My Naughty Boss

My Naughty Boss
MNB BAB 56 - Pemenang Spesial


__ADS_3

"Apa semuanya sudah kau kerjakan sesuai perintahku?" tanya Keenan pada Pedro.


"Sudah Bos. Semuanya aman terkendali!" sahut Pedro.


Keenan mengangguk puas. "Kerja bagus!"


Walaupun grogi setengah mati, kali ini Keenan harus bisa mengungkapkan perasaannya. Apalagi keluarganya ikut bersamanya jadi kalau bisa dia akan mengajak Tessa langsung menikah.


"Aku harus menandai Tessa supaya dia tidak kabur lagi," ucapnya dalam hati.


"Tapi aku sudah lama tidak melakukannya, aku takut tidak bisa membuat gaya katak bertelur!"


Keenan langsung menampar dirinya sendiri, dia harus bersikap dingin seperti biasanya. Pokoknya dia tidak boleh terlihat bodoh.


"Ingat mantra para leluhurmu, Kee!"


"Aku keren"


"Aku keren"


"Aku keren"


Keenan terus bergulat dengan dirinya sendiri. Dan hal itu membuat Pedro yang melihatnya jadi bingung.


"Apa saatnya Seksi beraksi lagi? Bos kelihatan membutuhkannya," gumam Pedro serba salah. "Bagaimana jika Seksi membuat ajal bos semakin dekat?"


Sugesti yang dibawa Sebastian dan Luke telah meracuni otak orang-orang yang didekat Keenan.


_


_

__ADS_1


_


_


Setelah pertemuannya dengan Kevin dan Bella, Tessa kembali ke penginapan dengan banyak pikiran. Ternyata Keenan mencarinya.


"Tapi kenapa dia tidak menemuiku?" gerutu Tessa sebal.


Mungkin ada alasannya. Apa Grey yang melarangnya?


"Sadarlah, Tessa!"


Tessa memukul kepalanya sendiri. "Memangnya aku siapa? Jangan terlalu berharap!"


Kemudian Tessa membuka ponselnya dan melihat foto-fotonya saat masih menjadi sekretaris dulu. Dia juga membaca ulasan di berita bisnis mengenai dirinya. Tessa terlihat sangat keren pada saat itu.


"Aku merindukan pekerjaanku, menjadi pengangguran justru melelahkan," gumamnya.


"Tapi bagaimana jika dia membenciku? Atau dia sudah mempunyai kekasih?"


"Rasanya playboy sepertinya tidak akan tahan sendirian selama empat tahun,"


"Apa sekretaris barunya mau membelikan pengaman dan pakaian dalam? Atau dia juga menunggu bosnya bercinta?"


Kenapa memikirkan hal itu membuat kepala Tessa mau meledak.


Tak lama ponsel Tessa berbunyi, ternyata ada notifikasi postingan baru mengenai event berkencan dengan Kim Jong Doo.


"Sudah ada pengumuman pemenangnya!" seru Tessa yang langsung membaca postingan.


Mata Tessa mencari namanya di daftar pemenang dan nama Rose tidak ada di sana.

__ADS_1


"Huh! Sudah aku duga," keluhnya.


Tessa melempar ponselnya tapi beberapa menit kemudian ponselnya berdering lagi karena ada panggilan masuk.


"Siapa?" gumam Tessa sambil meraih ponselnya lagi. Saat ketemu, Tessa mengerutkan keningnya karena panggilan itu dari nomor asing.


"Hallo?"


"Hallo, selamat malam. Apa benar ini dengan nona Rose?"


"Iya benar. Ini siapa, ya?"


"Perkenalkan saya panitia dari event kencan Kim Jong Doo. Kami ingin memberitahukan bahwa anda terpilih menjadi pemenang spesial undian,"


"Pemenang spesial? Itu artinya aku juga bisa berkencan seperti pemenang utama?" tanya Tessa mulai tertarik.


"Bahkan bisa lebih dari itu, Nona. Anda akan mendapat kencan di kapal pesiar dan pulau terpencil yang ada di sekitar pulau Borgia,"


"Hah? Pulau terpencil?"


Tessa tidak menyangka jika dia akan berkencan dengan Kim Jong Doo sampai seintim itu.


"Aku pasti menerimanya," ucap Tessa senang sekali.


Malam itu, Tessa sampai meloncatkan diri di ranjang kamarnya.


"Berapa juta wanita yang akan iri padaku, kyaaa..."


"Aku harus mempersiapkan diri dari sekarang!"


Tessa mulai memilah-milah bajunya yang menurutnya tidak malu-maluin untuk dipakai kencan. Apalagi dipikirannya, dia akan berkencan dengan artis internasional.

__ADS_1


"Kim Jong Doo... I'm ready..."


__ADS_2