Menjadi Istri Pura-Pura

Menjadi Istri Pura-Pura
Episode 69


__ADS_3

Rasya sudah sampai dirumah nya, di langsung berlari untuk mencari Ryn.


"Mas ada apa? Sedang mencari apa?" Tanya Ryn yang baru saja keluar dari dapur.


"Aku mencari kamu, syukurlah ternyata kamu ada disini (Memeluk Ryn) untuk beberapa hari ini kamu jangan dulu keluar, tetap lah dirumah" ucap Rasya.


"Emm.. Memang nya kenapa?" ucap Ryn yang masih dalam pelukan Rasya.


"Maaf.. Aku terlalu khawatir, kamu turuti saja kata-kata aku, tetaplah dirumah" ucap Rasya.


"Baiklah Mas" ucap Ryn tersenyum


"Kamu kenapa muka mu pucat sekali" ucap Rasya sambil menyentuh Dahi Ryn


"Aku tidak apa-apa Mas" ucap Ryn


"Panas.. tapi Badan mu dingin.. Kenapa aku baru menyadari ini? Ayo kita periksa ke Dokter" ucap Rasya menarik tangan Ryn.


"Aku tidak apa-apa Mas, sebentar lagi juga aku enakan, ini cuma pusing aja ko" ucap Ryn


"Yasudah ayo masuk kamar istirahat lah dulu" ucap Rasya memapah Ryn untuk masuk kedalam kamarnya.


Sedangkan di kantor polisi, Dirga dinyatakan bersalah karena bukti dan saksi sangat akurat, Tante Ratih langsung memberontak dia tidak terima kalau Dirga harus di tahan, karena dia yakin bukan anak nya yang bersalah.

__ADS_1


"Pak bagaimana bisa ini bukan sepenuh nya kesalahan anak saya, Dirga tidak mungkin melakukan hal senekat itu" ucap Tante Ratih dengan nada tingginya.


"Maaf bu lebih baik ibu siapkan saksi dan bukti-bukti akurat kalau ingin membela anak ibu, karena disini yang di butuhkan bukti" ucap salah satu bapak polisi disana.


"Bagaimana dengan nasib Dirga sekarang" ucap tante Ratih.


"Jalan satu-satunya mungkin harus mendatangi keluarga pak Rasya agar bisa di bicarakan jalur kekeluargaan" ucap Pengacara keluarga Dirga


"Tidak mungkin.. Kamu bisa lihat dan dengar sendiri kan bagaimana tadi Rasya bicara pada Saya.. Dia tidak ada niatan untuk berdamai apalagi mencabut laporannya" ucap Tante Ratih.


"Jika dilihat dari bukti-bukti yang ada memang kesalahan pak Dirga sangat fatal" ucap pengacara tersebut.


"Pokoknya saya tidak mau tau, bagaimana pun caranya Dirga harus keluar dari sini" ucap Tante Ratih.


...----------------...


Karena Mami mendengar kabar dari mata-mata nya yang menjadi penjaga rumah kalau sedang terjadi masalah, Mami pun langsung pergi ke rumah Rasya untuk menemui anak dan menantunya.


Ting tong (Suara Bell rumah)


"Sepertinya ada Tamu Mas, sebentar aku lihat dulu" ucap Ryn berusaha turun dari tempat tidurnya


"Tidak perlu, biar aku saja yang lihat, kamu istirahat saja" ucap Rasya beranjak dari duduknya.

__ADS_1


Rasya berjalan untuk melihat siapa tamu yang datang.


(pintu dibuka)


"Mami???" ucap Rasya terkejut melihat Mami nya datang, pasalnya Rasya sudah menutup media agar tidak menceritakan hal aneh, dan agar Mami tidak mengetahui permasalahan yang sedang terjadi, Rasya takut Maminya akan jatuh sakit.


"Rasya... Ryn mana??" ucap Mami langsung masuk kedalam


"Mami kenapa kesini tidak memberi kabar dahulu?" ucap Rasya.


"Mami kesini karena mendengar kalau kalian ada masalah, kenapa kamu tidak memberitahu mami, kalau saja tidak ada yang melapor Mami tidak akan tahu" ucap Mami.


"Maafkan Rasya Mi, Rasya cuma tidak mau kalau mami sampai sakit" ucap Rasya.


"Dimana Ryn sekarang?" tanya Mami


"Ryn dikamar Mi, sedang istirahat" ucap Rasya.


"Kenapa dengan Ryn apa dia sakit?" tanya Mami


"emmm" gumam Rasya


" Yasudah Mami mau lihat Ryn" ucap Mami dengan langkah cepat menghampiri Ryn

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2