
Pagi-pagi sekali Rasya sudah bangun dari tidurnya, saat membuka mata dia melihat sosok cantik di hadapannya.
"Kenapa Saya baru tau kalau kamu sangat menggemaskan saat sedang tidur" Gumam Rasya, ingin sekali tangannya mengusap pipi Ryn, namun dia tahan kembali.
"Ryn kenapa akhir-akhir ini hati saya selalu berdebar saat dekat dengan kamu? Apa saya memang benar-benar mencintaimu? Lalu bagaimana denganmu? " Gumam Sambil terus menatap wajah Ryn
"Aku juga merasakan yang sama mas" ucap Ryn seketika membuka matanya.
"Eh.. Kau sudah bangun ternyata, aku tadi hanya.." ucap Rasya salah tingkah.
"Aku mendengar semuanya" ucap Ryn.
"Jadi kamu pura-pura tidur??" ucap Rasya sambil menatap wajah Ryn
"Kalau aku tidak pura-pura bagaimana bisa aku tau perasaanmu Mas.." ucap Ryn menatap kembali wajah Rasya.
"Maaf Ryn saya tidak bermaksud melanggar perjanjian kita, perasaan itu datang dengan sendirinya" ucap Rasya.
"Tidak apa Mas, aku senang mendengarnya, Awss..." Ryn meringis memegang perutnya
"Kamu kenapa? Mana yang sakit?" ucap Rasya Panik. dan ikut memegang perut Ryn
"Tidak apa-apa Mas, mungkin mu ikut senang mendengar perkataan Ayah nya" ucap Ryn tersenyum.
__ADS_1
"Jangan Buat Bunda sakit di dalam perut ya sayang..." ucap Rasya sambil mengusap perut Ryn.
Selama Ryn mengandung baru kali ini Rasya mau memperdulikan Ryn dan kandungannya, Ryn seperti terbang di buatnya.
"Kalau begitu bagaimana kita mulai dari awal, kita sama-sama belajar saling mencintai satu sama lain??" ucap Rasya.
"Aku senang mendengar nya" ucap Ryn tersenyum.
Rasya mulai mendekatkan wajahnya pada Ryn namun tiba-tiba pintu kamar Rasya di ketuk dan itu suara Mami yang memanggil.
"Rasya... Ryn apa kalian sudah bangun?? Ryn harus sarapan dan minum obat agar cepat sembuh" ucap Mami
"huh Mami mengganggu saja" ucap Rasya.
"Sstt Mas tidak boleh begitu" ucap Ryn
"Ihh.. Mas.." ucap Ryn tertawa.
...----------------...
Farah datang ke kantor polisi, disana sudah ada tante Ratih.
"Tante sebenarnya ada apa ini? kenapa Dirga di tangkap polisi?" ucap Farah
__ADS_1
"Semua ini gara-gara wanita kampungan itu, Dirga jadi masuk penjara" ucap Tante Ratih
"Maksud tante Ryn?? Kenapa tante gak tebus pakai uang saja.. kasih perempuan itu uang juga akan beres" ucap Farah.
"Bukan dia yang melaporkan tapi Rasya.." ucap Tante Ratih .
"Rasya samudera?? kenapa?? kok bisa apa hubungannya sama Ryn??" ucap Farah menanyakan semua kegundahannya
"Ternyata Ryn adalah istri dari Rasya" ucap Tante Ratih.
"Apa.!!! Bagaimana mungkin seorang Rasya samudera mau menikahi gadis kampungan seperti Ryn?? Apa dia tidak sadar??" ucap Farah dengan nada kesal nya.
"Kenyataannya memang begitu Ryn sudah menikah dengan Rasya, yang melaporkan Dirga juga Rasya, kita tidak bisa semudah itu membebaskan Dirga" ucap Tante Ratih.
"Dirga juga kenapa selalu mencari masalah, tante bingung harus bagaimana, hanya kamu yang bisa tante percaya" sambung tante Ratih .
"Tante Sabar, Farah akan bantu semampu Farah, tapi jika kita tidak bisa lewat Rasya lebih baik kita lewat Ryn tante" ucap Farah
"Maksud nya?" ucap Tante Ratih
"Ibarat kata nyawa di tukar dengan nyawa??" ucap Farah menatap tante Ratih penuh arti.
"Sudahlah nanti biar farah yang pikirkan, tante tenang saja" ucap Farah tersenyum
__ADS_1
"Terimakasih ya Farah, tante hanya bisa mengandalkan mu" ucap Tante Ratih.
Bersambung.