
Kediaman Go
Seol Won yang berada di ruang tamu hanya mengganti channel TV terus, membuat para pelayan yang menatapnya dari jauh merasa pusing.
‘’Apa yang Tuan Muda lakukan?’’
‘’Sejak tadi Tuan Muda hanya menggantinya terus. Apakah Tuan Muda sedang iseng?’’
Kepala pelayan yang melihatnya hanya tersenyum. Melihat tingkah Seol Won seperti itu, tanpa bertanya pun ia sudah tahu.
Tuan Muda sedang menunggu kepulangan Nona Muda, ucapnya dalam hati.
Saat itu juga terdengar suara mobil, membuat Seol Won menoleh begitu juga para pelayan.
‘’Sepertinya Nona Muda sudah pulang,’’ kata Kepala Pelayan.
Ia pun terbelalak karena Seol Won langsung menghampiri pintu sebelum menyuruh bawahannya menyambut kepulangan Sae Ju.
Tuan Muda begitu tidak sabar, ya? Hehe, senyum Kepala Pelayan dalam hati.
Begitu Seol Won membuka pintu, ia melihat supir pribadi menuruni mobil. Namun, dahinya berkerut karena pria itu malah menghampirinya.
‘’Di mana gadis itu?’’ tanya Seol Won.
‘’Nona Muda menyuruhku untuk pulang lebih dulu karena Tuan Yoon datang menawarkan bantuan.’’
__ADS_1
Seol Won langsung menatap supir itu dengan alis berkerut, dan langsung menutup pintu dengan kasar. Para pelayan yang sudah berdiri di belakangnya sejak tadi hanya terbelalak dan membungkuk. Ia hanya berlalu melewati mereka.
Lagi-lagi bersama dengan Yoon Song Ki, ucapnya dalam hati.
Para pelayan masih memasang wajah bingung sambil melihat Seol Won menaiki tangga. ‘’Sebenarnya ada apa dengan Tuan Muda hari ini?’’
......................
Zachking Group
Dengan kembalinya Nyonya Hae Ri ke perusahaan, spontan membuat suasana langsung berubah. Semenjak putranya yang memegang kendali, situasi di dalam sedikit lebih ramah.
Namun, dengan datangnya Nyonya Hae Ri membuat seisi perusahaan sekali lagi menjadi sunyi. Tidak ada yang berani mengangkat wajah atau berniat melakukan kesalahan, sama seperti saat wanita itu menjadi direktur sebelumnya. Bahkan dalam ruang rapat pun, tidak ada yang berani mengeluarkan suara.
......................
‘’Untuk sementara waktu aku yang akan memegang perusahaan sampai putraku kembali masuk,’’ kata Nyonya Hae Ri.
Semua orang hanya mengangguk dengan wajah kaku sebelum membungkuk. ‘’Selamat datang kembali Direktur Go.’’
‘’Kalian boleh pergi,’’ kata Nyonya Hae Ri.
Ia pun memeriksa berkas yang dibawa sekretaris Roiy tadi, dan membaca isinya dengan cermat.
‘’Yo! Aku datang lagi!’’ sapa Goo Jun.
__ADS_1
Saat itu juga ia menganga karena melihat sosok Nyonya Hae Ri duduk menatapnya.
‘’So Goo Jun? Apa yang kau lakukan di sini?’’ tanya Nyonya Hae Ri.
Goo Jun tersenyum kaku sambil memperbaiki posisi berdirinya. ‘’Seol Won tidak masuk, ya?’’
‘’Dia sedang istirahat di rumah,’’ jawab Nyonya Hae Ri.
‘’Ah begitu?’’ tanya Goo Jun.
Nyonya Hae Ri memicingkan mata. ‘’Sepertinya aku harus memberitahu ayahmu agar kau tidak keluyuran seperti ini.’’
Kenapa di sini sangat dingin? Heh, kata Goo Jun dalam hati.
‘’Maaf sudah mengganggu waktu Direktur Go. Kalau begitu aku pamit dulu.’’
Setelah keluar dari ruangan itu, Goo Jun menghela nafas panjang sambil memegang dadanya. ‘’Aku hampir teriak karena terkejut. Woah, suasana di dalam sangat horror.’’
Ia pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang. Tidak lama kemudian, panggilannya di terima. ‘’Yak Yoon Song Ki?! Kenapa kau tidak memberitahuku kalau Seol Won tidak masuk dan malah digantikan oleh ibunya?’’
📞‘’Benarkah? Aku juga baru tahu,’’ jawab Song Ki.
‘’Saat ini kau ada di mana?’’ tanya Goo Jun.
📞‘’Um, itu aku ada urusan sebentar. Kita bertemu di rumah Seol Won,’’ kata Song Ki.
__ADS_1
‘’Ok. Kebetulan ibunya ada di sini, jadi kita bisa lebih leluasa di sana,’’ kata Goo Jun.
Ia mengangguk sebelum mematikan panggilan. Lalu bergegas menuju ke mobil.