
[Aku cinta Rena-chan~!]
Yusuke tersenyum bangga mendengarkan nada dering dari ponselnya yang ia buat dari suaranya sendiri. Pagi hari di apartemen murah itu menjadi sangat mewah dan dia siap berangkat ke rumah Rena.
{Heart Points: 1 › 2/10}
Dia tersenyum lebih dan bergegas pergi. Yusuke dengan sabar menunggu Rena tiba di depan gerbang rumah.
Saat pintu dibuka, yang dilihatnya hanyalah Rena yang tersentak dan tersenyum. Yusuke mendaki bukit cinta dalam satu langkah.
"Nakajima-san..."
"Masih memanggilku seperti itu, apa kau tidak mau memanggilku, Yusuke-kun?"
Rena terdiam beberapa saat dan berbicara.
"Ayo pergi."
'Dia langsung mengalihkan pertanyaanku?'
"Rena-chan."
"Ya? Ada apa Nakajima-san?"
"Pagi ini kamu sangat cantik."
"Eh...!"
'Wajahnya sangat imut?'
Dengan wajah gugup Rena berusaha bersikap normal, keduanya tidak lagi menjalin hubungan yang terikat secara paksa seperti dulu.
"Sayang sekali, aku dan kamu putus, aku sangat sedih, kamu tahu?"
"Maaf, aku hanya tidak ingin ada kesalahpahaman. Kamu dan aku hanya berteman, kan? Kuharap kita bisa berteman."
Yusuke tersenyum getir dengan nada bicara Rena yang lembut, namun sangat meyakinkan.
"Apakah kamu masih berpikir untuk mendekatinya?"
Rena menoleh dan mengangguk lemah.
'Mengapa kamu harus menyukai Takeru?'
Yusuke yang penasaran hanya bisa melihat dan bertanya pada Rena dalam hati.
Dengan suara samar napas Yusuke yang keluar, Rena mendengarkan suara yang tidak nyaman untuk dirinya sendiri.
Ketika mereka sampai di pintu masuk sekolah, suara yang sangat familiar kini memanggil nama Yusuke.
"Yusuke-kun! Ah, Rena-chan!"
Keiko Minami mendatangi mereka dengan kecepatan yang sangat menyenangkan. Yusuke membaca situasinya akan cukup buruk karena dia tahu mengapa Minami seperti itu.
"Sungguh, kalian sebenarnya sangat cocok untuk membuat orang iri, lho~"
"Apa yang kamu katakan Minami, kita tidak cocok, kita hanya teman, kan? Ya, kan?"
"Selamat pagi, Rena-chan."
Suara yang disukai dan tidak disukai Yusuke adalah suara Yamazaki Takeru.
"Selamat pagi, Nakajima, Minami."
"Pagi," Yusuke dan Minami menjawab serempak dengan suara yang tidak menyenangkan.
Suara gesekan pakaian mengejutkan Yusuke.
Rena berkedip tak percaya saat Minami merangkul Yusuke.
"Rena-chan, apa yang kamu lakukan?"
"Eh, aku baik-baik saja, Takeru-kun. Ada apa? Ada yang ingin kau katakan?"
Rena cukup cerewet, nada suaranya sedikit lebih tinggi dari biasanya.
__ADS_1
Yusuke tidak memungkiri bahwa apa yang dialaminya sangat menguntungkan, selain dari kelakuan Minami, Rena juga terlihat tidak senang.
'Apakah kamu cemburu, Rena-chan?'
Rena diam-diam memperhatikan, matanya gelisah tidak melihat apa yang dilakukan Minami.
"Apakah kamu punya waktu luang besok akhir pekan?"
"Ya, memangnya kenapa Minami?"
"Aku tidak punya teman untuk menonton, aku punya dua tiket, bisakah kamu ikut denganku?"
"Ah..., kurasa aku bisa, kamu bisa menungguku di taman di pusat kota."
"Ya, aku akan menunggumu, nomor ponselmu?"
"Oh, kamu lihat sendiri."
Yusuke menatap Rena dalam diam.
Wajah itu terlihat lebih kencang, Yusuke tersenyum puas. Takeru mengajak Rena untuk lebih banyak bicara, Takeru lebih aktif dan tidak pendiam seperti biasanya. Dalam sekejap Rena mengubah suasana hatinya dan berbicara dengan Takeru hingga mereka masuk ke dalam kelas.
"Sepertinya kamu sudah tidak ada harapan lagi, semua orang sudah tahu kalau Rena-chan menyukai Takeru-san."
"Ya, seperti itu."
'Aku tidak tahu mengapa begitu sempit ...'
Saat istirahat, Minami banyak bercerita tentang Yusuke kepada Ayumi dan Rena.
"Itu mengerikan, seperti aku menyukainya, apa yang harus aku lakukan?"
Rena berkedip dan bertanya.
