Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 20 Dirundung?


__ADS_3

Keesokan harinya saat sarapan pagi tiba, nyonya Hae Ri bingung melihat Seol Won masih mengenakan baju biasa. ‘’Kau tidak ke kantor?’’


‘’Ne, aku sudah mengurus semuanya kemarin, dan Sekretaris Roiy bisa mengatasinya. Aku juga butuh istirahat,’’ jawab Seol Won.


Nyonya Hae Ri hanya mengangguk mengerti. Ia langsung terbelalak saat Seol Won membantu Sae Ju menyantap sarapannya, dan tidak ragu menyuapi gadis itu karena bahu kanannya terluka.


‘’Kenapa diam? Buka mulutmu,’’ kata Seol Won datar.


Sae Ju tidak tahu harus melakukan apa. Melihat tatapan nyonya Hae Ri membuatnya malah lebih gusar. Meski begitu, ia tetap membuka mulutnya dan mengunyah makanan tersebut.


Nyonya Hae Ri tersenyum remeh dan menarik nafas dengan rahang yang sudah menegang. ‘’Akhir-akhir ini kondisimu selalu parah setelah pulang sekolah. Apakah terjadi sesuatu?’’


‘’Eh?’’ tanya Sae Ju tersentak.


‘’Aku juga berpikir seperti itu. Tapi dia sudah menceritakan semuanya kepadaku,’’ kata Seol Won.


‘’Se-muanya? Kim Sae Ju beraninya ka—’’

__ADS_1


‘’Justru aku yang bertanya kenapa Eomma melakukan hal itu?’’ tanya Seol Won memotong ucapan ibunya.


Sebelah alis nyonya Hae Ri terangkat dengan wajah tegang meski tidak memperlihatkannya. Ia menatap Sae Ju penuh amarah, sebelum kembali ke putranya. ‘’Aniya Seol Won-ah. Aku melakukannya ka—‘’


‘’Kenapa Eomma tidak memberitahuku kalau dia dirundung di sekolah?’’ tanya Seol Won sekali lagi memotong ucapan.


Nyonya Hae Ri terbelalak lalu menatap Sae Ju yang menunduk. Ia kembali menatap putranya sambil sedikit tersenyum. ‘’Dirundung?’’


Seol Won mengangguk membenarkan dan memberitahu ibunya kalau Sae Ju benar-benar dirundung di sekolah sesuai perkiraan sekretaris Roiy. ‘’Meski begitu, terima kasih karena Eomma sudah membantu Sae Ju.’’


‘’Mwo?’’ tanya Nyonya Hae Ri semakin bingung.


Nyonya Hae Ri kembali menatap Sae Ju yang masih menunduk. Ia tersenyum sambil mengepalkan tangan di bawah meja. ‘’Sae Ju-ah, semoga kau cepat sembuh.’’


‘’Ga-Gamsahamnida,’’ kata Sae Ju gugup.


‘’Aku juga sudah menyuruh Sekretaris Roiy untuk menyetor tugas sekolahmu sekalian memberitahu kalau kau izin sementara waktu. Jadi tidak perlu khawatir dengan situasi di sekolah,’’ kata Seol Won.

__ADS_1


Nyonya Hae Ri yang mendengarnya merasa tidak percaya. Kenapa tidak, putra kesayangannya yang tidak peduli mengenai soal wanita kini memberi perhatian kepada seorang gadis SMA biasa. Apalagi Seol Won tinggal di rumah hari ini, membuatnya tidak bisa memberikan hukuman kepada Sae Ju.


......................


Zachking Group


‘’Eh? Seol Won ada di rumah?’’ tanya Goo Jun.


‘’Benar Tuan Goo Jun. Tuan Muda ah maksud saya Hoejang-nim sedang beristirahat di kediaman. Apakah ada pesan yang ingin dititipkan? Nanti saya sampaikan kepada Hoejang-nim. Apakah Tuan Song Ki juga ingin menitipkan pesan?’’ tanya Sekretaris Roiy.


Song Ki menggeleng pelan sambil tersenyum. ‘’Tidak biasanya Seol Won beristirahat seperti ini. Apakah dia benar-benar kelelahan?’’


Sekretaris Roiy mengerutkan dahi sambil menopang dagunya dengan ibu jari dan telunjuknya. ‘’Hm, dibandingkan memakai kata beristirahat, akan lebih tepat jika Hoejang-nim tidak masuk kantor karena ingin merawat Nona Muda.’’


Kedua pria teman Seol Won tadi spontan terbelalak bersamaan. ‘’Merawat Nona Muda?’’


‘’Ya~ sebenarnya Nona Muda dirundung di sekolah. Hem! Ini rahasia negara! Jadi jangan beritahu siapa pun,’’ kata Sekretaris Roiy heboh sendiri.

__ADS_1


‘’Ba-Baiklah, tapi lanjutkan apa maksudmu mengatakan istri Seol Won yang dirundung di sekolah?’’ tanya Goo Jun dengan wajah bodohnya.


__ADS_2