Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri
Bab 43 Nomor Ponsel


__ADS_3

Satu minggu kemudian, Song Ki selalu mendatangi sekolah Sae Ju setiap hari sambil menyamar. Pria itu menyogok Oh Yong agar bisa bersama Sae Ju dengan mentraktirnya makanan enak. Hal itu membuat Sae Ju merasa sedikit tidak nyaman, karena tidak ingin terlibat masalah.


Dan itu terjadi lagi saat kedua gadis tadi melihat Song Ki menunggu mereka di sekitar sekolah.


‘’Song Ki-ssi!’’ teriak Oh Yong melambaikan tangan.


Song Ki tersenyum sambil membalas lambaian tangan gadis itu. ‘’Sudah selesai, ya?’’


Oh Yong menghampiri pria itu penuh semangat. ‘’Sekarang kita akan ke mana lagi? Aku sudah tidak sabar ingin mencicipi makanan yang enak.’’


‘’Haha, kau sangat bersemangat. Tapi ingat perjanjian kita,’’ bisik Song Ki.


‘’Tenang saja! Seperti biasa,’’ kata Oh Yong mengacungkan jempol.


Sae Ju pun datang membuat kedua orang tadi kembali seperti semula. ‘’Kalian membisikkan apa?’’


‘’Siapa yang berbisik? Sudahlah, cepat naik. Perutku sudah tidak sabar menyantap makanan,’’ kata Oh Yong mendorong Sae Ju agar masuk di pintu depan.

__ADS_1


‘’Yak? Kenapa aku harus duduk di depan terus?’’ tanya Sae Ju.


‘’Itu karena aku ingin menguasai pintu belakang,’’ kata Oh Yong.


Setelah Sae Ju masuk, ia kembali mengacungkan jempol tanda tugasnya selesai. Ya, sebelumnya Sae Ju tidak ingin duduk di depan karena harus bersebelahan dengan Song Ki. Tapi pria itu membujuk Oh Yong agar memaksanya menurut, dan inilah yang terjadi.


......................


Perjalanan…


Sae Ju yang duduk di depan tidak henti-hentinya merasa gusar selama satu minggu ini. Ia ingin mengajak pria itu bicara tapi Oh Yong juga ada bersama mereka. Sebelumnya, ia dan Seol Won memiliki perjanjian agar pernikahan mereka dirahasiakan. Namun, berbeda dengan pria disampingnya yang sudah mengetahui hal itu.


Ia pun tidak sengaja menatap ponsel Song Ki. Saat itu juga, Sae Ju tersadar dan langsung mengeluarkan ponselnya.


Song Ki yang menyetir, sedikit melirik gadis di sampingnya dan kembali menatap ke depan. Sesekali ia melihat Sae Ju sedang mengetik sesuatu.


Apakah dia menghubungi Seol Won? Hm, ucapnya dalam hati.

__ADS_1


Setelah Sae Ju selesai mengetik, ia pun hendak mengirim pesan tersebut. Namun, jarinya terhenti saat menyadari sesuatu.


Tunggu? Aku tidak memiliki nomor Yoon Song Ki di ponselku. Lalu bagaimana aku akan mengirimnya?! Argh! Jinjja, gerutunya dalam hati merasa malu.


Sebelah alis Song Ki terangkat melihat reaksi Sae Ju.


Dia tidak jadi mengirimnya? Tapi kenapa? Hm, ucapnya dalam hati.


Oh Yong yang menikmati musik di belakang, langsung tersadar saat ponselnya bergetar. Ia mengerutkan dahi melihat notifikasi itu sambil menatap Sae Ju di depan. ‘’Apa yang kau lakukan? Kalau ingin bicara, langsung saja. Kenapa harus sampai chat?’’


Sae Ju tersentak dan berdecih karena sahabatnya itu tidak bisa jaga mulut.


‘’Hm? Ada apa ini?’’ tanya Song Ki.


‘’Dia bertanya apakah aku memiliki nomor ponselmu? Jika iya, dia memintanya,’’ jawab Oh Yong polos.


Ah~ kenapa kau berkata seperti itu Yong-ah?! Kau membuatku semakin malu, kata Sae Ju dalam hati.

__ADS_1


Song Ki yang melihat Sae Ju meringis kesal sambil menyembunyikan wajahnya, hanya tersenyum melihat tingkah gadis itu. ‘’Aku lupa memberitahu Sae Ju kalau nomor ponselku terganti.’’


‘’Kenapa tidak bilang sejak kemarin-kemarin? Aku akan mengirimnya,’’ kata Oh Yong santai tanpa merasa peka.


__ADS_2