Menjadi Istri Pura-Pura

Menjadi Istri Pura-Pura
Episode 56


__ADS_3

Sedangkan Rasya dan Shella berada di caffe, setelah Rasya membujuk Shella untuk pergi bersamanya.


"Sayang, aku bisa jelaskan semuanya" ucap Rasya.


"Apa yang mau kamu jelaskan? Kamu sudah menikah dan bahkan dia sedang mengandung anak kamu, kamu Gila ya" ucap Shella penuh emosi.


"Maafkan aku tapi aku melakukan itu terpaksa, dan Ryn mengandung itu jauh diluar kendali aku" ucap Rasya menggenggam tangan Shella.


"Tapi apa kamu benar-benar menyukai perempuan itu?" tanya Shella


"Tidak, aku hanya Cinta sama kamu, percayalah" ucap Rasya.


"Kalau begitu Ceraikan dia sekarang" ucap Shella


"Tidak bisa sekarang, dia sedang hamil, orangtua ku sangat berharap mempunyai cucu, Kecuali.." ucap Rasya menggantung


"Kecuali apa ?" Tanya Shella.


"Kamu mau menikah dan kita bisa memiliki bayi kita sendiri" ucap Rasya


"Itu tidak mungkin, bagaimana dengan impian ku, sebentar lagi akan terwujud, tunggu sebentar lagi" ucap Shella


"Kalau gitu aku tidak bisa menceraikan Ryn" ucap Rasya


"Baiklah aku percaya sama kamu, biarkan bayi itu lahir dulu" ucap Shella


"Kamu mau merawat anakku kan?" tanya Rasya


"Tentu saja aku suka anak-anak" ucap Shella.


"Baiklah, terimakasih sayang, sudah mau mengerti posisiku" ucap Rasya memeluk Shella.


"Sabar Shella, hanya bayi kamu bisa menyewa pengasuh nanti" Batin Shella.


Tiba-tiba telpon Rasya berdering.


**


"Hallo, iya ada apa?" Tanya Rasya


"Apa?? Mami masuk rumah sakit? Bagaimana keadaan Mami sekarang?" tanya Rasya panik


"Kalau gitu mbok kirim alamat rumah sakit nya sekarang, Rasya akan segera kesana" ucap Rasya.


"Titip Mami mbok" ucap Rasya mematikan telponnya.


**

__ADS_1


"Ada apa?" Tanya Shella


"Mami masuk rumah sakit, kita harus segera kesana, tapi aku mau kerumah dulu mau ambil sesuatu" ucap Rasya.


"Kamu mau aku antar pulang atau keman?" sambung nya


"Aku ikut kamu, Aku juga khawatir sama Mami" ucap Shella


"Kamu memang gadis yang baik, Baiklah ayo kita pergi sekarang" menarik tangan Shella lembut Dan Shella menerima uluran tangan Rasya.


"Lebih jelasnya, aku mau tau dimana rumah kamu dan perempuan itu tinggal, apa dia mau menjadi nyonya Rasya, tidak akan aku biarkan" ucap Shella dalam hatinya.


...----------------...


Sampai di rumah, Ryn berpapasan dengan Rasya. Yang terlihat sangat buru-buru.


"Mami sakit" ucap Ryn pelan


"Iya saya tau, ini saya mau kesana sama Shella" ucap Rasya.


"Jangan, Mami masih emosi nanti kalau mbak Shella menemui Mami sekarang, Mami akan syok lagi" ucap Ryn.


"Kenapa? Jadi maksud kamu aku wanita yang di Cintai Rasya tidak boleh menemui Mami nya, tapi kamu yang hanya pura-pura boleh?" ucap Shella masuk kedalam rumah Rasya.


"Harus nya kamu sadar dengan diri kamu, jangan ingin memiliki yang bukan milikmu, Rasya sudah menjelaskan semuanya padaku, dan aku Percaya dengan kekasihku, karena kamu sedang mengandung saya akan kasih waktu kamu sampai kamu melahirkan" ucap Shella sambil menggandeng tangan Rasya.


"Kamu.. Dasar cewek tidak tahu diri" ucap Shella hendak mengejar Ryn, namun di tahan oleh Rasya.


"Lepas.. Kenpa kamu tahan aku? Kamu cinta sama dia??" tanya Shella.


"Bukan begitu, di sedang hamil, dan kita juga harus buru-buru kerumah sakit" ucap Rasya menenangkan Shella.


"Terserah kamu lah" Shella pergi lebih dulu.


Ryn melihat dari balik jendela, melihat suaminya yang dengan lembut tersenyum merangkul wanita lain tanpa memikirkan ada perasaan yang terluka.


