My Naughty Boss

My Naughty Boss
MNB BAB 105 - Tidak Percaya


__ADS_3

Dan benar saja, pikiran Tessa keguguran semakin nyata saat dokter yang memeriksa Tessa menjelaskan kondisi perempuan itu.


"Usia kandungan masih sangat muda dan saya sudah memeriksa rahim pasien, ternyata tidak perlu melakukan kuretase karena rahimnya sudah bersih. Hanya tinggal masa pemulihan saja," jelas dokter.


Keenan menganggukkan kepalanya. "Terima kasih, Dok!"


Setelah kepergian dokter itu, Keenan memerintahkan Pedro untuk memindahkan Tessa ke ruangan VIP supaya mendapat penanganan yang terbaik.


"Kee..." panggil Silver yang baru sampai rumah sakit. Dia langsung memeluk putranya karena sekarang pasti Keenan membutuhkan itu.


"Aku tidak bisa menjaga Keesaku, Mom. Seharusnya aku selalu menemani Tessa kalau aku tahu dari awal pasti semua ini tidak akan terjadi," ucap Keenan penuh sesal. Dia baru sadar jika tubuh istrinya sangat sensitif jadi saat hamil pasti butuh penjagaan ekstra.


Tapi, apa yang Keenan lakukan sebelumnya?


Dia justru sibuk meningkatkan egonya dan haus pengakuan cinta dari istrinya. Padahal hal itu sama sekali tidak perlu. Tessa bersedia menjadi istrinya saja sudah cukup mengingat perempuan itu yang mengetahui semua seluk beluk hidupnya.


"Jangan menyalahkan diri sendiri dan jangan menyalahkan siapapun, mungkin memang Tuhan belum memberimu kepercayaan," sahut Silver sembari menepuk-nepuk badan besar itu.


Kemudian Silver melepas pelukannya dan menanyakan keadaan Tessa.


"Tessa masih dalam pengaruh obat," ucap Keenan.

__ADS_1


"Kalau begitu, cepatlah pulang dan ganti bajumu," titah Silver karena baju Keenan terkena darah Tessa sebelumnya. "Kembalilah ke sini saat keadaanmu sudah segar, jangan pasang wajah sedih atau Tessa akan merasa bersalah!"


Untuk kali ini, Keenan langsung menurut karena yang dikatakan sang mommy ada benarnya.


Keenan bergegas pulang ke apartemen untuk membersihkan diri dan mengganti bajunya. Dia terpaksa harus menunda pekerjaannya terlebih dahulu karena Tessa jauh lebih penting.


"Sebaiknya aku memasak sup daging untuk menambah darah istriku," ucap Keenan yang kasihan pada Tessa karena kehilangan banyak darah sebelumnya.


Beruntung Tessa baru berbelanja jadi bahan-bahan untuk membuat sup daging sudah tersedia.


"Ped, belikan bunga yang paling cantik dan segar yang ada di toko bunga dan juga cokelat, kau antar ke rumah sakit satu jam lagi," perintah Keenan yang menelepon Pedro sambil memasak.


Saat Keenan sampai bersamaan dengan Pedro, mereka bertemu di lobby rumah sakit.


"Tetap waspada, Ped. Aku akan mengurus istriku terlebih dahulu," ucap Keenan memberi peringatan supaya Pedro hati-hati karena pekerjaan mereka yang tertunda.


"Serahkan semua padaku, Bos," jawab Pedro sambil berkaca-kaca.


Dari sini Pedro bisa melihat perubahan Keenan, kalau Keenan yang dulu pasti akan langsung marah-marah dan memukulinya sebagai pelampiasan tapi sekarang, Keenan jauh bisa mengontrol emosinya.


"Kau kenapa?" tanya Keenan bingung.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, Bos. Sepertinya sebentar lagi, aku akan bisa melakukan kencan buta," jawab Pedro yang merasa Keenan akan segera menduduki kursi Presdir.


Keenan menggelengkan kepalanya mendengar jawaban Pedro.


"Terima kasih sudah menemaniku selama ini," ucap Keenan tulus.


"A--apa?" Pedro sampai menutup mulutnya dengan tangan karena tidak percaya. "Bos, berterima kasih padaku?"


Pedro langsung membuka ponselnya dan mendekatkan pada Keenan.


"Tolong ulangi sekali lagi, Bos. Aku ingin merekam dan menyimpannya kemudian akan aku jadikan nada dering ponselku," ucap Pedro saking tidak percayanya.


_


Catatan Author :


Gaes, Tessa itu keguguran bukan karena asah pedang ya tapi ada sesuatu🤭 ada bawang dikit, siapin tisue tiga atau empat lembar ajašŸ˜…


Jangan lupa follow akun NT author dan IG @dhevisjwta


Luv Luv ā¤

__ADS_1


__ADS_2