Mommy Untuk Anak Duda

Mommy Untuk Anak Duda
Part 38 ~Mommy Untuk Anak Duda~


__ADS_3

Wanita paruh baya itu memutar kursi kekuasaanya. Dia berdiri dengan elegan.


"Saya mau kalian membatalkan pernikahan anak saya gimana pun caranya, bahkan membunuh gadis itu tak ap seperti gimana saya membunuh istri pertamanya," ujarnya tersenyum miris memerintah anak buahnya.


"Apa gak terlaluan, bu?" tanya anak buahnya menunduk.


"Keterlaluan?" tanya Rena mendekati anak buahnya. "Gak ada kata kerlaluan dalam hidup ini," jawab Rena menampar pria di depannya.


"Lakukan saja apa yang ku suruh!" pinta Rena kembali duduk. "Saya tidak menyuruh kalian membunuhnya langsung, buat dia pergi dari putraku. Saya sudah mempersiapkan gadis yang akan merusak hubungan mereka."


Dia menepuk tangannya dan beberapa saat seorang gadis muda dengan body yang sedikit bahenol. Siapapun yang melihatnya akan tergoda.


"Saya mau kau goda anak saya!" perintah Rena. "Buat gadis yang dia akan nikahi salah paham kepadanya atau sebaliknya."


Gadis itu mengangguk. "Tenang tante berikan kepadaku," jawab gadis itu tersenyum.


Rena menaikan alisnya lalu menyuruh mereka semua keluar dari ruangannya.


Rena melempar barang yang bisa dia lempar.


"Sialan," teriaknya. "Saya tak akan membiarkan putra saya di miliki oleh siapapu, ingat saya ibunya dan hanya saya yang bisa dia tunduki!"


Rena meraup wajahnya kasar.


***************


Revandra memeluk dari belakang Gracel.


"Sayang," bisik Revandra membuat Gracel merinding mendengarnya.


"Kenapa mas?" tanya Gracel berbalik badan.


"Gimana hasil wawancara Interview kamu? Lancar?" tanya Revandra.


"Lancar mas, Racel lagi nunggu pengumuman, semoga aku yang kepilih ya," jawab Gracel.

__ADS_1


Revandra mengangguk. "Akan ku do'ain terus."


"Sayang, Mas mau ngajak kamu untuk kebutik mendesain pakaian pengantin kita," ajak Revandra.


"Yaudah ayo, mas," seru Gracel. "Sebelum El belum pulangkan," lanjutnya.


Mereka pun pergi ke butik yang menjual berbagai pakaian pengantin wanita maupun pria.


Sesampainya di sana mereka sudah di sambut dengan hangat oleh managernya.


"Pak Revandran dan Nyonya Gracel kan? Silahkan masuk," seru managernya.


"Apa ada gaun pengantin keluaran terbaru?" tanya Revandra membuat manager tersebut mengangguk.


"Di tunggu ya, pak bu silahkan duduk dulu dan melihat-lihat brosurnya." Setelah mengatakan itu managernya meninggalkan mereka.


"Mas, gaun-gaunya sangat bagus," puji Gracel.


"Pilihlah yang mana kamu suka," ujar Revandra mengelus-lus pinggang Gracel.


"Ini nyonya," sahut manager memberikan gaun yang dia pegang kepada Gracel.


Gracel pun berdiri dan mengambil gaun tersebut.


"Coba di pake sayang," jawab Revandra membuat Gracel mengangguk saja.


Gracel memasuki ruang ganti pakaian. Beberapa menit dia pun keluar dengan memakai gaun indah tersebut.


Revandra yang melihatnya langsung beranjak berdiri.


"Cantik banget calon istriku," puji Revandra.


Gracel tersenyum. "Gimana mas?" tanya Gracel.


"Cantik sayang, apapun yang kamu pake pasti akan cocok," jawab Revandra maju dan mencium pipi Gracel.

__ADS_1


"Mas!" pekik Gracel.


Revandra hanya terkekeh. "Jadi gimana kamu mau yang ini?" tanya Revandra.


Gracel mengangguk.


"Mbak tolong yang ini saja ya!"


"Baik, gimana dengan pak Revandra tidak ingin memilih jas? Kebetulan ibu Rani sudah memberi tau saya."


Manager itu pun menemani menjelajahi jas-jas yang bagus untuk pengantin pria.


"Mas yang ini aja," sahut Gracel mengambil jas yang dia suka.


"Coba mas pake," pinta Gracel membuat Revandra hanya menurut.


Beberapa menit dia pun keluar dengan menggunakan jas tersebut.


"Bagus mas, ini aja," ujar Gracel.


Revandra mengangguk. "Saya pilih ini aja!"


Bahan motif gaun dan jas tersebut bagus. Akhirnya setelah lama memilih mereka pun pergi dari butik.


Usai ke butik dia ke tempat les Xaviel untuk menjemputnya karena sudah waktunya jam pulang.


"Fisha, El pulang dulu ya," pamit anak itu lari kecil ke arah mobil di mana ada daddynya dan mommynya


"Yey, mommy," seru anak itu lompat-lompat.


Gracel langsung menggendong Xaviel. "Senang banget kayanya."


"Ya dong, kan di jemput mommy," jawab Xaviel "Mommy lihat dia teman El." Xaviel menunjuk Fisha.


Gracel menoleh begitupun dengan Revandra.

__ADS_1


"Bukannya dia anaknya pak Altar Geutama ya?" tanya Revandra mendekati gadis kecil itu.


__ADS_2