"Lihat lah mereka, Kamu harus sadar dengan posisi dirimu Ryn, wanita itu yang suamimu cintai, bukan kamu, mau seperti apapun keadaannya, kamu hanya sebatas pura-pura saja" Gumam Ryn dengan air mata yang mengalir namun bibir nya masih mengukir senyuman.


...----------------...


Sampai dirumah sakit, Rasya dan Shella langsung masuk kedalam ruangan Mami. Bertemu mbok Sumi yang hendak pergi keluar untuk membeli makanan.


"Mbok bagaimana keadaan Mami?" Tanya Rasya


"Nyonya baru saja sadar Den, mbok harap Aden paham kondisi Nyonya" ucap Mbok sumi sambil melirik ke arah Shella.


"Mbok pergi sebentar, permisi" ucap mbok sumi, seolah tidak bisa mbok sumi tutupi rasa kekecewaannya pada Rasya, anak yang mbok sumi besarkan dari kecil, untuk selalu menghargai wanita, menghormati Ibunya, sekarang dia sedang ada di poisi menyakiti istri dan ibunya sendiri demi wanita lain.

__ADS_1


Rasya Membuka pintu ruangan Maminya sambil tangannya masih menggenggam tangan Shella.


"Mami, Bagaimana Keadaan Mami, apa masih sakit?" tanya Rasya.


"Mau apa kamu ajak dia kesini?" tanya Mami memalingkan wajahnya.


"Tante Shella minta maaf, gara-gara Shella tante jadi seperti ini" ucap Shella mendekat ke arah Mami.


"Stop berdiri disitu saja, aku sudah melihatmu dari sini" ucap Mami.


"Mami, mami jangan seperti itu, Shella datang kesini untuk menjenguk Mami dia mengkhawatirkan keadaan Mami" ucap Rasya.


"Kamu membela dia di depan Mami?" menatap Rasya dengan tajam.


"Maaf Mi, tapi Shella ini gadis yang baik" ucap Rasya.


"Gadis baik? Kalau bukan karena kedatangan dia Mami tidak mungkin berada disini sekarang, dan satu lagi jika dia gadis Baik, kenapa dia tidak mau kamu nikahi saat itu?" ucap Mami


"Itu karena Shella ingin mengejar impian Shella tante, maafkan Shella" ucap Shella dengan wajah yang dibuat sedih.


"Kalau begitu kejarlah impianmu dan jauhi anak saya, Rasya sudah menikah dan akan segera memiliki anak, dengan popularitas mu kamu bisa mendapatkan laki-laki single" ucap Mami tegas.


"Mami, kenapa mami berbicara seperti itu pada Shella?" tanya Rasya.


"Mami bicara yang sejujurnya" ucap Mami.


"Tapi tante Shella sangat mencintai kak Rasya, Shella tidak bisa meninggalkannya, kami saling mencintai" ucap Shella.


"Tapi dia sudah menjadi suami orang lain, kamu publik figur akan dikenal menjadi model perebut suami orang" ucap Mami.


Seketika Shella diam, memikirkan apa yang Mami katakan, dia tidak mau Citra yang dia bangun dari nol sebaik mungkin hancur karena dikenal sebagai perebut suami orang.


"Mami cukup, Shella tidak merebut suami orang, semua orang juga tau kalau Rasya dan Shella sepasang kekasih" ucap Rasya membela Shella.


"Kamu berani melawan kata-kata Mami demi wanita ini? Kalau begitu kalian pergi, Mami tidak mau melihat kalian" ucap Mami memalingkan kembali wajahnya.


"Mami Rasya tidak berniat membentak Mami, tolong maafkan Rasya Mi, dan tolong terima Shella, Rasya akan tetap bertanggung jawab pada Ryn tapi Mami juga harus tau posisi Rasya" ucap Rasya.


"Tante Shella tidak peduli dengan pandangan orang lain tapi Shella mencintai kak Rasya tulus" ucap Shella dengan airmatanya.


"PERGII..!!!! Mami hanya punya satu menantu yaitu Ryn, keputusan Mami sudah bulat, Pergi dari sini atau Mami panggilkan security" ucap Mami tegas.


"Baiklah kami akan pergi, Mami istirahat yang cukup nanti Rasya kembali lagi" ucap Rasya merangkul Shella untuk pergi keluar.


Setelah kepergian Rasya mami, meneteskan airmatanya.


"Aku bahkan sudah tidak mengenal anakku sendiri, Maaf kan Mami Ryn yang gagal mendidik anak, tapi kamu harus kuat demi rumah tangga kamu" Gumam Mami.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2