Menyelamatkan Hashimoto Rena

Menyelamatkan Hashimoto Rena
Modus Nakajima Yusuke (2) - (21+)


__ADS_3

Rena sangat terkagum-kagum melihat Yusuke bermain sepakbola dengan begitu mahirnya. Setiap gerakan dan trik yang dilakukan oleh Yusuke begitu mudah dan lancar dilakukan. Rena terus memperhatikan setiap detail dari permainan sepakbola yang dilakukan oleh Yusuke, dari pergerakan bola hingga teknik tendangan yang sangat akurat.


Dalam waktu singkat, Yusuke sudah berhasil mencetak tiga gol dalam babak pertama. Rena sangat kagum melihat bagaimana Yusuke bisa dengan mudah mengalahkan para pemain lawan dan mencetak gol-gol yang begitu indah.


'Apakah dia selalu bisa melakukan apa pun?'


"Kamu sangat hebat dalam bermain sepakbola, Yusuke-kun," puji Rena dengan penuh kagum.


Yusuke hanya tersenyum sambil menjawab.


"Apakah begitu, aku merasa sangat buruk, dulu tidak seperti ini, hah..."


"Mmm...? Dulu?"


"Aku sudah lama tidak main bola."


'Yah, sudah 15 tahun, kehidupan sebelumnya.'


Rena merasa sangat beruntung bisa memiliki pacar yang begitu hebat dalam bidang olahraga seperti Yusuke. Ia merasa sangat terinspirasi untuk menjadi lebih baik dalam bidang yang disukainya.


Terus terang, Rena sendiri juga memiliki bakat dalam olahraga, tetapi belum bisa sehebat Yusuke. Dengan adanya Yusuke sebagai pacarnya, Rena merasa sangat termotivasi untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi dalam bidang olahraga yang ia geluti.


Takeru menyesal dengan dirinya yang dulu tidak perhatian dengan Rena, yang sekarang pacaran dengan Yusuke.


Namun, setelah berpikir panjang, Takeru sadar bahwa itu adalah bukan jalan buntu untuk menyerah. Takeru mengakui kesalahannya kepada Rena dan meminta maaf dengan tulus.


Dia ingin mengungkapkan perasaannya kepada Rena, dan berharap Rena menerima bahwa dia telah kehilangan kesempatan untuk bersama dengannya.


Namun, dia berharap Rena melihatnya lagi sebagai yang disukai. Takeru juga membuat keputusan untuk menjadi lebih baik untuk mendapatkan perhatian Rena.


Saat Takeru menemui Rena, Takeru mengajaknya bicara empat mata. Takeru merasa sedih dan kecewa, tapi dia menghargai kejujurannya. Takeru mengucapkan terima kasih pada Rena karena telah mau mendengarkannya. Takeru dan Rena tetap berteman baik meskipun perasaan cinta Takeru tidak terbalaskan.


"Kalau tahu seperti ini dulu aku lebih merespon kamu, Rena-chan."


Rena tersenyum tipis.


Takeru tidak hanya terpikat oleh penampilan fisik Rena saja. Ia juga terpesona oleh kepribadian Rena yang ramah, cerdas, dan berbakat. Takeru sering melihat Rena membantu teman-temannya dan selalu memberikan ide-ide kreatif dalam proyek sekolah mereka. Ia pun merasa terinspirasi oleh sikap positif dan semangat juang Rena dalam menghadapi tantangan. Bagi Takeru, Rena bukan hanya sekadar kecantikan fisik, tetapi juga kecantikan hati dan jiwa yang membuat dirinya semakin tertarik padanya.

__ADS_1


'Kenapa aku baru menyadarinya sekarang?'


Takeru mengigit bibirnya dengan kuat, ia sungguh bodoh saat itu.


"Takeru-kun?"


"Eh, maaf aku melamun, terima kasih sudah memberikan waktu luang kamu..."


***


⟨ Apartemen Nakajima Yusuke ⟩


"Kamu sudah datang? Maaf kalau ruangannya kecil ya, ini yang aku mampu saat ini," kata Yusuke sambil tersenyum.


"Tidak apa-apa, rumahmu nyaman, dan bersih. Aku bawa ini," sahut Rena sambil memberikan kotak berisi makanan kecil.


"Terima kasih, Rena-chan. Kamu pacarku yang perhatian," kata Yusuke sambil membuka kotak makanan.


"Sama-sama, aku juga senang bisa datang," ujar Rena sambil duduk di samping Yusuke, setelah masuk dalam rumah.


