
Sae Ju meremas sebelah lengannya mendengar semua orang tertawa, menghina dan merendahkannya. Tidak peduli Oh Yong membelanya habis-habisan.
Di saat bersamaan, sosok pria datang menghampiri, membuat keributan tadi langsung hening. Sae Ju mendongakkan kepala.
‘’Kim Sae Ju, atas kesepakatan semua orang … Kami menolak pendaftaranmu. Nama universitas ini sudah lama dijaga dengan baik, dan kami tidak akan membiarkannya rusak karena dirimu. Mulai hari ini, kau tidak perlu masuk lagi!’’
Sae Ju membulatkan mata. Saat ini butiran air matanya sukses keluar.
‘’Kenapa dia harus dikeluarkan? Bisa saja berita ini hanya palsu,’’ kata Oh Yong.
‘’Jika tidak menerimanya, kau bisa pergi bersama Kim Sae Ju,’’ kata pria itu.
Sae Ju menggigit bibir bawahnya, lalu menarik lengan Oh Yong. ‘’Tenanglah Yong-ah.’’
Ia pun menatap pria tadi dan meminta untuk tidak mengikutsertakan Oh Yong ke dalam masalahnya.
Sebelum pergi Sae Ju membungkuk. Pria tadi pun menyuruh semua mahasiswa bubar dan masuk ke kelas mereka masing-masing. Oh Yong menatap kepergian Sae Ju dengan perasaan tidak rela.
‘’Park Oh Yong! Kau juga masuklah ke kelasmu!’’
__ADS_1
Oh Yong mengepalkan tangan sambil menggigit bibir bawah, sampai akhirnya berjalan pergi.
......................
Zachking Group
Goo Jun menghela nafas panjang. ‘’Semenjak kejadian melihat ibumu ada di sini, akhirnya sekarang tenang juga.’’
‘’Kalian berdua, apakah tidak bosan datang terus kemari?’’ tanya Seol Won.
‘’Kami memiliki banyak waktu luang. Selain itu, kupikir kau sedang marah kepadaku,’’ kata Song Ki.
Seol Won hanya diam sambil menatap berkas. Tiba-tiba ponsel Song Ki bergetar, membuatnya melihat pesan masuk.
Goo Jun menoleh karena melihatnya langsung berdiri. ‘’Kenapa wajahmu seperti itu?’’
‘’Go Seol Won, ikut denganku sekarang juga!’’ kata Song Ki.
‘’Tidak mau,’’ jawab Seol Won langsung.
__ADS_1
Song Ki langsung bergegas pergi. ‘’Ini masalah Sae Ju!’’
Seol Won yang mendengarnya langsung menoleh. Tanpa membuang waktu pun, ia berdiri dan menyusul pergi.
‘’Yak! Apa yang terjadi?’’ teriak Goo Jun ikut berlari.
Song Ki menjelaskan situasi kalau seseorang menyebarkan foto dan video Sae Ju selama gadis itu bekerja sebagai penari striptis. Seol Won, Goo Jun dan sekretaris Roiy yang mendengarnya langsung tersentak bukan main. Tanpa pikir panjang, mereka pun menghubungi para bawahan untuk menyebar mencari gadis itu.
......................
Di sisi lain, Sae Ju berjalan di trotoar dengan kepala menunduk. Padahal beberapa hari ini sangat menyenangkan berada di kampus, tapi sekarang malah berakhir seperti ini. Semua orang telah mengetahui dirinya yang ternyata adalah seorang wanita penghibur.
Ia menyusuri kota dengan tatapan kosong, sampai akhirnya tiba di jembatan raya. Lalu menoleh melihat sungai yang membentang luas di depannya. Matanya kembali berarir mengingat kejadian di kampus tadi. Rasanya ia sudah tidak memiliki wajah lagi untuk diperlihatkan.
Suara mobil dan motor yang lalu lalang di belakangnya pun tidak terdengar saking kosongnya pikiran Sae Ju. Gadis itu menjatuhkan tasnya, dan memanjat ke atas.
Orangtua melarikan diri, bekerja sebagai penari striptis, tersiksa di kediaman Go, dan sekarang pendidikanku terputus. Sepertinya bunuh diri lebih menenangkan daripada hidup melihat cacian maki orang, kata Sae Ju dalam hati.
Saat itu juga ia menjatuhkan dirinya. Di saat bersamaan, seorang pria berlali dan melompat terjun ke bawah.
__ADS_1
‘’Yak! Apa kau gila?!” teriak Song Ki dan Goo Jun.
Byur!