Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 46 Dalam Mobil


__ADS_3

‘’Kim Sae Ju?’’ panggil Song Ki.


Sae Ju kembali tersadar dan menatap pria di depannya. ‘’Itu….’’


‘’Kalau tidak ingin masalah ini sampai kepada sahabatmu itu, kau harus mengatakan yang sebenarnya kepadaku,’’ kata Song Ki.


‘’Kau mengancamku?’’ tanya Sae Ju dengan alis berkerut.


Song Ki tersenyum. ‘’Ini bukan ancaman, tapi ajakan untuk berteman.’’


‘’Apakah itu alasan kau mendekatiku selama ini?’’ tanya Sae Ju.


‘’Itu karena kau gadis yang menarik,’’ senyum Song Ki.


Sae Ju memejamkan mata untuk sesaat. Ia sebenarnya bisa membantah pertanyaan Song Ki barusan. Ia tidak ingin siapa pun mengetahui masalahnya bahkan jika itu adalah Seol Won. Tapi, entah dari mana salah satu teman dari suaminya ini mengetahui hal itu. ‘’Haa … Aku tahu kau sebenarnya tidak memiliki niat buruk. Buktinya selama satu minggu ini, kau hanya mengajak kami makan. Tapi aku tidak tahu kenapa kau ingin berteman denganku? Kita berdua orang asing yang tidak memiliki hubungan apa pun.’’


‘’Ada sesuatu yang membuatku tertarik,’’ kata Song Ki.


Meski harus memanfaatkan dirimu, lanjutnya dalam hati.


‘’Aku masih tidak mengerti,’’ kata Sae Ju.


‘’Kalau begitu, apakah kau akan memberitahuku yang sebenarnya?’’ tanya Song Ki tersenyum.


......................

__ADS_1


Oh Yong meregangkan kedua tangannya sambil menuju ke arah mobil. ‘’Ah~ aku sangat kenyang. Sepertinya berat badanku semakin bertambah.’’


‘’Itu karena kau menghabiskan semuanya tanpa sisa,’’ kata Sae Ju.


‘’Baiklah. Aku akan mengantar kalian,’’ kata Song Ki.


‘’Ah soal itu, antar Sae Ju saja. Aku sudah menghubungi supir pribadiku, jadi aku akan menunggu di sini,’’ kata Oh Yong.


Sae Ju memicingkan mata ke arah Oh Yong. ‘’Bilang saja ini rencanamu lagi untuk membuatku berdua dengan Yoon Song Ki.’’


‘’Hihi, bukankah itu yang seharusnya dilakukan sepasang kekasih?’’ tanya Oh Yong.


‘’Yong-ah, sudah kubilang kami tidak memiliki hubungan apa pun,’’ kata Sae Ju.


‘’Eii, kau tega juga tidak mengakuiku,’’ kata Song Ki.


Song Ki tersenyum sebelum pamit sambil melihat Oh Yong mengacungkan jempol kepadanya.


......................


Perjalanan…


Kali ini Sae Ju tidak duduk di depan lagi, melainkan di belakang. Song Ki yang menyetir, menatap gadis itu sesekali melalui spion kaca atas.


‘’Sekarang ke sekolah, kan?’’ tanya Song Ki.

__ADS_1


‘’Kalau sudah tahu, kenapa masih bertanya. Gara-gara dirimu, aku jadi terpaksa berbohong dan menyuruh mobil penjemput datang setelah kita selesai jalan-jalan,’’ kata Sae Ju.


‘’Kau jadi semakin cerewet berbeda dari sebelumnya,’’ kata Song Ki.


Sae Ju menatap pria di depannya dengan wajah bodoh. ‘’Kalau begitu kau ingin aku diam?’’


Song Ki terkekeh pelan. ‘’Tidak, tidak. Silahkan cerewet seperti biasa.’’


Tapi entah kenapa, dia imut juga kalau seperti ini, ucapnya dalam hati.


......................


Sekolah


Sebuah mobil putih terhenti tepat di depan gerbang. Sae Ju yang ada di dalamnya hendak keluar, namun dihentikan oleh Song Ki sesaat.


‘’Tunggu!’’


‘’Sekarang apa lagi?’’ tanya Sae Ju.


‘’Aku akan menghubungimu lagi,’’ kata Song Ki.


Sae Ju hanya diam dan langsung menuruni mobil. Ia pun menyuruh Song Ki agar segera pergi sebelum seseorang melihat mereka. Setelah melihat mobil itu melaju pergi, tidak lama kemudian sebuah mobil hitam datang.


‘’Supirnya sudah datang,’’ ucapnya menghampiri mobil.

__ADS_1


Begitu supir pribadi membukakan pintu, saat itu juga Sae Ju membulatkan mata. ‘’Nyo-Nyonya Besar….’’


__ADS_2