Menjadi Istri Pura-Pura
Episode 70


__ADS_3

Mami memasuki kamar Ryn dengan langkah buru-buru.


"Sayang.. Kamu sedang sakit?" tanya Mami masuk kedalam kamar Ryn


"Mami.. Mami disini kenapa tidak kabari Ryn dulu Mi?" ucap Ryn


"Mami kesini karena ada yang harus kalian jelaskan pada Mami apalagi Rasya, dia harus banyak menjelaskan pada Mami" ucap Mami sambil melirik ke arah Rasya.


"Iya Mi, Rasya paham" ucap Rasya


"Yasudah kamu temani istrimu jangan pergi ke kantor, biar Galang yang mengurus kantor", ucap Mami lagi.


"Baik Mi" ucap Rasya menuruti semua perkataan Maminya.


"Tidak apa-apa Mi, mungkin di kantor banyak pekerjaan yang harus di kerjakan oleh mas Rasya, Ryn sudah tidak apa-apa kok" ucap Ryn


"Tidak usah sayang biarkan Rasya disini temani kamu saja dan Rasya juga harus jelaskan pada Mami" ucap Mami.


"Yasudah ayo Rasya jelaskan di ruang kerja Rasya saja Mi" ucap Rasya mengajak Mami keruangan kerjanya.


"Sebentar ya Sayang aku harus menjelaskan pada Mami" ucap Rasya mencium kening Ryn


"Ah iya Ma..mas.." ucap Ryn yang gugup mendapatkan perlakuan manis dari Rasya


"Nah seperti ini Mami sangat bahagia melihatnya, sebentar ya sayang mami pinjam dulu Rasya nya" ucap Mami tersenyum.


Mami dan Rasya pun berjalan keluar, untuk masuk kedalam ruangan kerja Rasya.


"Tenang hati... Mas Rasya melakukan itu hanya karena ada Mami saja" ucap Ryn sambil memegang dadanya yang bergetar.


...----------------...


Sedangkan di caffe milik Dirga, semua karyawan membicarakan tentang isu penangkapan Dirga.

__ADS_1


"Kalian tau tidak pak Dirga di tangkap polisi kemarin dirumah nya?" ucap Karyawan A


"Apa kamu dengar isu dari mana? kenapa aku tidak mendengar apapun?" tanya Karyawan B


"Aku dengar dari orang rumah nya pak Dirga, kamu tahu tidak dia ditangkap karena kasus apa?" ucap Karyawan A


"Apa memang nya?" ucap Karyawan B


"Pak Dirga menyelusup kerumah keluarganya Rasya samudera dan dia mengganggu istrinya?" ucap Karyawan A


"Hah.. Apa iya pak Dirga senekat itu setau aku dia orang yang pendiam dan sopan?" ucap Karyawan B


"Info yang aku terima tidak mungkin bohong, tenyata Istrinya Rasya Samudera itu mantan pacarnya pak Dirga" ucap Karyawan A


Mita masuk kedalam dapur, dia mendengar percakapan antara dua orang temannya, dia pun langsung menghampiri mereka.


"Hey aku dengar tadi kalian bawa-bawa nama Rasya samudera? memang nya ada apa?" tanya Mita pada kedua temannya.


"Iya jadi ada kabar, kalau pak Dirga di tangkap polisi, karena mau menggoda istri dari Rasya Samudera, dan lebih parah nya lagi kalau Istri dari pak Rasya itu adalah mantan pacaranya pak Dirga" ucap Karyawan A


"Aku tau dari orang yang bekerja di rumah nya pak Dirga ini sudah pasti benar?" ucap Karyawan A


"Apa kalian tau juga nama istri, dari pak Rasya siapa?" tanya Mita


"Nah itu dia yang buat kita penasaran, nama Istri pak Rasya di tutupi dengan ketat, jadi tidak ada yang tahu" ucap Karyawan A


"Huft (membuang nafas lega) Syukurlah setidaknya nama Ryn masih aman, tapi apa benar berita ini? Aku harus tanya dia" Batin Mita.


"Emm.. Jadi tidak ada yang tau ya.. Yasudah kalau gitu kalian lanjutkan lagi kerjanya, jangan sampai terdengar kalian sedang membicarakan bos, nanti bisa-bisa kalian di pecat lagi" ucap Mita.


"Iya benar, lebih baik kita sambung kerja" ucap Karyawan B.


...----------------...

__ADS_1


Malam menjelang, Rasya sudah menyelesaikan pekerjaan kantornya, dia pun masuk kedalam kamar Ryn.


"Eh Mas, Ada apa?" ucap Ryn yang sedang duduk di depan meja riasnya.


"Aku boleh tidur disini? Mami malam ini menginap, jadi aku tidak bisa tidur dikamar ku , nanti Mami curiga" ucap Rasya.


"Boleh Mas.." ucap Ryn tersenyum


"Kalau gitu biar aku tidur dibawah saja" ucap Rasya..


"Tidak usah Mas, di sini juga masih cukup untuk 2 orang nanti kalau di bawah Mas masuk angin" ucap Ryn


"Memang nya aku boleh tidur dengan mu" ucap Rasya


"Kenapa tidak, kita juga kan suami Istri" ucap Ryn.


Ryn menata tempat tidur dan bantal-bantal untuk mereka berdua.


"Jika Mas tidak mau mendekatiku, bisa jadikan guling ini sebagai pembatas" ucap Ryn menempatkan guling di antara mereka.


"Yasudah kamu istirahat ini sudah larut" ucap Rasya pada Ryn.


"Iya Mas" ucap Ryn membaringkan tubuhnya sambil menghadap ke arah Rasya.


"Tahan Rasya, lo pasti bisa hanya semalam, tapi dia kan juga istri lo kenapa lo harus menahannya" Batin Rasya berkecamuk


"Tidur Mas" ucap Ryn membuka kembali matanya.


"Iya... ini juga saya mau tidur" ucap Rasya


"Mimpi indah Mas" ucap Ryn tersenyum


"Ah... Iya kamu juga" ucap Rasya.

__ADS_1


"Dia cantik sekali, bahkan tanpa make up sekali pun, hati ku selalu bergetar, apa aku mencintai dia??" Batin Rasya. bertanya.


Bersambung.


__ADS_2