My Naughty Boss

My Naughty Boss
MNB BAB 111 - Malam Keseribu


__ADS_3

Kevin yang berada di balik layar mengerutkan keningnya dalam sekali. Sebelumnya Keenan meminta bantuan padanya untuk mengurus masalah uang yang disembunyikan oleh Jeremy.


Dana itu sebenarnya sudah Keenan bagi, mana yang perlu kembali ke perusahaan dan mana yang perlu Keenan kembalikan ke karyawannya.


Sementara perusahaan saingan yang diajak Jeremy kerja sama sudah Keenan blacklist.


Tapi, alih-alih memanggil pihak berwajib, Keenan justru penasaran, mengapa Jeremy dan anak buahnya berbuat seperti itu, padahal mereka semua sudah bekerja cukup lama di perusahaan.


"Apa yang dia lakukan?" gumam Kevin.


Tessa yang berada di samping lelaki itu memberikan beberapa berkas pada Kevin. "Bacalah ini!"


"Jeremy mempunyai anak yang divonis kanker jadi dia butuh biaya lebih untuk menjalani pengobatan dan para anak buahnya juga mempunyai masalah hidup yang hampir sama,"


"Sebenarnya Keenan bisa saja menjebloskan mereka semua ke penjara tapi dengan pertimbangan yang matang, dia justru memilih membebaskan dan memecat mereka,"


"Mereka semua tulang punggung keluarga jika masuk penjara, bagaimana nasib keluarga mereka?"


Tessa menjelaskan semua panjang lebar pada Kevin, sesuai perjanjian sebelumnya, Keenan membicarakan apapun pada istrinya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Really? Apa itu memang benar-benar Keenan yang aku kenal? Aku tidak menyangka dia akan berpikir sejauh itu," komentar Kevin.


"Ya, dia selalu memberi kejutan," balas Tessa berkaca-kaca. "Aku selalu yakin, dia akan menjadi pemimpin yang bijaksana nantinya!"


Kemudian Tessa keluar dari belakang panggung, di tempat acara Jeremy dan para anak buahnya sudah diminta pergi.


Tertinggal Keenan yang memberi pidato supaya yang disimak oleh para hadirin.


"Maaf atas kekacauan sebelumnya, aku hanya ingin memberi pelajaran pada Jeremy dan anak buahnya, mungkin sanksi sosial sudah cukup. Kalian boleh mengatakan aku bodoh tapi ada sesuatu yang tidak bisa diungkapkan, biar aku saja yang menanggungnya," ucap Keenan di sana.


Tentu saja Tessa tidak terima akan hal itu, dia ikut naik ke atas panggung dan menceritakan apa alasan dibalik Keenan yang tidak mau memenjarakan Jeremy dan para anak buahnya.


"Bukankah kita kadang juga harus memakai hati saat melakukan sesuatu?" tanya Tessa yang membela suaminya.


Suasana hening tapi kemudian tepuk tangan riuh terdengar di tempat acara karena semuanya memberi apresiasi atas tindakan Keenan.


Acara pesta pun berlanjut dengan pesta dansa dan kembang api. Malam itu menjadi malam yang berkesan bagi semuanya.


"Terima kasih untuk semuanya," ucap Keenan seraya menggenggam tangan Tessa, matanya fokus menatap kembang api yang meledak di langit malam hari itu. "Kau mengubahku ke arah yang jauh lebih baik!"

__ADS_1


"Kau justru yang mengubahku!" Tessa menyenderkan kepalanya di bahu suaminya. "Aku juga berterima kasih!"


Sebastian dan Luke melihat sepasang suami istri itu dari kejauhan. Mereka jadi iri sekali melihatnya.


"Itu namanya the real true love, Bass," ucap Luke.


"Yes, aku akan berhenti mencari cinta sejati karena sesungguhnya cinta sejati itu datang dengan sendirinya," sahut Sebastian sok bijak.


"Jangan mengatakan hal yang membuatku ingin muntah, lebih baik kita berikan hadiah kita," ucap Luke yang ingin memberikan sesuatu pada Keenan.


Mereka ikut bergabung bersama Tessa dan Keenan yang masih menikmati kembang api.


"Apa?" tanya Keenan.


"Hanya ingin memberikan hadiah kecil," balas Luke seraya memberikan sebuah kotak.


Keenan membuka kotak itu dan dia langsung mengeratkan gigi gerahamnya karena kedua temannya selalu saja memberikan hadiah di luar ekspektasi.


"Itu adalah pengaman dengan tingkat ketebalan tinggi, no bocor-bocor. Kami tahu kau tidak bisa membelinya sendiri jadi kami belikan itu sebagai hadiah malam keseribu kalian," tambah Sebastian.

__ADS_1


_


Maksudnya Bass itu kalo pengantin baru biasanya kan malam pertama, khusus buat Tessa dan Keenan jadi malam keseribu🤭


__ADS_2