Menyelamatkan Hashimoto Rena

Menyelamatkan Hashimoto Rena
Modus Nakajima Yusuke (1)


__ADS_3


Rena dan Yusuke tersenyum bahagia saat berjalan di tengah taman. Di sekitar mereka, bunga-bunga mekar dan angin sepoi-sepoi membuat daun-daun bergoyang.


"Kamu tahu, aku sangat menikmati momen seperti ini," kata Rena dengan lembut.


Yusuke tersenyum sebagai jawaban.


Waktu terasa menjadi sangat lambat dan mereka membiarkan perjalanan mereka berlangsung dengan nyaman. Mereka duduk di bangku taman.


Rena membuka mulut dan bicara.


"Terima kasih untuk hari ini Yusuke-kun."


Yusuke tersenyum dan mencium pipi Rena.


Rena merona merah dengan gugup.


Yusuke membelai rambut Rena saat duduk di bangku taman, mereka bicarakan tentang lulus SMA.


"Rena-chan, kita harus mulai berpikir tentang rencana setelah lulus SMA nanti," ujar Yusuke serius.


Rena mengangguk setuju.


"Ya, aku juga ingin memperdalam ilmu di perguruan tinggi, aku ingin jadi wanita yang sukses!"


Yusuke tersenyum.


"Kita bisa bekerja sama nanti saat masuk Universitas J, kita akan sama-sama, kan?"


Rena menggenggam tangan Yusuke.


"Aku senang jika kita bisa tetap bersama."


Yusuke mengecup kening Rena lembut.


"Aku selalu di sisi kamu, Rena-chan. Kita akan melalui masa depan bersama-sama."


Yusuke memandang Rena dengan penuh kasih sayang.


"Rena-chan, apakah kamu bahagia, aku sebagai kekasihmu?" tanyanya.


Rena membalas senyuman Yusuke dengan senyuman yang sama.


"Tentu saja, aku bahagia Yusuke-kun. Aku sudah menentukan hatiku, dan aku tahu kamu adalah orang yang tepat bagiku."


Yusuke meraih tangan Rena dan melihat mata indah yang ada dihadapannya.


"Aku sangat beruntung memilikimu, Rena-chan. Kita akan selalu bersama dan menghadapi masa depan bersama-sama."

__ADS_1


'Aku sangat jujur padamu ... meskipun kamu aslinya adalah pahlawan wanita dalam game...'


Rena mengangguk dan berbisik lembut.


"Aku percaya itu, Yusuke-kun. Kita akan selalu saling mendukung dan menjadi pasangan yang bahagia."


Yusuke tersenyum dan mencium lembut bibir Rena, mereka merasakan cinta yang tulus dan kebahagiaan yang tiada tara di dalam hati mereka. Dunia game percintaan mungkin hanya khayalan, tapi sekarang adalah dunia yang nyata, hubungan cinta mereka adalah nyata dan penuh arti.


Saat mereka menikmati saling berciuman, tiba-tiba ada seorang wanita yang lewat dan melihat mereka. Rena dan Yusuke langsung merasa malu dan mencoba menghindar dari pandangan wanita tersebut. Mereka merasa ceroboh dan malu dengan tindakan mereka yang tidak pantas dilakukan di tempat umum seperti itu. Keduanya memutuskan untuk segera pulang, dan Yusuke menertawakan yang perbuatannya pada Rena. Gadis remaja ini tahu betul etika dan norma sosial yang berlaku sehingga tidak melanggar hak orang lain dan menjaga kehormatan diri sendiri, tapi ia berpikir.


'Aku tidak bisa melarang Yusuke-kun, bagaimana juga kami adalah sepasang kekasih...'


"Nanti malam aku akan ke rumahmu, kita akan belajar bersama."


"Sungguh?"


"Ya," kata Yusuke, ia tersenyum.


Yusuke tersenyum dan berjanji untuk mempersiapkan semuanya yang akan dipelajari bersama. Rena tersenyum dan berterima kasih pada Yusuke. Rena benar-benar merasa sangat beruntung untuk memiliki kekasih seperti Yusuke. Mereka saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam belajar. Itulah yang membuat Hashimoto Rena semakin nyaman dan mencintai Yusuke.


***


Yusuke datang ke rumah Rena untuk belajar bersama, setelah memencet bel, Rena membuka pintu gerbang rumah dan senang melihat Yusuke sudah datang.


"Yusuke-kun, senang sekali kamu sudah datang..."


"Aku juga senang bisa datang tepat waktu dan belajar bersama Rena-chan."


Ketika mereka masuk ke dalam rumah, Rena memperkenalkan Yusuke kepada ayahnya.


