
Revandra membulatkan matanya mendengar tuturan sang istri.
"Jangan bercanda deh." Revandra malah tertawa terbahak-bahak.
Gracel mencibikkan bibirnya lalu mencubit pinggang suaminya. "Benaran ya! Ini buat anak mu!" tegas Gracel mengusap perutnya yang sudah mulai menonjol.
"Aduh sayang." Revandra mengacak rambutnya furstasi. "Apa bedanya coba, beli di pasar sama ayam tetangga? Sama-sama ayam kok."
"Beda!" kelit Gracel. "Mas gak cinta aku lagi?" tanya Gracel dengan mata berkaca-kaca.
"Siapa bilang? Mas cinta," jawab Revandra cepat.
"Yaudah, ikutii kemauanku," ucap Gracel.
Dengan malas Revandra masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci tangan dan mengganti pakaiannya. Semoga saja tetangganya bisa memberikan seekor ayam.
"Mas," panggil Gracel, Revandra pun tidak menjadi memakai bajunya dan mendekati sang istri.
Gracel menyolek perut kotak-kotak suaminya dan tertawa.
"Kok banyak banget?" tanya Gracel. "Kok perut aku gak sama perut mas?"
Revandra menaikan bahunya. "Coba aku pegang," ucapnya mulai bergerak ke arah perut Gracel. Namun cepat-cepat bumil itu menepisnya.
"Modus," ketus Gracel merentangkan tangannya, Revandra pun menurunkan istrinya dari ranjang.
Revandra segera bersiap dan keluar bersama. Gracel memberi semangat pada suaminya untuk mencuri hati tetangga.
"Semangat masku," teriak Gracel.
Revandra mengambil kos tangan dari Marro. "Lo yang bilang ya!" bisik Revandra pada ajudannya.
"Kok saya sih bos," protes Marro.
"Lo taukan, gimana galaknya tetangga sebelah? Walaupun mansion ini luas dan susah menangkap jelas suara dangdutnya, tapi ya kalau marah suka gak ngerem," bisik Revandra memberikan semua apa yang di pegang pada Marro.
"Gak ah bos, suruh si Gono," tolak Marro menujuk bogyrup yang menjaga di gerbang mansion.
__ADS_1
"Lah kok gue?" tanya si empuh, berteriak.
"Lo aja kali, nanti gue bantu dengan do'a," ucap Revandra.
"Ini yang nyuruh siapa?" tanya Marro.
"Istri guelah," jawab Revandra.
Marro mencari ancang-ancang. "Jadi yang berhak dan berkewajiban tuh, bos, bukan diriku," ucap Marro. "Akan ku bantu bos," lanjut Marro.
"Awas ya lo." Revandra memasukan kepala Marro ke kantong.
Mereka pun dengan saling memampah mendekati rumah tetangga.
"Bos gendong gue dong," rengek Marro.
"Sialan." Revandra mengaplak kepala Marro dengan keras.
Revandra mendorongkan Marro masuk ke dalam halaman rumah tetangganya.
"Perlu apa?" tanya pemilik rumah.
Marro melirik Revandra lalu menaikan alisnya. "Bos," panggil Marro.
Dengan kepala di garuk, Revandra maju dan memperlihatkan senyum manisnya.
"Anda pak Revan kan? Anda perlu apa?" tanya pemilik itu berjalan ke arah Revandra.
"A-nu itu."
"Jangan bertele-tele, pak."
"Semangat," bisik Marro.
Revandra menghembuskan nafas. "Ayo demi sang buah hati." Dia menyemangati dirinya sendiri. "Apa pak Haji bisa menjual beberapa ekor ayam anda?" tanya Revandra dengan pelan
Tetangganya itu mengelus kumisnya. "Buat apa?"
__ADS_1
"Gini pak, istri saya sedang ngidam dan ingin makan ayam bakar, tapi punya pak Haji," jawab Revandra.
Pak Haji memegang dagunya yang di lembatin dengan janggut. Dia memandang Revan dengan sinis.
Revandra merinding, dan bersembunyii di belakang Marro.
"Ck, bos lihat perutnya donat, sedangkan perut bos kotak, gimana sih kok malah takut? Kumis doang itu mah."
"Yaudah lo aja." Revandra sedikit mendorong Marro. Namun pria itu mundur.
"Gimana pak?" tanya Revandra.
"Ambil lah pak Revan, ikut saya," sahut pak Haji berjalan ke kandang ayamnya.
Revandra menepuk pundak Marro, Marro pun mengikut mereka.
Revandra memakai masker, agar tidak menahan mual.
Mereka pun mengikut pak Haji.
"Anda ingin yang mana, pak?" tanya pak Haji dengan lembut pada Revandra.
"Terserah aja pak," jawab Revandra.
Pak Haji memegang janggutnya dan berjalan masuk untuk mengambil ayam.
"Ini?"
Revandra mengangguk dan mengambil ayam tersebut. "Beberapa, pak?"
"Gak usah pak, ikhlas itu mah. Kasian istrinya ngidam," ucap pak Haji menepuk pundak Revandra.
Revandra hanya menyengir. Dia pun kembali dan memperliht hasil perjuangannya.
"Tadaa," seru Revandra.
"Huek..." Tiba-tiba si bumil menjadi mual melihat suaminya yang membawa ayam.
__ADS_1