Menyelamatkan Hashimoto Rena

Menyelamatkan Hashimoto Rena
Tidak Terima


__ADS_3

⟨ Kafe ⟩


Dia telah mencoba banyak cara untuk melupakan Yusuke.


Minami banyak bicara dengan Ayumi, dia curhat pada sahabatnya sampai dia hanya bisa melihat dan menggelengkan kepala karena sangat kecewa karena Minami tidak pernah belajar melepaskan.


"Kenapa hanya Yusuke yang kamu pikirkan? Apa tidak ada yang lain? Ayo Minami, masih banyak pria yang jauh lebih baik darinya?"


"Kamu tidak mengerti, tidak ada laki-laki sebaik dia. Aku sangat mencintai Yusuke-kun."


"Aku sempat mengingatkanmu kalau dia sudah punya pacar, kamu masih ingin bisa bersamanya?"


"Inilah perbedaan antara kamu dan aku. Kamu belum pernah jatuh cinta. Kamu tidak akan pernah mengerti perasaanku."


"Ya, ya... aku tidak mengerti apa itu jatuh cinta tapi aku sehat untuk berpikir bahwa terlalu tenggelam dalam cinta akan menjadi penyakit, kamu tahu penyakit? Kamu punya penyakit yang kusebutkan."


Minami mengaduk minumannya, dan berbicara.


"Sebaiknya kita pergi ke rumah Rena?"


"Kamu mau ke rumahnya? Kamu serius? Kamu tahu sendiri bahwa dia sangat cemburu sekarang. Dia juga tahu kalau kamu menyukai Yusuke. Apakah kamu ingin mati?"


"Siapa yang ingin mati."


Minami bangkit, dia bergegas pergi diikuti oleh Ayumi.


'Dia sangat keras kepala hanya karena laki-laki sehingga dia tidak memiliki harga diri, dia tidak memiliki harapan lagi.'


Dalam perjalanan keluar dari kafe, Minami tidak sengaja bertemu dengan Chiya dan mereka mulai berbicara.


"Mau kemana gadis mesum?"


Minami tersentak dan menatap Chiya.


Kembali ke saat pertama kali bertemu Chiya, yang sudah menilai dirinya sebagai orang mesum karena dia tahu betul tentang hal-hal seperti itu meskipun dia hanya tahu di buku.


"Aku ingin pergi ke rumah Rena."


"Kebetulan sekali kalau begitu aku ikut denganmu."


"Hah?"


"Tidak bisakah aku ikut?"


"Tentu saja kamu boleh ikut kalau kamu mau, aku tidak bisa janji kamu akan aman karena kamu dan Yusuke-kun bermasalah dengan foto kalian di sekolah."


"Apa? Foto di sekolah?


Minami memberitahu semua yang terjadi.


"Itu bagus, aku tidak menyangka akan ada yang seperti itu."


Saat mereka naik bus, Chiya mulai berbicara dengan sesuatu yang tak terduga keluar dari mulutnya.


"Apakah kamu benar-benar berniat memakan pacar temanmu sendiri seperti yang aku katakan waktu itu?"


Minami hanya diam dan tidak menjawab, sedangkan Ayumi merasa risih dengan kata-kata tersebut yang benar-benar terang-terangan merendahkan orang lain.


***


⟨ Rumah Hashimoto Rena ⟩


Rena menggigit bibir kesal, ia merasa terganggu dengan kedatangan Minami, Ayumi dan Chiya.


'Aku tidak suka ini ...'


Yusuke dengan senyum penuh kebahagiaan ia menghampiri ketiga gadis yang kini menatapnya heran.


"Mengapa kamu begitu bahagia?"


Pertanyaan Chiya hanya dijawab dengan senyuman oleh Yusuke.


'Untung kalian datang, kalian tidak tahu berapa lama aku harus melakukannya...'


Rena yang tadinya pendiam, kini berubah cerewet, selalu menjawab menggantikan Yusuke.

__ADS_1


Chiya memandang dengan tidak puas.


'Sungguh gadis ini sangat menyebalkan padahal aku ingin bicara dengan Yusuke.'


"Apa yang kalian perlukan sampai datang ke sini?"


Pertanyaan itu langsung menusuk keduanya, sementara Ayumi hanya bersantai dengan ponselnya.


Chiya segera berbicara dengan santai.


"Bagaimana kalau menginap sekarang? Karena ayah dan ibu Rena tidak ada di rumah, ini akan menyenangkan?"


Chiya menatap Minami yang menjawab.


"Kurasa akan menyenangkan, Rena-chan pasti akan mengizinkannya, kan?"


Rena melihat Yusuke, yang memalingkan muka.


"Ah..."


Rena tersenyum.


