Mommy Untuk Anak Duda

Mommy Untuk Anak Duda
Part 69 ~Mommy Untuk Anak Duda~


__ADS_3

Revandra dan Xaviel kembali memijit kaki sang baginda ratu.


"Di sana..."


Mereka berdua hanya menurut dan terus memijit, sedangkan sang empuh kembali ngemil tanpa henti.


Revandra merasa kelelahan pada sikap istrinya yang seperti ini. Namun dia tetap sabar menghadapinya.


"Huek."


Revandra berlari ke dalam kamar mandi saat merasa mual.


"Mas kenapa." Gracel turun dari tempat tidur dan berlari ke dalam kamar mandi sambil membawa segelas air.


Wanita itu memijit tengkuk leher suaminya dan memberinya minum.


Wajah Revandra terlihat memerah. Mual namun tak ada sedikit pun yang keluar hanya cairan mening.


"Mas kayanya masuk angin, mas istirahatlah akan ku bikinkan jahe hanget," ucap Gracel menuntut suaminya kembali ke kasur.


Gracel pun beranjak ke dapur untuk membuatkan jahe anget buat sang suami.


"Daddy ale you ok?" tanya Xaviel dengan gemassnya memandang wajah daddynya.


Revandra mengangguk. "Sini tidur," pinta Revandra menepuk tempat di sebelahnya.


Xaviel pun menurut dan langsung tidur di dekat daddynya.


Revandra mengambil ps miliknya, dan menyalahkan tv di dalam kamar. Dia pun bermain ps dan di lihati oleh anaknya.

__ADS_1


Beberapa saat, Gracel kembali dan membawa nampang berisi jahe hanget untuk sang suami.


Gracel mengerucut bibirnya melihat anak bapak yang enak-enaknya bermain game. Dia ikut menaiki ranjang setelah menyimpan nampang di atas nakas dan tidur di tengah-tengah mereka.


Entah mengapa wanita itu sangat sensitif dan kadang berubah-ubah moodnya.


Revandra sedikit terusik dengan pelukan erat istrinya yang membuatnya hampir kalah.


"Sayang, aku ke jepit," keluh Revandra berusaha melepaskan pelukan istrinya.


"Mommy, nanti daddy kalah tau!" sahut Xaviel merasa greget, daddynya hampir kalah karena ulah sang mommy.


Gracel pun melepaskan pelukannya dari Revandra dan beralih memeluk putranya dengan erat, Xaviel pun hanya pasrah saat ini.


"Lucu banget sih." Gracel merasa gemas dengan anaknya itu.


Xaviel maupun Revandra hanya pasrah di saat Gracel menyium mereka pergantian tak henti-hentinya.


Revandra melirik sekilas dan menyium pipi Gracel yang mulai tembab karena terus makan.


Gracel mendengus kesal lalu mengerutuk memegang pipinya yang di cium. Sedangkan tersangka kembali fokus dengan dunianya.


Gracel mengelus surai sang anaknya yang sudah tertidur sambil memeluknya dari samping.


"Daddy berhenti mainnya, angkat anakmu ke kamarnya," sahut Gracel pada suaminya.


Revandra menghela nafas dan mematikan psnya dan menoleh melihat putranya yang tertidur.


"Biarin di sini dulu," ucap Revandra memperbaiki posisi sang anak.

__ADS_1


Revandra melanjutkan main gamenya di ponsel sambil di peluk oleh Gracel yang terus memainkan dagunya yang mulai di tumbuhi janggut.


"Mas aku bilang, cukur," imbuh Gracel.


"Lupa sayang," jawab Revandra.


Revandra terus melirik dan biasa mencium kening sang istri dan kembali melanjutkan gamenya dengan serius.


Gracel tak bosan-bosan memandang wajah tampan suaminya yang serius bermain ponsel.


"Daddy jangan main gitu mulu dong," rengek Gracel memeluk suaminya. "Kita nonton film aja gimana?"


"Film, film apa?" tanya Revandra, mengakhir bermain gamenya dan mengikuti perintah sang istri.


"Film berat," jawab Gracel mengambil ahli ponsel Revandra dan mulai mencari film yang dia sukai.


"Di laptop saja sayang, tangan kamu nanti pegal memegang ponselnya," ucap Revandra beranjak dari sana dan mengambil laptopnya di atas meja, lalu kembali menaiki ranjang.


Mereka pun menonton film barat. Kini giliran Gracel yang fokus dan Revandra yang bermanja-manja sambil menyembunyikan wajah di dada sang istri.


Revandra sebenarnya tak suka menonton film barat. Namun karena keinginan sang istri, dia harus mengikutinya. Apapun keinganan sang baginda.


"Mas di habisin jahenya."


"Tunggu dingin aja," jawab Revandra.


"Kalau udah dingin bukan jahe hanget lagi namanya," celetuk Gracel.


Revandra pun beranjak bangun dan meminum jahe tersebut sampai kandas, setelahnya kembali tidur memeluk istrinya.

__ADS_1


Lelaki itu mencium sekilas bibir Gracel. Sejak menikah lagi, Revandra mempunyai kecanduan yang akan bermanja dengan istrinya saat ingin tidur, dia tak bisa terlelap saat tak di elus kepalanya.


__ADS_2