"Kamu suka Nakajima-san?"
"Aku mengerti, kamu tidak marah? tanya Ayumi.
"Kenapa aku marah, kita hanya berteman ..."
"Nah, kalau begitu tidak apa-apa?"
Rena menatap Ayumi yang mewakili Minami.
"Tentu saja," jawab Rena datar.
"Permisi, bolehkah saya duduk di sini?"
Takeru dengan berani bertanya kepada mereka bertiga. Rena yang bangun dengan kedua tangan menekan meja, dia mengizinkan. Minami terlihat tidak senang, tapi dia pikir akan sangat baik membantu keduanya lebih dekat.
"Eh, Yusuke-kun?"
Minami langsung berpamitan pada Ayumi, Rena dan Takeru, saat melihat Yusuke yang baru saja datang dari pintu masuk Kafetaria.
"Aku ingin melihatnya dulu, doakan aku agar aku bisa melakukan p.a.c.a.r.a.n dengan Yusuke-kun."
"Berbahaya, Yusuke bisa jatuh dalam satu gerakan."
"Maaf, bagaimana bisa?" tanya Takeru yang bersemangat dan penasaran.
"Dia beneran—rahasia, intinya Rena juga tahu."
"Rena-chan?"
Takeru melihat Rena tidak mau memberi tahu karena itu rahasia mereka.
Rena khawatir; 'Minami sangat suka membaca buku R-19...'
Kenangan yang muncul kembali adalah saat kejadian di depan rumahnya. Gerbang rumah adalah satu-satunya saksi mereka.
'Jika mereka berkencan, mereka akan terlalu ...'
Rena menggigit bibirnya kuat-kuat.
{Heart Points:: 2 › 3/10}
__ADS_1
Yusuke melebarkan matanya, sangat rumit untuk dia pahami; apakah Rena senang melihat dia dekat dengan Minami? Poin ditambahkan?
'Ini akan sangat sulit jika kamu mau ...'
Yusuke tidak mendapatkan apa-apa dari sistem tidak pernah muncul lagi, ada dua pertanyaan dia gagal atau sistem sedang diperbarui atau apa?
"Aaa... Kamu suka udang, biar kuberi makan di sini?"
"Mm...? Kamu memberiku makan?"
'Ya ampun, kamu sangat pandai membuat orang menyukaimu, Minami.'
Minami sedikit risih saat pulang sekolah, Yusuke lebih memilih pergi bersama Rena untuk mengantarnya pulang. Yusuke yang tidak ingin Minami kesulitan menyuruhnya pulang, Yusuke sendiri sudah cukup menemani Rena.
"Sepertinya dia tidak menyerah."
Minami menoleh ke Ayumi.
"Sepertinya begitu... Ayumi, apa salahnya aku mengambilnya dari Rena?"
"... Tidak. Rena-chan, katakan pada dirimu sendiri dia hanya berteman dengan Yusuke-san. Aku yakin suatu saat nanti Yusuke-san akan menyerah dan bersamamu."
"Oh, jadi kamu tidak mendukung Rena dengan Yusuke-kun, sekarang lebih banyak mendukungku?"
"Gadis bodoh, jika salah satu tidak mau kenapa aku tidak mendukungmu dengannya? Aku lebih suka mendukung Yusuke-san, tidak sedih mengejar Rena-chan yang tidak mau bersamanya."
"Ayumi, apa aku harus menyerahkan diriku saat kami berkencan?"
"Eh, kamu serius!"
"..."
"Lebih baik jangan melakukan hal bodoh, buku dan kenyataan itu berbeda."
"Tapi, bagaimana kalau nanti Yusuke-kun kembali ke Rena-chan?"
"Jika itu terjadi karena kamu tidak beruntung."
"Jahat, mengapa kamu mengatakan itu..."
Ayumi menepuk punggung Minami.
"Aku hanya bercanda."
"Ayumi?"
"Ya?"
"Bagaimana, bagaimana kalau misalnya ternyata Yusuke-kun menyukaimu, bayangkan hehehe, kukira kamu juga menyukainya."
"Hah! Perbaiki otakmu yang rusak!"
"Ekh? Aku hanya bercanda..."
"Leluconmu tidak lucu, aku tidak menyukainya ..."
Ayumi menggelengkan kepala, dan melanjutkan ucapannya.
"Sumpah, aku tidak ingin terlibat dalam romansa kalian."
⟨ Rumah Hashimoto Rena ⟩
Yusuke dan Rena saling berpandangan.
"Aku pulang dulu," kata Yusuke.
"Tunggu," kata Rena saat Yusuke berbalik.
"Ya?"
"Apakah kamu benar-benar pergi dengan Minami?"
"Sepertinya aku harus pergi, tidak baik jika aku menolak, dia juga temanmu."
"...Nakajima-san."
__ADS_1
"Ya, apakah ada yang ingin kamu tanyakan?"