
Rasya dan Ryn berada di rumah Mami. Ryn langsung diminta masuk ke dalam kamar oleh Mami.
"Assalammualaikum, Mami?" ucap Ryn saat membuka pintu kamar Mami
"Waalaikumusalam, Masuk sayang.." ucap Mami menjawab salam Ryn
Ryn pun masuk dan duduk di pinggir Mami
"Mami bagaimana kabar Mami sehat? Maaf Ryn tidak bisa ikut menjemput Mami kemarin" ucap Ryn menundukkan kepalanya.
"Mami sehat sayang, tidak apa-apa Mami mengerti, Lalu bagaimana keadaan Rasya? Apa dia melakukan hal yang aneh-aneh?" tanya Mami.
"Em.. Tidak Mi, Pak Rasya hanya menyibukkan dirinya dengan pekerjaan" ucap Ryn.
"Kamu masih memanggil suamimu dengan sebutan Bapak?" tanya Mami
"Mami, Mami kan tau apa status Ryn?" ucap Ryn.
"Ryn (memegang tangan Ryn) mau apapun status mu, kamu tetap menantu mami, kamu calon Ibu dari cucu mami, pernikahan kalian SAH di mata hukum dan agama, apa kamu tidak mau memperjuangkan hubungan kalian?" Tanya Mami, sambil menatap wajah Ryn.
"Hubungan seperti apa? Di antara kami tidak ada hubungan Mih" ucap Ryn menundukkan kepalanya.
"Apa kamu tidak mencintai Rasya?" tanya Mami.
"Ryn sangat membatasi itu Mi, Ryn tidak mau sampai jatuh terlalu dalam" ucap Ryn
"Jika kamu memiliki Rasa itu, perjuangkan lah, demi keutuhan rumah tangga kalian, demi anak mu, biarkan anakmu mendapatkan keluarga yang utuh apa kamu tidak mau itu?" ucap Mami
"Ryn tidak pantas Mi, bukan Ryn juga perempuan yang pak Rasya Cintai" ucap Ryn
"Kalau begitu jadilah perempuan yang Rasya Cintai, Mami akan mendukung kamu, hanya kamu Menantu yang Mami mau, hanya kamu yang pantas menjadi Menantu Mami" ucap Mami
"Terimakasih Mami, Mami sudah mau menerima Ryn dan menyayangi Ryn" ucap Mami.
"Kamu anak yang tulus, Bagaimana bisa mami tidak menyayangimu" ucap Mami.
...----------------...
Dirumah Dirga .. Tante Ratih menghampiri Dirga yang sedang duduk di sofa.
"Dirga mama dengar Tante mu baru saja keluar dari rumah sakit, bagaimana kalau kita menjenguk tante mu?" ucap tante Ratih mama nya Dirga.
"Tante yang mana Ma ?" tanya Dirga
"Memang kamu punya berapa tante hah?" ucap tante Ratih.
"Mami?" tanya Dirga
"Iya.. Siapa lagi?" ucap Tante Ratih
"Sakit apa Ma? " Tanya Dirga
"Tidak tau, mangkanya cepat siap-siap kita jenguk sekarang" ucap mama Dirga.
"Kalau gitu Dirga siap-siap dulu" ucap Dirga masuk ke dalam kamarnya untuk bersiap-siap
"Cepat Dirga jangan lama, mama tunggu di mobil" ucap Tante Ratih berjalan keluar .
Tiga puluh menit kemudian, Dirga dan Mama nya sampai pada tempat tujuan.
__ADS_1
...----------------...
Rasya, Ryn dan Mami sedang berada di ruang tamu, mereka sedang mengobrol sambil menonton acara di televisi. Terdengar suara Bell rumah.
"Biar Ryn saja yang bukakan pintu" ucap Ryn
"Tidak usah Ryn biar yang lain aja" ucap Mami
"Tidak apa Mi, yang lain mungkin sedang sibuk, biar Ryn saja yang membukakan pintunya" ucap Ryn berjalan ke arah pintu utama.
"Ryn anak yang Cantik dan baik kan? Sayang jika ada seseorang yang menyianyiakan nya" ucap Mami, menyindir Rasya.
"Mami apaan sih" ucap Rasya.
"Mami hanya bicara sejujurnya saja" ucap Mami
"Sudahlah Mi" ucap Rasya
"Kamu jangan menyesal jika nanti ada laki-laki yang tiba-tiba membuat Ryn nyaman dan datang untuk merebut Ryn" ucap Mami.
"Mami Stop" ucap Rasya.
**
"Iya tunggu sebentar" ucap Ryn membukakan pintu
"Silahkan masuk" ucap Ryn
"Ryn ??" ucap Dirga
"Ryn? Kamu jadi pembantu disini?" tanya Tante Ratih
"Mama jangan bicara seperti itu pada Ryn" ucap Dirga
"Jelas-jelas dia yang membukakan pintu disini, dengan status dia apalagi kalau bukan jadi pembantu disini?" ucap Tante Ratih.
"Mama!!!" ucap Dirga dengan nada tinggi
"Sudah lah ayo cepat masuk" menarik tangan Dirga masuk
Ryn masih terdiam dan menutup kembali pintu rumah nya.
