
Ryn pergi ke dokter kandungan, kali ini Ryn tidak sendiri tapi diantar oleh Rasya.
"Jika bapak sibuk, bapak boleh kembali ke kantor biar Ryn masuk sendiri" ucap Ryn. Rasya dan Ryn baru saja sampai dirumah sakit.
"Saya kan sudah bilang, saya akan mengantar kamu" ucap Rasya turun dari mobil nya, dan berjalan memutari mobil, membukakan pintu untuk Ryn.
"Ayo.." ucap Rasya mengulurkan tangannya.
"Terimakasih pak" ucap Ryn menerima uluran tangan Rasya.
Rasya dan Ryn berjalan memasuki Rumah sakit, sebelum nya Rasya sudah menggunakan masker dan kacamata hitam, untuk menyamarkan mukanya, agar tidak di kenal banyak orang. Sampai diruangan Dokter, Ryn membaringkan tubuhnya, dan Dokter pun langsung memeriksa Ryn.
"Bapak suaminya Ibu Ryn?" tanya Dokter
"Iya" ucap Rasya singkat.
"Baik kita mulai pemeriksaan ya pak" Dokter mulai periksa bagian perut Ryn menggunakan metode USG.
"Jadi usia kandungan Ibu Ryn sudah mulai memasuki Trimester kedua 13 Minggu, atau 4 bulan, Kandungan Ibu Ryn sudah mulai Kuat, tapi tetap harus sering minum Vitamin ya pak" ucap Dokter pada Rasya. Rasya hanya menganggukkan kepalanya sambil terus menatap layar yang menampilkan bentuk Janin dari dalam perut Ryn
"Ini suara apa?" tanya Rasya
"Ini suara detak jantung bayi bapak, sangat sehat, Mulai sekarang bapak bisa mengajak bicara anak bapak, mulai menyentuh nya agar dia aktif, biasanya sentuhan dari Ayah itu sangat kuat" ucap Dokter lagi.
Ryn mulai meneteskan Airmatanya, sekilas dokter melihat raut wajah Ryn.
"Bagaimana Kondisi anak saya? Dia sehat kan?" ucap Rasya.
"Sangat sehat pak, Kondisi Ibu juga sangat memengaruhi perkembangan janin, suasana hatinya, jika penuh tekanan akan mengakibatkan pendarahan, jadi Ibu nya juga harus bahagia, agar anaknya bahagia" ucap Dokter.
__ADS_1
"Itu anak saya, jadi sebentar lagi saya akan punya anak" Batin Rasya sambil terus menatap monitor.
...----------------...
Rania sedang berada di kantin kampus untuk mengisi perut nya yang kosong. Dari samping dia melihat ada 2 ornag perempuan mungkin senior Ran, sedang berbincang.
"Eh Gila ini siapa model Cantik banget?" ucap Perempuan A
"Ini Shella, model terkenal udah masuk internasional juga" ucap Perempuan B pemilik handphone
"Cantik banget sih, mukanya mulus juga" ucap Perempuan A
"Iya mulus, beruntung banget dia kan tunangan nya Rasya Samudera." ucap Perempuan B
"Yang pengusaha itu?" ucap Perempuan A
"Iya.. Pengusaha Tajir, tapi Lo tau gak, dia itu mukannya bukan alami, tapi hasil operasi an" ucap Perempuan B
"Mulus lah, dia pacaran sama yang banyak duit, denger-denger mereka akan menikah, Rasya kan sangat mencintai Shella, apapun yang dia mau dikasih langsung" ucap Perempuan B
"Akan jadi hari patah hati nasional dong?" ucap perempuan A
Sekilas Rania mendengar percakapan mereka.
"Jadi kak Rasya akan menikah dengan Shella, lalu bagaimana nasib kak Ryn dengan anaknya? Apa ka Ryn sudah tau semua ini? Apa kah dia sedih?" gumam Rania pandangan matanya kosong.
"Bagaimana Caranya aku bisa membantu kak Ryn, maafkan Rania kak, gara-gara Rania kakak jadi susah begini, Rania engga mau semua ini, Rania mau kita berkumpul saja kak, Rania tidak mau kakak terluka, karena selalu berkorban untuk Ran " ucap Rania meneteskan Air matanya sambil menggenggam erat foto Raina.
...----------------...
__ADS_1
Rasya dan Ryn sudah kembali pulang ke Rumahnya, mereka masuk kedalam rumah dan Rasya langsung membanting kan tubuhnya diatas sofa. Ryn pun ikut duduk di sofa sebelah Rasya.
"Ingat pesan dokter, kamu tidak boleh kecapaian dan stres, itu akan mempengaruhi janin, saya tidak mau calon anak saya kenapa-kenapa, Dia calon penerus Samudera." ucap Rasya.
"Iya pak, saya mengerti" ucap Ryn
"Bagus, minum Vitamin ya dengan rutin, makan yang banyak dan Istirahat yang cukup" ucap Rasya.
"Iya, Kalau begitu saya permisi" ucap Ryn beranjak berdiri dan berjalan masuk kedalam kamarnya.
Dari arah dapur Siti menghampiri Rasya, dengan membawakan segelas Teh manis.
"Silahkan diminum pak" ucap Siti menyimpan Gelas yang berisi air Teh
"Siti mulai sekarang kamu harus masak makanan yang sehat untuk Ibu hamil, Ingat yang sehat, dan pastikan Ryn tidak kecapaian, Bagaimana pun dia sedang mengandung anak saya." ucap Rasya pada Siti
"Baik Pak, Siti akan masak makanan yang sehat-sehat" ucap Siti
"Bagus" ucap Rasya.
"Kalau begitu saya permisi pak" ucap Siti pergi kembali kedapur.
"Setelah mendengar dekat jantungnya, hati saya merasakan keanehan, ingin rasanya saya menyentuh nya" gumam Rasya
Di dapur Siti sedang memasak makanan.
"Pak Rasya ini selalu saja gengsi, padahal bilang saja kalau dia khawatir dengan keadaan Ibu Ryn, tapi kasian Ibu, Jika aku jadi Ibu aku tidak mungkin akan sekuat dan setegar dia, menikah dengan laki-laki sedang hamil juga, tapi laki-laki itu memiliki wanita lain" ucap Siti.
Bersambung.
__ADS_1
Haii semuanya MIPP kembali hari ini, terimakasih untuk support nya, Nia sayang kalian love love .