Rena melihat.


Tempat tidur terlihat nyaman dengan selimut dan bantal putih bersih yang baru. Televisi besar di sudut ruangan memberikan hiburan pada saat membutuhkannya. Lemari pakaian ditempatkan di samping tempat tidur untuk memudahkan Yusuke dalam menyimpan pakaiannya. Meja belajar kecil yang modern ditempatkan di samping jendela menyediakan tempat untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau sekedar membaca buku.


"Apakah kamu kecewa karena aku miskin?" tanya Yusuke, ia terkekeh.


"Eh...?! Aku tidak berpikir begitu!"


Total uang hadiah: 211.101.000 Yen.


Uang pemilik tubuh: 500.000 Yen.


Yusuke yang tidak ingin boros, ia menyimpan semua uang yang ia dapatkan dari menaklukkan Hashimoto Rena.


'Aku akan tetap bekerja di masa depan.'


{Heart Points: 6/10}

__ADS_1


'Bagaimana menambah poinnya lagi, ini jadi sulit sejak kami pacaran.'


Pipi Rena terasa hangat saat ia membayangkan hanya tinggal berdua di apartemen kecil. Namun, mereka masih pelajar SMA.


Rena sadar bahwa impian itu harus ditunda sampai mereka dewasa dan mampu membiayai hidup dengan sendiri. Dia berharap mereka tetap menjaga hubungan yang baik dan saling mendukung di masa depan. Rena memutuskan untuk fokus pada pendidikannya dan meraih impian bersama lewat kerja keras.


Rena dan Yusuke memang memiliki impian yang sama, yaitu mendapatkan pekerjaan yang baik dan menghasilkan uang yang cukup untuk hidup mandiri.


Rena sadar bahwa harus memiliki pengalaman bekerja sebelum lulus dari Universitas. Dia harus mencoba pekerjaan paruh waktu untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh uang saku yang lebih. Usaha dan kerja keras ia yakin akan membuahkan hasil.


"Menurutku itu adalah ide yang baik, Rena-chan. Dengan memiliki pekerjaan paruh waktu, kamu bisa memperoleh pengalaman dan uang tambahan untuk kebutuhanmu. Namun, pastikan kamu mampu mengatur untuk tidak kelelahan. Selain itu, pastikan juga minimarket tersebut memberikan lingkungan kerja yang nyaman dan tidak memberatkanmu secara fisik dan mental. Bagaimana menurutmu?" tanya Yusuke.


"Terima kasih atas pendapatmu, Yusuke-kun. Aku menyadari pentingnya mengatur jadwal dengan baik dan memilih lingkungan kerja yang cocok untukku. Aku akan mempertimbangkan hal-hal tersebut sebelum mencari pekerjaan paruh waktu di minimarket. Terima kasih lagi, Yusuke-kun," ucap Rena dengan tersenyum.


"Rena-chan..."


"Eh...?!"


Rena di baringkan di tempat tidur, mereka duduk berdua di tepi tempat tidur sebelumnya.


Yusuke memperhatikan ekspresi wajah Rena yang tampak khawatir. Ia meraih tangan Rena dan tersenyum lembut untuk menenangkan hatinya.


"Jangan khawatir, Rena-chan. Aku akan selalu mendampingimu," kata Yusuke dengan lembut.


"Yusuke-kun, tolong jaga aku selamanya..."


Mendengar itu, Rena merasa lega dan ia mulai merasa nyaman. Ia membiarkan Yusuke melakukan yang terbaik dalam menyayanginya.


Rena dan Yusuke saling memberikan kasih sayang dalam berciuman, mereka saling membalas dalam berciuman. Rena merasa sangat bersyukur memiliki Yusuke di sisinya dan mendapatkan kebahagiaan yang tak ternilai.


Rena menjadi semakin berdebar kencang dan memilih untuk saling mendukung dan memegang lengan Yusuke. Rena memikirkan masa depan bersama dan membuat rencana untuk menjalani hidup bersama.


Meskipun ada tantangan dan rintangan di depan. Rena yakin bisa mengatasi semuanya dengan mencintai Yusuke, dan mendukung Yusuke di masa depan. Rena sangat percaya bahwa dengan adanya kebahagiaan cinta, hidup menjadi lebih indah dan berarti.


Yusuke tersenyum di celah berciuman, dan kembali berciuman.


{Heart Points: 6 > 7/10}

__ADS_1


__ADS_2