Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 73 Kejutan


__ADS_3

‘’Tuan Muda melamun la—‘’


‘’Segera antar aku ke salah satu hotel milik Goo Jun!’’ perintah Seol Won.


‘’Tuan Muda? Apakah sempat menuju ke hotel saat ini? Bukankah kita harus mencari Nona Mu—‘’


‘’Cepatlah!’’ seru Seol Won.


Sekretaris Roiy hanya mengerutkan dahi dan melajukan mobil. Sesampainya di hotel yang pernah mereka datangi, Seol Won langsung menuruni mobil dan bergegas masuk.


......................


Klub Malam


Seol Won melangkah masuk dan memperhatikan semua penari yang sedang menari diatas panggung. Saat itu juga matanya membulat besar melihat gadis yang mengenakan pakaian ketat menyerupai pakaian renang dengan bagian perut terbuka.


Sae Ju yang tidak sengaja melihat keberadaan pria itu di antara tamu tiba-tiba terdiam membeku. Ia yang belum bisa melupakan perasaannya, kembali terluka melihat Seol Won datang. Orang-orang langsung meneriakinya karena langsung berhenti menari.


Urat-urat di leher Seol Won menegang. Ia pun menghampiri gadis itu dan langsung menariknya pergi.


‘’Kau tidak pantas berada disini,’’ ucapnya tertahan.


Keributan yang ditimbulkan Seol Won, membuat manager bersama beberapa bawahannya langsung menghadang. ‘’Maaf Tuan Seol Won, tapi semua orang yang datang kepadaku berhak ada disini.’’


‘’Ini adalah hotel Goo Jun. Kenapa aku harus minta persetujuanmu dulu?’’ tanya Seol Won berlalu.


‘’Jika ingin membawa gadis itu pergi, Tuan Seol Won harus membayarku,’’ kata manager menghentikan langkah pria itu.


Untuk sesaat Seol Won terdiam hingga akhirnya berbalik. ‘’Berikan rekeningmu, akan kukirim sekarang juga.’’


Tidak lama kemudian, urusan keduanya selesai. Sebelum pergi, Seol Won menatap manager itu tajam. ‘’Jika kau mengganggunya lagi, aku akan membunuhmu.’’


Ia pun menarik Sae Ju pergi dari sana. Namun gadis itu menepis tangannya sebelum mencapai mobil.


‘’Kenapa kau melakukannya?! Aku bisa mencari uang dengan caraku sendiri,’’ kata Sae Ju.


‘’Dengan menjual dirimu dan membiarkan pria brengsek itu menyentuhmu?!” seru Seol Won.


‘’Tapi kau tidak perlu menggunakan uangmu untuk membeliku! Memangnya aku barang, sampai kalian bebas memperlakukanku seperti ini?!” kesal Sae Ju.


‘’Siapa yang membelimu? Aku hanya membungkam mulut manager itu! Uang bisa didapatkan lagi, tapi harga dirimu? Apa kau bisa mendapatkannya lagi nanti?!’’


Ini pertama kalinya Sae Ju melihat Seol Won semarah itu. Ia hanya menunduk sedih dengan butiran air mata terjatuh.


Seol Won menghela nafas panjang. Ia tidak bermaksud membuat gadis itu menangis dengan memarahinya, sehingga menarik Sae Ju ke dalam pelukannya. ‘’Jangan menangis.’’


Tangisan Sae Ju menjadi-jadi. Setelah yang terjadi, gadis itu meluapkan semua kesedihannya.


......................


Kediaman Go


Begitu pintu terbuka, nyonya Hae Ri dan Risa langsung berdiri. Keduanya merasa lega melihat Seol Won akhirnya pulang.

__ADS_1


Nyonya Hae Ri langsung melotot. ‘’Kenapa dia ada di sini?!’’


‘’Siapa gadis itu, Ibu?’’ tanya Risa.


Nyonya Hae Ri memasang wajah tegang tanpa menjawab.


‘’Dia adalah istriku, sebelum menikah denganmu,’’ jawab Seol Won.


Risa tersentak sambil menatap ke arah Sae Ju. Tangannya mengepal karena ternyata Seol Won sudah pernah menikah. Itu berarti posisinya saat ini hanyalah istri kedua. ‘’Usir gadis itu sekarang juga.’’


‘’Yang dikatakan Risa benar. Gadis itu adalah aib bagi keluarga kita,’’ kata Nyonya Hae Ri.


Seol Won tidak peduli dan malah menarik Sae Ju ke atas.


‘’Jika kau tidak melakukannya, aku akan memutuskan pernikahan kita dan menyuruh ayahku menarik investasinya! Dengan begitu, perusahaanmu akan bangkrut saat ini juga,’’ ancam Risa.


Langkah Seol Won terhenti karena Sae Ju menariknya, membuatnya berbalik menatap gadis itu.