"Tentu saja aku akan mengizinkannya, tapi apakah kalian berdua yakin? Tidak akan nyaman tidur berdekatan, bukan?"


Minami dan Chiya melihat, Chiya yang mewakili untuk berbicara.


"Tidak apa-apa, aku tidak masalah dengan itu."


"Serius? Maukah kamu berubah pikiran? Ini benar-benar tidak akan menyenangkan."


"Kamu seperti ... tidak ingin kami menginap?"


Rena terdiam dengan pertanyaan Chiya.


"Aku sudah menganggapmu sebagai temanku, aku menganggapmu sebagai teman sekarang," kata Chiya meyakinkan.


"... terima kasih..."


Rena tidak dapat menemukan alasan lain.


Yusuke duduk lebih dekat dengan Rena yang langsung menoleh ke arah Yusuke.


"Apakah kamu benar-benar tidak menyukainya?"


"Bukannya aku tidak suka, hanya saja kita tidak bisa menghabiskan waktu jadi..."


"Jangan berpikir seperti itu, bukankah menyenangkan jika teman kita menginap?"


Rena mengangguk.


'Apakah kamu senang mereka datang?'


Yusuke mengelus kepala Rena.


Rena yang tak henti memandangnya.


Chiya duduk di sofa tepat di sebelah kanan Yusuke.


"Aku juga duduk di sini."


"Apakah kamu sengaja mencari masalah?"


Rena tersenyum setelah bertanya.


"Wah, kamu marah? Astaga. Nyonya rumah marah karena aku dekat dengan tuan rumah."


Rena mencoba tenang dan menatap Minami.


"..."


'Apa dia juga akan marah padaku? Rena menjadi pemarah ketika menyangkut Yusuke-kun. Bukankah terlalu sewenang-wenang?'


"Ngomong-ngomong, kalian mau liburan kemana?"


Ayumi bertanya kepada semua orang, dia tidak tahan dengan hal-hal itu.

__ADS_1


"Aku di rumah," jawab Rena yang berbicara lebih dulu.


"Apakah kamu ingin bermain dengan Yusuke karena orang tuamu tidak ada di rumah? Kamu benar-benar memiliki penampilan yang polos yang palsu."


Rena menyaksikan dengan ketidaksenangan, dia mengepalkan tinjunya.


Yusuke yang menyadari dirinya langsung memeluk Rena.


"Aku merasa kedinginan kekeke..."


'Dia sangat marah...'


Minami dan Ayumi yang sebagai penonton merinding.


Chiya sangat berani dan tersenyum sangat angkuh seolah-olah dia sekarang menantang Rena.


"Apakah kamu akan memukulku?"


Rena menatapnya tanpa berkedip.


Yusuke angkat bicara.


"Chiya, jangan mulai, Rena-chan jadi emosi, jadi—!"


Yusuke kaget karena Rena langsung melayangkan tangannya untuk menampar Chiya.


"Bajingan, aku merasa dejavu... kali ini benar-benar diluar dugaan..."


Yusuke menatap Rena dengan tatapan yang tidak biasa hingga Rena terkejut dengan tatapannya.


"Aku tahu Chiya bertindak terlalu jauh, kamu tidak harus menamparnya..."


"Kamu membelanya?"


"Bukan membelanya, setidaknya kamu bicara, jangan main menamparnya."


Chiya hanya tersenyum, yang entah kenapa membuat Rena sesak.


"Maaf kalau aku berlebihan, kukira kamu tidak menamparku kekeke..."


Ayumi dan Minami melihat Rena yang memilih duduk tanpa berkata apa-apa.


Mereka menginap, dan Rena memilih tidur sendiri di kamarnya.


"Sepertinya dia sangat marah," gumam Ayumi.


Minami yang sedang tidur di sebelah Ayumi, Minami menjawab gumaman itu.


"Aku tidak menyangka Yusuke-kun akan lebih membelanya..."


"Apa yang dia lakukan terlalu berlebihan, pilihan Yusuke benar. Jika aku adalah Yusuke, aku juga akan mengambil tindakan yang sama."


"Ayumi?"


"Apa?"


"Kamu sadar kalau Rena kita sudah berubah drastis dari sikapnya yang dulu?"


“Kamu sudah tahu penyebabnya, jangan bicara seperti itu lebih baik kita tidur saja.”


"Kira-kira apakah dia ada di kamarnya?"


"Apa kau ingin turun tangan dan menggantikan peran Rena?"


Minami tersipu.


Chiya yang berdiri di ambang pintu berbicara dengan Yusuke.


"Kamu terlihat sangat menyesal?"


"Ya... aku minta maaf karena membiarkan Rena-chan berlebihan."


"Tak apa, aku sudah terbiasa..."


"Kupikir aku harus mengubah sikapnya Rena-chan..."

__ADS_1


__ADS_2