
Nyonya Hae Ri menatap putranya dengan wajah tidak percaya. Sekilas ia menatap Sae Ju dengan sorot mata tajam, sebelum akhirnya menghela nafas secara tertahan. ‘’Kalau itu memang benar, apa kau akan marah kepada ibumu sendiri?’’
‘’Wae(Kenapa)?’’ tanya Seol Won.
‘’Sudah jelas, karena aku tidak merestui pernikahan kalian. Jadi, aku menyiksanya agar mau meninggalkan rumah ini,’’ kata Nyonya Hae Ri.
‘’Eomma?’’
‘’Dia tidak pantas menjadi menantu keluarga Go!’’ tegas Nyonya Hae Ri.
Song Ki yang menyaksikannya sudah menduga hal itu sejak dulu, semenjak ia mendekati Sae Ju. ‘’Akhirnya dia mengaku juga di depan putranya.’’
‘’Awalnya aku tidak percaya saat kau menceritakannya kepada kami. Tapi kebenarannya sudah ada di depan mata. Sekarang kita tinggal menunggu, apa yang akan dilakukan Seol Won selanjutnya?’’ tatap Goo Jun.
‘’Aku tidak akan ragu lagi. Jadi aku ingin kau segera menceraikan Sae Ju sekarang juga,’’ kata Nyonya Hae Ri.
Seol Won menatap ibunya untuk sesaat. Ia pun menggenggam tangan Sae Ju, membuat gadis itu terbelalak, terutama nyonya Hae Ri. ‘’Dia adalah menantu keluarga Go, dan juga istriku.’’
‘’Go Seol Won!’’ seru Nyonya Hae Ri.
‘’Aku mencintainya!’’
Semua orang yang mendengar pengakuan Seol Won langsung terdiam seribu bahasa. Sedangkan Sae Ju menunduk dengan wajah merona bukan main. Jantungnya berdetak begitu cepat.
Eh? Apakah aku tidak salah dengar? Seol Won baru saja menyatakan perasaannya padaku. Terlebih lagi di depan ibunya, kata Sae Ju dalam hati.
Sekali lagi nyonya Hae Ri melotot. ‘’Andwe! Kau tidak boleh menyukainya. Seol Won-ah, sebelum semua orang tahu, kau harus menceraikannya.’’
__ADS_1
‘’Kemanhae(Hentikan)! Eomma hanya peduli dengan perusahaan. Aku tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain. Yang pasti, aku tidak akan menceraikan Kim Sae Ju,’’ kata Seol Won.
Song Ki dan Goo Jun tersenyum mendengarnya. ‘’Itu baru Go Seol Won kita.’’
Seol Won pun berlalu dan menarik Sae Ju pergi, tanpa peduli nyonya Hae Ri memanggilnya berulang kali.
Song Ki dan Goo Jun pun hanya membungkuk sebelum menyusul ke atas.
Nyonya Hae Ri mengepalkan tangan sambil menggertak gigi.
......................
Kamar
Sae Ju masih tidak percaya dengan apa yang terjadi. Ia menatap Seol Won yang menyerahkan handuk padanya.
‘’Ganti pakaianmu sebelum kau masuk angin,’’ kata Seol Won.
Seol Won hanya diam membuatnya langsung masuk ke dalam kamar mandi. Sae Ju yang ada di dalam hanya terdiam di tempat.
Tunggu, apa yang sebenarnya terjadi di sini? Beberapa jam yang lalu, aku berniat bunuh diri. Entah dari mana, Seol Won dan yang lainnya datang. Lalu sekarang Seol Won menyatakan perasaannya kepadaku di depan ibunya sendiri?
Tok! Tok!
‘’Jika sudah selesai, aku akan masuk,’’ kata Seol Won dari luar.
‘’Tunggu! Jangan bukan pintunya dulu,’’ balas Sae Ju teriak.
__ADS_1
......................
Beberapa menit kemudian…
Seol Won memasang wajah bodohnya. ‘’Kenapa kalian bertiga malah berkumpul di kamarku?’’
‘’Kau sangat keren saat membantah ibumu tadi. Dia adalah menantu keluarga Go, dan juga istriku.’’
‘’Go Seol Won!’’ seru Sekretaris Roiy meniru.
Goo Jun pun berdiri dan mengambil peran. ‘’Aku mencintainya!’’
‘’Andwe! Kau tidak boleh menyukainya. Seol Won-ah, sebelum semua orang tahu, kau harus menceraikannya,’’ kata Sekretaris Roiy.
‘’Kemanhae(Hentikan)! Eomma hanya peduli dengan perusahaan. Aku tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain. Yang pasti, aku tidak akan menceraikan Kim Sae Ju,’’ kata Goo Jun.
Sae Ju mengerutkan dahi sambil memasang wajah bodoh. ‘’Bisakah kalian hentikan? Rasanya menjijikkan melihat kalian berdua yang melakukannya.’’
Song Ki terkekeh pelan. ‘’Mulutmu tajam juga seperti Seol Won. Memang suami istri yang serasi.’’
Sae Ju dan Seol Won langsung merona hanya karena mendengar kata suami istri.
‘’Oh iya, aku baru ingat. Song Ki, bukankah ada orang yang mencurigaimu menyukai istrinya dan berpikir kita berusaha memisahkan mereka?’’ sindir Goo Jun.
‘’Itu karena kalian berdua bertingkah mencurigakan,’’ kata Seol Won.
‘’Mereka tidak menyebut Tuan Muda sebagai orangnya,’’ kata Sekretaris Roiy polos.
__ADS_1
Goo Jun dan Song Ki tersenyum dengan maksud mengejak. ‘’Itu benar. Kenapa kau yang malah tersinggung? Eh~ apa ini?’’
‘’Yak!’’ seru Seol Won kesal.