Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 38 Waffle


__ADS_3

Mobil yang dinaiki Sae Ju pun melaju pergi, tanpa sadar sebuah mobil putih dengan sosok pria di dalamnya mengamati mereka sejak tadi.


......................


Café


Dua pesanan pun datang di meja yang ditempati Sae Ju dan Oh Yong. Kedua gadis itu memesan waffle yang berbeda.


‘’Dilengkap topping oreo, milo ball, mochi, dan es krim dalam satu waffle. Seperti biasa, kau suka yang dingin-dingin,’’ kata Oh Yong.


Sae Ju tersenyum. ‘’Kau juga tidak berubah dan masih memesan makanan dengan isian chicken patty yang dilengkapi saus keju, tidak peduli dalam bentuk waffle.’’


Kedua gadis itu terkekeh pelan dan bersemangat untuk menyantap pesanan mereka. ‘’Mm~ enak!’’


......................


Sementara di sisi lain, Seol Won dan kedua pria lainnya berjalan keluar setelah selesai makan siang. Tidak lupa Goo Jun berterima kasih karena kedua pria tadi sudah mau meluangkan waktunya.


‘’Roiy, kita kembali ke rumah,’’ kata Seol Won.


‘’Eh? Kau tidak kembali ke kantor?’’ tanya Goo Jun bingung.

__ADS_1


‘’Aku melupakan sesuatu,’’ jawab Seol Won.


Sekretaris Roiy pun menghampiri mobil dan membukakan pintu, hingga akhirnya Seol Won masuk. Ia pun membungkuk sedikit kepada Goo Jun sebelum menuju ke pintu kemudi.


Goo Jun hanya mengerutkan dahi melihat kepergian mobil tadi. ‘’Melupakan sesuatu? Apakah dia Go Seol Won? Ini pertama kalinya dia ceroboh seperti ini.’’


......................


Sekolah


Sebuah mobil hitam dengan semua kaca tertutup rapat berhenti yang sedikit tidak jauh dari gerbang.


Sekretaris Roiy mengerutkan dahi sambil menatap keluar jendela yang masih tertutup. ‘’Tuan Muda, bukankah seharusnya menuju ke rumah karena melupakan sesuatu?’’


‘’Tapi kenapa harus mencari Nona Muda?’’ tanya Sekretaris Roiy.


Seol Won menatap sang sekretaris dengan wajah bodohnya tanpa mengatakan apa pun. Saat itu juga sekretaris Roiy langsung konek.


‘’Ah! Sesuatu yang Tuan Muda lupakan ada pada Nona Muda, ya? Eii~ kenapa Tuan Muda tidak bilang sejak tadi. Tapi kenapa sesuatu atau barang itu berada di tangan Nona Muda?’’ tanya Sekretaris Roiy.


‘’Apa kau masih belum selesai?’’ tanya Seol Won risih.

__ADS_1


‘’Sudah selesai. Kalau begitu aku akan keluar dan mencari Nona Muda,’’ kata Sekretaris Roiy bergegas.


Seol Won menghela nafas panjang karena memiliki sekretaris seperti Roiy itu. ‘’Turut berduka kepada gadis yang akan menjadi pasangannya.’’


......................


Setelah menunggu di dalam mobil, akhirnya sekretaris Roiy kembali. Seol Won yang melihat pria itu datang sendiri tanpa sosok Sae Ju ikut bersamanya, hanya mengerutkan dahi.


‘’Nona Muda sudah pulang setengah jam yang lalu Tuan Muda,’’ kata Sekretaris Roiy.


Seperti yang dikatakan sang sekretaris, Seol Won seharusnya sudah tahu kalau gadis itu sudah pulang sejak tadi. Ia hanya menatap gerbang sekolah dengan wajah tenang seperti biasa.


‘’Tapi … Mobil yang dipakai Nona Muda pulang seharusnya warna hitam, kan? Salah satu murid yang belum pulang mengatakan kalau dia melihat Nona Muda menaiki mobil putih.’’


Mata Seol Won langsung melirik ke arah sang sekretaris setelah mendengar ucapannya tadi.


‘’Dan mobil putih itu menuju ke arah berlawanan dari kediaman Tuan Muda,’’ lanjut Sekretaris Roiy.


Melihat kediaman Seol Won membuat sekretaris Roiy memanggilnya sejak tadi.


‘’Tuan Muda? Apakah perlu kembali ke kediaman untuk mengambil sesuatu itu dari Nona Muda?’’

__ADS_1


‘’Kembali ke kantor,’’ jawab Seol Won.


__ADS_2