
Setelah kepergian suaminya ke kantor, Tessa segera mempersiapkan diri untuk pergi ke panti asuhan, dia akan melakukan kegiatan amal bersama mertuanya.
Tessa membawa stroller baby dan keperluan bayi lainnya yang ada di gudang untuk dia sumbangkan ke acara amal tersebut.
"Tolong bawa turun ke parkiran dengan menggunakan lift barang," pinta Tessa pada security apartemen yang dia panggil untuk membantunya.
"Baik, Nyonya."
"Saya tunggu di parkiran!"
Tessa menyetir mobil seorang diri, di panti asuhan tujuannya, Silver sudah menunggu dengan grandma Kate.
"Tessa..." seru keduanya saat melihat Tessa turun dari mobil.
"Kau tidak apa-apa, 'kan?" tanya Kate cemas setelah mendengar kabar Tessa yang keguguran.
"Aku sudah baik-baik saja, Grandma," jawab Tessa dengan seutas senyuman.
"Kalau begitu, ayo kita ke masuk ke acaranya!" ajak Silver.
Kegiatan amal itu berlangsung sampai jam makan siang tiba, semua yang ada di acara itu makan siang bersama sebelum pulang.
"Jadi, pesta resepsi diadakan minggu ini bukan? Kita sudah lama menundanya, semua orang harus tahu jika Keenan sudah menikah dengan Tessa," ucap Kate disela makannya.
__ADS_1
"Iya, Mom. Aku dan Flo sudah mengatur semuanya. Tapi, kita akan mengurangi tamu undangan, orang penting saja yang kita undang supaya acaranya juga cepat selesai," balas Silver yang memikirkan kesehatan menantunya.
"Iya benar, supaya Tessa tidak kelelahan pasca keguguran," ucap Kate lagi dengan menatap Tessa. "Kau harus sering berolahraga dan memakan menu sehat, sepertinya daya tahan tubuhmu tidak terlalu bagus!"
Kate mengingat saat hamil Grey dulu walaupun dia sampai koma tapi janinnya tetap selamat.
"Aku dulu juga bebal saat Nick menyuruhku hidup sehat tapi lihatlah sekarang, aku sehat di masa tua," tambah Kate.
"Kee juga memintaku seperti itu, sekarang aku tahu berasal dari mana gaya itu," sahut Tessa dengan kekehan.
Tak lama ponsel Tessa berdering karena mendapat panggilan, Tessa segera mengecek itu dan ternyata panggilan dari rumah sakit.
Rupanya dokter obyn yang menangani Tessa meminta untuk datang.
Karena Tessa masih punya banyak waktu, perempuan itu datang ke rumah sakit seorang diri. Sesampai di sana dokter obyn meminta Tessa untuk melakukan serangkaian tes ulang.
"Tolong tunggu hasilnya," ucap perawat yang memeriksa Tessa saat selesai.
"Baiklah!" jawab Tessa.
Pada saat itu, Keenan menyusul ke rumah sakit karena sebelumnya Tessa memberitahu keberadaannya.
"Tidak perlu menyusul, aku tidak apa-apa sendiri," ucap Tessa ketika melihat suaminya datang.
__ADS_1
"Aku tidak mau istriku sendirian," sahut Keenan.
Keduanya menunggu hasil tes sampai tak lama perawat memanggil nama Tessa untuk diminta ke ruang dokter obyn.
"Saya memeriksa ulang rekam medik Nyonya Tessa dan untuk meyakinkan saya meminta tes ulang. Dan setelah melihat hasilnya saya jadi yakin kalau Nyonya menderita toksoplasma," jelas sang dokter berat hati.
"Toksoplasma?" tanya Tessa yang tidak mengerti.
"Toksoplasma itu sejenis infeksi oleh parasit dan saat parasit itu masuk ke tubuh manusia dapat bertahan dan mencari inang baru, itulah kenapa orang yang mengidap toksoplasma rentan keguguran atau janin dalam kondisi cacat karena parasit ini," jelas dokter lagi.
Tentu saja Keenan dan Tessa kaget mendengar itu, mereka tanpa sadar langsung menggenggam tangan satu sama lain.
"Tapi, tenang saja, toksoplasma memang tidak bisa diobati tapi kita bisa tidurkan jadi Nyonya harus melakukan terapi dan juga minum obat yang kami resepkan. Selama masa itu saya harap menunda kehamilan sampai dipastikan toksoplasma di tubuh Nyonya tidur dan tidak aktif lagi," tambahnya.
"Lakukan yang terbaik untuk istri saya, Dok," ucap Keenan kemudian.
_
Maaf telat up ya gaes ya, beberapa bab lagi tamat kokš¤
Spill giveaway untuk 3 orang pemenang di rank gift dan vote ya, semoga beruntungš
__ADS_1