Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 22 Terhalang


__ADS_3

Sae Ju keluar dari kamar dan tidak sengaja menatap ke bawah, melihat kedatangan dua seorang pria yang sepertinya seumuran dengan Seol Won. Melihat nyonya Hae Ri menyambut mereka dengan ramah, membuatnya berpikir kedua pria tadi mungkin rekan bisnis dari kantor karena pakaian mereka juga formal.


Jika mereka sampai ke datang kemari, sepertinya itu urusan yang penting, ucapnya dalam hati.


Dahinya berkerut karena beberapa saat yang lalu, nyonya Hae Ri masih tersenyum. Tapi wanita dewasa itu langsung memasang wajah kusut.


‘’Meski tidak tahu apa yang mereka bicarakan, jangan-jangan masalahnya serius. Kalau begitu, aku harus memanggil Seol Won secepatnya,’’ kata Sae Ju bergegas.


......................


Ruang Tamu


Nyonya Hae Ri yang mendengar pertanyaan kedua pria tadi langsung memasang wajah kusut. Meski begitu, ia berusaha tersenyum. ‘’Masalah ini, bisakah kalian berdua merahasiakannya? Seol Won sendiri memintanya seperti itu.’’


‘’Jangan khawatir Nyonya Besar, kami tahu situasinya. Hanya saja, kami sedikit terkejut saat mengetahui Seol Won ternyata sudah menikah,’’ kata Goo Jun.


‘’Benar. Itu karena Seol Won tiba-tiba menceritakan semuanya kepada kami hari itu,’’ kata Song Ki.

__ADS_1


Tangan nyonya Hae Ri mengepal dibalik genggaman tangan yang satunya.


Padahal akan lebih mudah jika orang di rumah ini saja yang tahu mengenai pernikahan Seol Won. Tapi Seol Won malah memberitahu kedua orang ini. Cih! Ini semua gara-gara Kim Sae Ju, kata Nyonya Hae Ri tertahan dalam hati.


Para pelayan pun datang membawa jamuan untuk Goo Jun dan Song Ki.


......................


Pohon Bonsai Cemara


Bagi Seol Won yang suka menyendiri, satu-satunya tempat yang tenang di rumah tidak lain adalah pohon bonsai di bagian sisi utara. Bisa dibilang, disanalah wilayah Seol Won saat dirinya berada di rumah. Tempat sejuk yang dikelilingi banyak pohon bonsai, ia tidak akan pernah membiarkan siapapun berani menginjakkan kaki di zona ternyamannya.


Deg!


Sae Ju yang tadinya berjalan menghampiri, tiba-tiba terdiam saat merasakan tatapan tajam dari Seol Won. Sebelah kakinya yang terangkat terhenti dan tanggung di udara.


‘’Jangan berani untuk maju satu langkah kaki lagi,’’ kata Seol Won datar tapi terdengar menusuk.

__ADS_1


‘’Ma-Maaf … Aku tidak berniat mengganggumu,’’ kaku Sae Ju menarik kakinya kembali.


Seol Won hanya diam membuat Sae Ju mengerti kalau pria itu sedang menunggunya bicara. ‘’Um, aku tidak terlalu mengenal orang terdekatmu, tapi sepertinya rekan kerjamu menunggu di ruang tamu.’’


Ia menatap Seol Won berdiri tanpa mengatakan apa pun dan berjalan pergi. ‘’Aku benar-benar tidak mengerti dengannya. Selain itu, masih ada 12 langkah kaki ke tempatnya, kenapa dia tiba-tiba menatapku penuh waspada? Memangnya aku akan membahayakannya apa?’’


......................


Ruang Tamu


Nyonya Hae Ri masih menatap kedua pria yang sedang menunggu Seol Won.


So Goo Jun, keluarganya mengelola hotel mewah yang sudah tersebar di berbagai penjuru dunia. Sedangkan keluarga Yoon Song Ki, mendapatkan penghasilan dari bar yang hanya bisa dimasuki konglomerat. Mungkin aku bisa mengatasi Kim Sae Ju jika menggunakan pengaruh kedua orang ini. Benar, selagi Seol Won tidak ada di sini, aku akan berusaha bicara dengan mereka, ucapnya dalam hati.


‘’Ngomong-ngomong, kalian tahu mengenai Ki—‘’


‘’Aku tidak ingat pernah mengundang kalian kemari,’’ kata Seol Won memotong ucapan ibunya.

__ADS_1


Nyonya Hae Ri terbelalak dan langsung melotot saat melihat Sae Ju berdiri tidak jauh di belakang putranya. Tanpa bertanya, saat itu juga ia sudah tahu kalau Sae Ju yang telah memanggil putranya.


Cih! Aku bahkan belum menyuruh pelayan untuk memanggil Seol Won. Tapi dia … Kim Sae Ju, ucapnya dalam hati.


__ADS_2