Mommy Untuk Anak Duda

Mommy Untuk Anak Duda
Part 50 ~Mommy Untuk Anak Duda~


__ADS_3

Revandra menepuk tangan dan berjalan ke arah Vero.


"Gini kelakuan lo?" tanya Revandra membuat Vero menunduk. Bukan hanya Vero Sofia, Rena pun ikutan takut.


Bruk!


Revandra melayangkan pukulan dengan bertubi-tubi. Andai tidak di tahan dia ingin kembali melayangkan pukulan namun Altar Marro dan Delon cepat-cepat menahannya.


"Maaf, pak." Vero berlutut di kaki Revandra namun lelaki itu malah menendangnya.


Revandra menepis kasar tangannya yang di pegang dan memperbaiki jasnya.


"Bawa mereka ke markas dan suruh buka suara siapa dalang ini semua," bisik Revandra pada Delon dan kembali mengampiri Gracel yang sudah sah menjadi istrinya.


Revandra menggendong tubuh istrinya pergi dari sana meninggalkan para tamu undangan.


Sesampainya di kamar hotel, Revandra menidurkan Gracel di kasur.


"Maaf," ucap Revandra sambil menghapus air Mata Gracel. "Gara-gara kecerobohan ku, pernikahan kita jadi seperti ini," lanjutnya.


Gracel menggeleng dan langsung memeluk lelaki yang baru saja menjadi suaminya itu.


"Gak papa, yang penting mas tidak melakukan yang tidak ku inginkan," jawab Gracel.


Revandra membelai anak rambut Gracel, memandang wajah cantik itu dari atas.


"Mas, janji ya sama aku jangan pernah buat aku sakit hati," pinta Gracel mengusap rambut bela dua Revandra.


"Mas gak janji karena mas gak tau masa depan, tapi mas usahain. Mas tidak akan membuat istri mas ini sakit hati," ucap Revandra.


"Ayo kita keluar mas."


"Buat apa?"

__ADS_1


"Acaranya kan belum selesai," jawab Gracel.


Revandra beranjak dari atas Gracel. "Acara akan di ambil sama Mami dan papi, kita gak usah. Mereka juga akan ngerti," imbuh Revandra melepaskan dasi serta pakaiannya sehingga dia tidak memakai atasan sama sekali.


Gracel memejamkan matanya membuat Revandra terkekeh.


"Kok di tutup?" tanya Revandra kembali menindih tubuh Gracel. "Kalau gak di buka mas cium nih." Ancaman Revandra membuat Gracel perlahan membuka matanya.


"Mas udah lama loh, pengen ini," ucap Revandra sambil menunjuk bibir pink Gracel.


Gracel melipat bibirnya lalu menutup wajah Revandra menggunakan tangannya.


Revandra memegang tangan mungil tersebut dan menyiumnya.


"Boleh?" tanya Revandra.


Gracel menggeleng sesaat dan langsung mengubahnya mengangguk.


"Racel takut," jawab gadis itu dengan wajah cemas.


"Yaudah gak usah sekarang, kamu mandilah. Kamu pasti kepanasan kan pakai gaun itu?"


Gracel mengangguk. Revandra pun pindah dari atasnya.


"Mas," panggilan Gracel terdengar manja di perdengaran Revandra.


Revandra hanya berdehem menanggapinya.


"Boleh minta tolong?" tanya Gracel membuat Revandra yang semula memainkan ponselnya menoleh.


"Minta tolong apa?"


"Tolong turunin resletingnya, aku gak sampe," pinta Gracel membuat Revandra tersenyum lalu mendekati istrinya.

__ADS_1


Lelaki itu mulai menurungi resleting yang di pakai di gaun sang istri. Dia susah paya menelan salvinnya melihat belakang Gracel yang mulus dan seputih susu.


Revandra menyiumnya sekilas membuat Gracel tersentak dan langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi.


"Mes*m," kelit Gracel menutup pintu kamar mandi.


"Mes*m sama istri sendiri, gak masalah," teriak Revandra dari luar.


"Mas," panggil Gracel dari dalam kamar mandi, membuka pintu setengah saja untuk mengeluarkan kepalanya.


"Iya sayang."


"Pakain Gracel dong, tolong," perintah Gracel memohon.


"Keluar aja ambil sendiri, kenapa harus mas?" tanya Revandra. "Dosa tau nyuruh-nyuruh suami."


"Cuma pakain loh mas," ucap Gracel dengan wajah masamnya.


Revandra berdiri lalu mendekati lemari. Dia menaikan satu alisnya lalu menoleh sekilas ke arah Gracel dan menatap kembali ke dalam lemari, di sana cuma ada lingerie pasti istrinya tidak menyukainya. Udah di duga ini ulah sang mami.


"Mas kok lama," teriak Gracel.


Revandra mengambil kemejanya yang sepertinya pas di tubuh Gracel.


Revandra memberikan kemeja itu ke arah Gracel dengan wajah dingin.


"Ini kemeja kamu."


"Pake aja itu," perintah Revandra kembali duduk di sofa.


Gracel pun menaikan bahunya lalu menutup kembali, dan langsung memakai kemeja suaminya yang menutupi lututnya.


Gracel pun keluar dari kamar mandi dan di kejutkan oleh Revandra yang berada di depan pintu dengan tangan di lipat di depan dada sambil bersandar di dinding.

__ADS_1


__ADS_2