"Apa yang dilakukan mereka kemari" gumam Ryn
**
"Mbak... Bagiamana kabar mbak, maafkan kami, kami tidak menjenguk mbak di rumah sakit" ucap Tante Ratih mencium pipi kanan dan kiri Mami
"Ratih, Dirga, sini duduk, tidak apa-apa mbak sudah sehat kok, Terimakasih sudah datang menjenguk" ucap Mami tersenyum
"Sedang ada Rasya juga ternyata, Rasya tante dengar kamu sudah menikah ya? Dimana istrimu?" ucap tante Ratih
"Tante dengar darimana?" tanya Rasya menyipitkan matanya.
"Tante punya banyak teman dari media, mereka bilang kalau kamu sudah menikah, cuma mereka tidak berani untuk mempublikasikan" ucap Tante Ratih.
"Iya Rasya memang sudah menikah" ucap Mami
"Wah benarkah, lalu dimana istri nya Rasya mbak?" ucap Tante Ratih
__ADS_1
"Apa kamu tadi tidak melihat nya?" ucap Mami
Tiba-tiba Ryn datang berjalan mendekat ke arah Mami.
"Nah ini dia, sini sayang" ucap Mami pada Ryn, serentak tante Ratih dan Dirga langsung mengikuti arah pandangan Mami.
"Ryn?" ucap Tante Ratih dan Dirga serentak
"Iya ini Ryn, istrinya Rasya, kalian sudah mengenal Ryn?" tanya Mami
"Kenal sekali mbak, dia ini juga pernah menjadi kekasih nya Dirga, dia ini cuma mau memanfaatkan harta kita mbak, jangan tertipu dengan tampang polosnya" ucap tante Ratih
"Ryn apa benar kamu sudah menikah? Jadi selama ini kamu menghilang karena kamu sudah menikah? Dengan Rasya?" tanya Dirga berjalan mendekat ke arah Ryn memegang kedua pundak Ryn agar melihat ke arahnya.
"Memang nya kenapa kalau Ryn menikah dengan saya?" ucap Rasya menepiskan tangan Dirga di pundak Ryn
"Gue mau minta jawaban dari Ryn bukan dari lo" ucap Dirga menarik tangan Ryn.
"Dia istri gue sekarang" ucap Rasya
"Sudah-sudah sebenarnya ada apa ini?" Tanya Mami
"Ryn memang mantan Dirga, kami menjalin hubungan sudah lama dan kami saling mencintai, namun karena satu hal harus membuat kami terpisah, tapi Dirga sangat mencintai Ryn" ucap Dirga.
"Apa benar itu Ryn?" tanya Mami
"Memang benar kami pernah mempunyai hubungan tapi itu dulu" ucap Ryn
"Aku peringatkan kamu, lebih baik kamu jauhi keluarga nya Rasya, tidak usah memasang wajah sok polos seperti ini.. Kamu itu rubah betina, yang hanya memanfaatkan harta orang lain" ucap Tante Ratih.
"Cukup Tante, apa tante pantas bicara seperti itu? Ryn istri Rasya tolong jaga kata-kata tante" ucap Rasya.
"Apa benar seperti itu Ratih?" tanya Mami
"Benar mbak, jadi lebih baik mbak suruh dia pergi" ucap Tante Ratih
"Memang harta apa yang sudah Ryn ambil dari kamu? Berapa banyak uang yang Ryn gunakan biar saya yang ganti?" ucap Mami
"Maksud mbak?" tanya Tante Ratih
"Jawab saja, kerugian apa yang Ryn buat pada kamu, berapa banyak uang yang Ryn ambil dari kamu ataupun Dirga?" tanya Mami
"Emm.." ucap Tante Ratih
"Kau saja tidak bisa menjawab nya, bagaimana kau bisa bilang kalau Ryn memanfaatkan harta saja?" tanya Mami
"Itu karena aku keburu sadar, dan memisahkan mereka kalau tidak mungkin dia sudah menguras uang Dirga" ucap Tante Ratih
"Cukup tante, selama ini Ryn diam, bukan berarti Ryn terima apa perkataan Tante, Ryn sudah menuruti keinginan tante untuk menjauhi Dirga karena tante bilang Dirga punya wanita lain, Ryn tidak pernah menginginkan apapun dari Dirga tante boleh tanya apa yang Dirga beri pada Ryn?? Jika tante bicara seperti ini karena Ryn orang tidak punya Ryn sadar diri, tapi Ryn tidak pernah memanfaatkan harta atau kekuasaan orang lain, sekarang tanyakan kembali pada hati tante siapa yang memanfaatkan tante dan Dirga, Ryn atau orang lain, maaf Ryn permisi" ucap Ryn pergi naik ke atas kedalam kamar Rasya.
"Lihat lah mbak perkataannya, tidak punya etika" ucap tante Ratih
"Cukup!! Saya lebih tau bagaimana menantu saya, Jangan menjelekkan menantu saya itu sama saja kamu melempar kotoran pada muka saya" ucap Mami
"Mbak, mbak tidak percaya sama Ratih?" tanya tante Ratih
"Tante jika Rasya mendengar berita buruk yang tersebar karena tante, Rasya tidak segan-segan membuat perhitungan dengan keluarga kalian" ucap Rasya.
"Dan lebih baik kamu juga sadar diri, sebelum kamu menikah dengan adikku, bagaimana status kamu" ucap Mami.
__ADS_1
Serentak membuat tante Rasya dan Dirga terdiam.
Bersambung..