‘’Jangan berkata seperti itu, Risa. Aku akan pastikan Seol Won mengusir Sae Ju,’’ kata Nyonya Hae Ri.


Ia pun menatap putranya dan menyuruh Seol Won agar mau menurut.


‘’Sepertinya aku memang harus pergi saja,’’ kata Sae Ju.


Seol Won memegang tangan gadis itu dengan erat, membuat Sae Ju tidak bisa melepaskannya.


Aku sudah pernah membiarkanmu pergi. Kali ini tidak akan kubiarkan itu terjadi lagi, ucapnya dalam hati.


Tangan Seol Won melemah sehingga melepaskan Sae Ju dari genggamannya.


Risa tersenyum melihat hal itu. Dilihatnya Seol Won berjalan meninggalkan Sae Ju. Pria itu menghampirinya dengan wajah datar. ‘’Benar. Kemarilah, dengan begitu perusahaanmu akan tetap aman.’’


Begitu Seol Won tiba di depan Risa, ia menatap wanita yang sedang tersenyum miring itu.


Nyonya Hae Ri tersenyum remeh ke arah Sae Ju. ‘’Kau lihat sendiri, Seol Won telah memilih Risa karena tidak melihat nilai dalam dirimu. Jadi, sebaiknya kau pergi dari si—‘’


‘’Lee Risa,’’ panggil Seol Won memotong ucapan ibunya.


‘’Iya, suamiku?’’ pamer Risa di depan Sae Ju.


Mata Seol Won memicing. ‘’Aku membebaskanmu dari pernikahan kita saat ini juga.’’


Deg!


Ketiga wanita itu tersentak dengan wajah terkejut bukan main.


‘’Seol Won-ah?’’ tatap Risa.


‘’Itu, kemauanmu, kan? Aku sudah berbaik hati mengabulkannya,’’ kata Seol Won.


Plak!


Wajahnya langsung menghadap ke satu sisi setelah menerima tamparan dari Risa.

__ADS_1


‘’Aku akan memberitahu ayahku sekarang juga! Setelah itu, kau akan datang memelas kepadaku,’’ kata Risa.


Nyonya Hae Ri berusaha mencegah kepergian Risa, tapi wanita itu sudah terlanjur menghubungi ayahnya. ‘’Risa! Kumohon jangan lakukan itu. Risa!’’


Setelah Risa pergi, nyonya Hae Ri menggertak gigi dan langsung berbalik menghampiri Sae Ju.


‘’Sekarang Zachking Group telah bangkrut. Ini semua gara-gara dirimu!’’ seru Nyonya Hae Ri.


Ia hendak menampar gadis itu, tapi tangannya dihentikan oleh putranya.


‘’Aku tidak akan membiarkan Eomma menyentuhnya di depanku,’’ kata Seol Won.


Nyonya Hae Ri menggertak gigi sambil mengepalkan tangan. ‘’Seol Won, bahkan anak kecil pun tahu, kalau hal kotor tidak pantas berada di tempat yang bukan seharusnya. Kim Sae Ju tidak memiliki tempat di rumah ini.’’


‘’Kalau begitu, aku akan membawanya pergi.’’


Seol Won menoleh begitu juga dengan nyonya Hae Ri saat mendengar suara itu. Berbeda dengan Sae Ju, gadis itu terpaku di tempatnya.


‘’Tuan siapa?’’ tanya Sekretaris Roiy.


‘’Ayah, Ibu….’’


Nyonya Hae Ri dan Seol Won langsung menoleh ke arah Sae Ju dengan wajah terkejut. Lalu kembali menatap pasangan tadi.


‘’Tidak mungkin,’’ kata Sae Ju dengan tubuh gemetar.


‘’Apa kabar Direktur Go,’’ sapa Yon Gil.


Nyonya Hae Ri masih terdiam sambil menarik tangannya dengan pelan. Dilihatnya pria itu menghampiri mereka.


‘’Sae Ju-ah?’’


‘’Jangan sentuh aku!’’ seru Sae Ju menepis tangan ayahnya.


Semua orang yang ada di sana terkejut karena teriakannya. Melihat hal itu, ibu Sae Ju juga menghampiri putrinya.


‘’Kami tahu kau pasti sangat terke—‘’


‘’Kalian sudah mati! Aku sudah tidak punya orangtua,’’ kata Sae Ju memotong ucapan sang ibu.


Ia pun bersembunyi di belakang Seol Won, karena tidak ingin melihat kedua orang itu.


Dia gemetar, kata Seol Won dalam hati.


Situasi yang canggung membuat sekretaris Roiy langsung mempersilahkan pasangan tadi. ‘’Tuan Kim, Nyonya Kim, silahkan duduk dulu.’’


...Visual Tuan Kim...



...Visual Nyonya Kim...


__ADS_1


__ADS_2