
Keesokan harinya setelah pulang sekolah, Sae Ju mulai mengikuti kelas tambahan untuk persiapan ujian. Bahkan sampai harus menghadiri kelas malam. Dan selama itu, ia hanya fokus belajar dan langsung pulang ke rumah.
Tidak peduli, nyonya Hae Ri selalu menyusahkannya setiap hari, Sae Ju tidak menyerah dan tetap bertahan, meski tidak tahu alasan ia melakukan hal itu.
......................
1 minggu kemudian…
Setelah sistem berbunyi, para guru menyuruh semua siswa di masing-masing kelas untuk mengumpulkan kertas lembar ujian mereka.
Oh Yong meregangkan kedua tangannya sebelum mendaratkan kepalanya di meja. ‘’Akhirnya selesai juga. Satu bulan ini kita benar-benar tidak memiliki waktu luang karena harus belajar penuh. Rasanya tenagaku sudah terkuras habis. Aku butuh energi.’’
Sae Ju menatap ponselnya dan kembali mematikan benda itu.
‘’Oh iya, sudah satu bulan tidak bertemu dengan kekasihmu itu, apa kau tidak merindukannya?’’ tanya Oh Yong.
‘’Yong-ah, sudah kubilang dia bukan kekasihku,’’ kata Sae Ju untuk sekian kalinya.
Namun, sekeras apa pun ia berusaha menjelaskan, sahabatnya itu tidak pernah mendengar, membuatnya pasrah saja.
__ADS_1
‘’Aku sudah menghubunginya. Dia bilang akan datang dan ingin bicara denganmu nanti. Apa kalian bertengkar lagi?’’ tanya Oh Yong.
‘’Aku sangat lelah karena ujian terakhir tadi,’’ kata Sae Ju menatap keluar jendela.
......................
Zachking Group
Song Ki menatap layar ponselnya dengan alis berkerut.
‘’Kenapa? Kali ini kau yang ditolak?’’ tanya Goo Jun menyadari.
‘’Lalu kenapa kau menatap ponselmu terus? Semenjak kembali dari urusanmu, kau selalu menatap ponselmu, seolah-olah menunggu seseorang menghubungimu. Setelah mendapatkan satu notif tadi, kau terlihat begitu kesal,’’ kata Goo Jun.
Song Ki menatap Seol Won sekilas sebelum kembali menatap ponselnya. ‘’Tidak ada di dunia ini yang berani menolak atau mencampakkan diriku. Aku hanya menunggu temanku memberi kabar.’’
‘’Teman? Teman yang mana lagi?’’ tanya Goo Jun.
‘’Kenapa aku harus memberitahumu? Hari ini, aku pulang duluan. Maaf karena tiba-tiba pergi,’’ kata Song Ki.
__ADS_1
Goo Jun terbelalak. ‘’Yak Yoon Song Ki? Sejak kapan kau sesibuk ini? Yak! Eish, anak itu mengabaikanku.’’
Seol Won yang melihat kepergian Song Ki hanya memicingkan mata.
......................
Gerbang Sekolah
‘’Yong-ah, sebaiknya sampaikan saja kalau aku tidak bisa ikut. Aku harus segera pulang,’’ kata Sae Ju.
‘’Andwe! Kalian berdua membuatku curiga. Selain itu, kita sudah lama tidak keluar karena fokus ujian sekolah. Kau itu juga butuh jalan-jalan,’’ kata Oh Yong.
Kedua gadis itu saling tarik menarik sampai akhirnya sebuah mobil putih terhenti di depan mereka. Saat itu juga Oh Yong menarik Sae Ju yang lengah, dan mendorong gadis itu masuk ke dalam mobil.
‘’Kau ini, padahal aku mengirimkan banyak pesan tapi tidak membalasnya satu pun. Aku tahu kau masih belum menerimaku sepenuhnya, tapi setidaknya balas satu saja agar aku tidak menunggu,’’ gerutu Song Ki.
‘’Maaf,’’ kata Sae Ju merasa tidak enak.
‘’Sudah kuduga, kalian pasti bertengkar lagi. Yak? Meskipun aku ini jomblo, kalian berdua tidak perlu pamer di depanku. Hatiku jadi tersakiti. Beruntung, Song Ki-ssi akan membawa kita makan di suatu tempat, sebagai ucapan selamat karena kita telah menyelesaikan ujian, jadi aku melupakannya,’’ kata Oh Yong.
__ADS_1
‘’Yak, jangan langsung menyimpulkan sesuatu. Kau juga memperlakukanku seperti supir saja. Dan kau Sae Ju, aku akan mendengarkan penjelasanmu nanti,’’ kata Song Ki.