
Sebulan berlalu sejak kepergian Dimas ke London, sejak itu juga Kezia tidak sadarkan diri hingga membuat semua orang heboh dan sangat shock saat Kezia sudah terkapar dua hari dua malam di dalam kamar tidak ada yang tahu.
Semua pelayan dirumah itu merasa segan untuk mengetuk pintu kamar kezia karena yang mereka tahu jika Kezia dan dimas sednag ribut saat itu.
Jadilah semuanya memilih diam. Tetapi tidak dengan pak Usman. Beliau begitu gelisah dan sangat khawatir saat menyadari jika Kezia tidak turun setelah dua hari lamanya.
Dengan tekad yang bulat, dan juga beliau masih terngiang pesan Dimas satu hari sebelum ia pergi dalam keadaan marah.
Dan saat beliau membuka pintu kamat Kezia, betapa terkejutnya beliau saat menyadari Jika Kezia sudah pucat dan tubuhnya membiru karena dua hari pingsan dan tidak ada yang tahu.
Pak Usman sangat menyesali ketidak pekaannya itu. Selama hampir sebulan ini, ia dan istri selalu bolak balik kerumah sakit demi menunggu Kezia yang koma sudah hampir sebulan.
Kenan, Keanu dan Kenta begitu terkejut mendapat kabar itu dari kepala pelayan rumah Dimas. Untuk kesekian kalinya ia sangat kesal kepada adiknya ini.
Semua keluarga sedang menunggu Kezia saat ini. Sedang dirinya begitu tenang dan damai dalam tidurnya.
Kenan menghela nafasnya. Ia tidak tahu harus berkata apapun saat ini. Sikap kezia sungguh keterlaluan terhadap Dimas.
Hingga ia pergi dalam keadaan marah dan tanpa bekal apapun. Yang ia bawa hanya baju di badan serta dompet nya saja.
Sudah sebulan lebih seluruh keluarga tidak mendapatkan kabar dari Dimas. Saat ini papa Reza dan Zidan sedang bertolak ke London untuk mencari kenberadaan Dimas yang tidak tau rimbanya dimana.
__ADS_1
Mereka bercakap-cakap melaui sambungan video call dengan papa Reza yang kini berada di London untuk mencari keberadaan Dimas.
Begitu juga Dengan Zidan yang kini sudah bertolak keJerman demi mencari adik iparnya itu. Zidan sangat tahu jika Dimas pemuda yang baik.
Mungkin keduanya saat itu kekurangan komunikasi saja sampai terpisah seperti itu, pikir mereka.
Padahal yang mereka tidak tahunya, semua masalah itu datang dari Kezia yang tidak mau mendengarkan apapun penjelasan dari Dimas.
"Bagaimana pa? Sudah ada kabar?" tanya Kenan yang dijawab dengan helaan nafas panjang dari papa Reza.
Wajahnya mendadak sendu dan menitikkan air matanya. "Maafkan papa Key.. Papa tidak berhasil membawa suami kamu kembali. Baru saja Zidan menghubungi papa, kalau Dimas tidak pernah tiba di jerman karena pesawat yang ia tumpangi meledak saat membawanya ke Jerman.. Hiks.."
Ddduuuaaaarrrr!!!
Klep.
Klep.
Semua yang mendengarnya terkejut bukan main. Kenan sampai menganga mendengar cerita lanjutan dari papa Reza jika Dimas setelah tiba di London memang mengikuti seminar.
Tetapi karena di Jerman pun mengadakan seminar dengan hari yang sama, mereka pun bertolak ke Jerman sore itu juga.
__ADS_1
Tetapi sayang, pesawat yang ditumpangi Dimas dan Winda serta kawanan dokter serta penumpang lainnya menghilang dan tidak tahu kabar dimana.
Pesawat itu mendadak hilang. Setelah mereka melakukan pencarian, ternyata pesawat itu sudah jatuh ke dalam laut sebelumnya meledak di udara yang menyebabkan semua puing itu berjatuhan ke bawah.
Banyak jasad yang di temukan oleh pihak tim sar Inggris. Dan salah satunya rekan Dimas itu juga dinyatakan Tewas.
Tidak ada yang selamat. Ada satu jasad masih utuh. Tetapi saat ini sudah di kuburkan. Karena mereka menunggu konfir dari pihak keluarga tidak ada selama dua minggu, mereka memilih untuk segera menguburkan jenazah itu.
Betapa hancurnya hidup Kezia saat mendengar berita itu. Kenta, Keanu, dan Kenan kini menatap Kezia yang berwajah pucat dengan mata mendelik ke atas dengan mulut menganga lebar.
Nasfasnya tersengal.
Kedau saudaranya langsung saja mengurusnya. Tetapi tidak dengan Kenan. Ia menatap datar pada Kezia yang kini begitu sakit di seluruh tubuh juga hatinya yang hancur akibat berita kematian Dimas.
Kenan berdecih. "Puas kamu? Lihat sekarang? Berita apa yang kamu dengar? Kamu ingin suami kamu mati kan? Dan ya, Allah mengabulkan doa kamu! Dimas sudah mati! Dan itu gara-gara istri durhaka seperti kamu yang lebih memilih suami kamu mati dibandingkan kamu mendengarkan penjelasannya! Selamat! Selamat Kezia Rahmawati! Kamu sudah membunuh satu orang yang tidak bersalah! Kamu akan menyesal Kezia! Kamu akan menyesal! Dan ya, semua yang kamu dapatkan semua ini, merupakan azab untuk istri durhaka seperti kamu! Selamat Kezia! Selamat!" ucap Kenan yang membuat nafas Kezia terhenti seketika dengan dering monitor yang berbunyi nyaring hingga membuat kedua saudara nya yang tadinya terpaku dan tertegun dengan ucapan Kenan, kini berubah menjadi panik karena melihat Kezia sudah memejamkan matanya dengan mulut menganga lebar.
...****************...
Sesak banget othor nulis bagian part ini. ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Setelah ini kita maju ke beberapa tahun ye?
__ADS_1
Tenang.. Othor akan ceritakan kematian Dimas setelah Kezia normal kembali.