"Yusuke-kun, selamat datang," kata ibu Rena.


"Terima kasih, Bu Rena. Selamat malam," kata Yusuke berusaha sopan, melihat ayah Rena yang begitu tegas saat menatapnya.


"..." Ayah Rena tersenyum tipis.


"Selamat malam, Pak." Yusuke gugup.


"Malam, Nakajima-kun. Aku sudah dengar banyak tentangmu dari Rena dan Hikari."


Yusuke merasa lega mendengarnya. "Terima kasih, Pak."


"Baiklah, jangan berdiri saja," kata ayah Rena mengalihkan perhatian.


Mereka kemudian menuju ruang tamu dan duduk di sofa. Terdengar suara televisi yang menyala di ruang tamu.


"Apa kamu ingin minum atau makan sesuatu, Yusuke-kun?" tanya ibu Rena.


"Tidak, terima kasih Bu Rena. Saya sudah makan sebelum datang," jawab Yusuke.

__ADS_1


Rena memandang Yusuke dengan senyuman menyenangkan.


"Lihat, aku bilang dia baik dan sopan, kan?"


Ayah Rena mengangguk.


"Ya."


Yusuke merasa senang mendengarnya. Dia merasa diterima dengan baik oleh keluarga Rena. Dia berharap bisa menunjukkan yang terbaik pada mereka dari dirinya.


Malam itu, mereka berbincang-bincang santai tentang banyak hal. Yusuke merasa betah berada di sana dan merasa semakin dekat dengan keluarga Rena. Dia berterima kasih karena Rena telah memperkenalkannya kepada keluarganya.


Yusuke merasa senang melihat kedua orang tuanya Rena menerimanya. Yusuke bercerita tentang keseharian dia dengan Rena mengenai sekolah.


Setelah itu, ibu Rena menyiapkan makanan malam, ia meminta Yusuke untuk makan malam meskipun sudah makan sebelumnya. Menghidangkan makan malam yang lezat. Mereka makan bersama-sama dan melanjutkan perbincangan yang menyenangkan.


Setelah makan malam selesai, mereka beristirahat di ruang tamu dan Yusuke memberikan oleh-olehnya pada ibu Rena. Mereka senang menerima buah-buahan itu dan Rena mengatakan bahwa buah-buahan tersebut akan sangat mereka nikmati.


Yusuke merasa bahagia bisa membuat orang tua Rena senang dan menghabiskan waktu bersama mereka. Ia tahu bahwa keluarga adalah segalanya.


'Dia pasti sangat bahagia, kan? Ayah dan ibunya sangat baik.'


⟨ Kamar Hashimoto Rena ⟩


Yusuke belajar di kamar Rena, mereka berdua belajar yang paling sulit adalah bahasa Inggris. Namun, Yusuke tidak kesulitan, hanya Rena yang kesulitan dalam bahasa asing.


Yusuke mencoba membantu Rena dengan memberikan trik untuk memperbaiki kemampuan bahasa Inggris-nya. Dia juga memberikan cara bicara yang baik dalam bahasa Inggris, membantu Rena memahami dengan lebih baik.


"Jangan khawatir Rena-chan, bahasa Inggris memang sulit, tapi kita bisa mempelajarinya," kata Yusuke.


"Terima kasih sudah membantuku, Yusuke-kun. Aku tidak akan bisa belajar bahasa Inggris dengan baik tanpamu," balas Rena.


Kedua sepasang kekasih itu belajar bersama. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Rena bisa memperbaiki kemampuan bahasa Inggris-nya. Kini, dia merasa lebih percaya diri dalam berbicara bahasa asing tersebut. Dan semua ini terjadi berkat bantuan dan dukungan dari Yusuke.


"Kamu sangat cantik Rena-chan," ujar Yusuke dengan senyum dan memamerkan gigi putihnya.


Rena tersenyum malu-malu.


"Terima kasih, Yusuke-kun. Kamu juga terlihat tampan..."


Rena yang keceplosan, ia sangat malu.


"Apakah kamu ingin memberikan hadiah untuk pacarmu ini, karena aku membantu kamu belajar malam ini?" tanya Yusuke dengan suara lembut.


Rena terkejut dan memandang Yusuke, dengan rona merah di pipinya.


"Yusuke-kun, ingin hadiah apa?"


Yusuke mendekat dan menyentuh pipi kanan Rena, beralih ke bibirnya.

__ADS_1


"Tentu saja—kamu sudah tahu, kan?"


Mereka berdua saling tersenyum, dan. Rena lebih mendekatkan dirinya, ia senang dapat mengekspresikan perasaannya dan akan mencoba lagi untuk membuat hati Yusuke senang.


__ADS_2