
Ryn baru saja bangun dari tidur nya, tiba-tiba dia mendengar suara lemari baju yang di buka.
"Mas" panggil Ryn pada Rasya, terlihat Rasya sedang mengganti baju.
"Mas semalam kemana?" tanya Ryn lagi beranjak mendekat ke arah Rasya
"Aku ada tugas ke luar kota, untuk beberapa hari kedepan" ucap Rasya memasukkan beberapa baju kedalam koper milik nya.
"Mendadak sekali mas, sini aku bantu" ucap Ryn membantu memasukkan baju-baju Rasya
"Kenapa banyak sekali baju-baju nya mas, memang berapa lama?" tanya Ryn
"Mungkin satu minggu, untuk persediaan saja" ucap Rasya
"Lama sekali ya mas, oia semalam aku telpon Gilang, katanya mas menjemputku tapi tidak ada, mas kemana?" tanya Ryn sambil menatap ke arah Rasya
"Saya.. Saya ada meeting tambahan, sudahlah jangan banyak tanya, jangan banyak fikir macam-macam oke" ucap Rasya tanpa melihat ke arah Ryn, Ryn pun berdiri dan memegang tangan Rasya
"Mas, kamu tidak sedang menyembunyikan sesuatu dari aku kan?" ucap Ryn lembut
"Kamu ngomong apa sih" ucap Rasya melihat sebentar wajah Ryn lalu memalingkan lagi wajah nya.
"Sudahlah, saya buru-buru" ucap Rasya melepaskan tangan Ryn, menutup koper nya lalu beranjak pergi.
__ADS_1
"Mas.." panggil Ryn
"Apalagi?? Kamu masih tidak percaya sama saya?? saya kerja Ryn" ucap Rasya
"Hati-hati Mas" ucap Ryn senyum tipis
Rasya pun beranjak kedepan dengan koper nya, dari jendela kamar Ryn melihat mobil Rasya yang keluar dari halaman rumah.
"Aku tau, kamu sedang menyembunyikan sesuatu mas" ucap Ryn memegang perut nya yang terasa sakit
"Argggh, kenapa perut ku sakit sekali, awww" ucap Ryn meringis kesakitan
Karena tidak tau meminta bantuan siapa, Ryn pun langsung menelpon Gilang untuk mengantar nya ke rumah sakit.
...----------------...
"Bagaimana dok?" tanya Ryn lemah
"Ibu butuh istirahat, di opname 3 hari ya buk, biar saya bisa mengontrol ibu dan bayi nya?" ucap Dokter
"Baiklah Dok, lakukan saja yang terbaik untuk anakku, dan ingat jika terjadi pilihan, tolong selamat kan saja anakku" ucap Ryn
"Kita akan berusaha sebisa kita buk, pak Rasya tidak ikut kemari? saya harus meminta izin dari nya juga" ucap Dokter
__ADS_1
"Tidak usah Dok, suami saya sedang keluar kota" ucap Ryn tersenyum
"Baiklah, kita siapkan ruangan untuk Ibu dulu" ucap Dokter lagi.
Gilang pun masuk kedalam ruangan
"Bagaimana bu?" tanya Gilang
"Aku harus di rawat beberapa hari" ucap Ryn
"Apakah Bos sudah tau?" ucap Gilang
"Tidak usah, dia baru saja pergi ke luar kota, katanya ada proyek disana, apa dia tidak mengabari mu juga?" tanya Ryn
"Proyek luar kota?" ucap Gilang
"Iya, apa tidak ada proyek di luar kota?" tanya Ryn
"Emm, ada mungkin bos dengan rekan kerja yang lain" ucap Gilang mencoba menangkan Ryn
"Ah iya mungkin begitu" ucap Ryn, melihat tingkah Gilang membuat Ryn semakin yakin jika ada yang di sembunyikan suaminya, karena tidak mungkin Rasya pergi tanpa Gilang.
"Kalau gitu saya keluar sebentar ya buk" ucap Gilang.
__ADS_1
"Proyek luar kota apa, sebenarnya apa yang sedang di lakukan bos, kenapa dia membohongi istrinya sekarang" batin Gilang sambil mencoba menelpon Rasya.
Bersambung.