My Naughty Boss

My Naughty Boss
MNB BAB 59 - Kim Kee Nan


__ADS_3

Keenan merasa terhina oleh tubuhnya sendiri, kalau reaksi tubuhnya terus seperti itu, bagaimana dia bisa menghadapi Tessa ke depannya?


"Aku memang membutuhkan ketenangan jiwa," gumamnya seraya mengatur nafas.


Bayangan Tessa kembali terlintas di kepala Keenan, lelaki itu tersenyum miring.


"Dia terlihat dewasa dan matang," komentarnya.


Tiba-tiba pedang panjangnya langsung bereaksi.


"Fu*ck! Tubuh ini memang sudah rusak!" umpat Keenan.


Padahal pedang panjangnya akan bereaksi saat baru bangun tidur saja. Tapi kali ini hanya karena membayangkan Tessa dewasa saja langsung naik ke atas.


"Aku harus membuat pabrik sabun!" Keenan bergegas ke kamar mandi.


_


_


_


_


Di sisi lain, Tessa berbaring di kamarnya sambil mengingat kejadian di lift.


"Apa orang itu benar-benar mencium kepalaku?" gumamnya.

__ADS_1


"Aku merasa aroma parfumnya tidak asing dan aku mendengar jelas detak jantungnya,"


Tessa jadi membayangkan itu adalah Keenan. "Apa benar?"


"Kalau iya, kenapa tidak menyapaku?"


Tessa menutup wajahnya dengan bantal. "Apa sih yang aku pikirkan? Jelas-jelas tidak mungkin, orang itu pasti mempunyai kelainan jantung!"


Dari pada berpikiran tidak jelas, lebih baik Tessa memakai masker wajah dan tidur.


"Semoga Kim Jong Doo orang yang menyenangkan," ucap Tessa penuh harap.


Keesokan harinya, sebuah paket diantar ke kamar Tessa yang isinya gaun malam. Gaun itu tampak mewah dan berkelas sekali.


"Apa setelah selesai kencan gaun ini dikembalikan, ya?" gumam Tessa karena dia yakin harga gaun itu sangat mahal.


Wajar saja Tessa berpikiran seperti itu karena memang pemenang utama akan disiarkan secara umum. Tessa tiba-tiba jadi gugup.


"Tapi kenapa namaku tidak ada di daftar pemenang? Apa Kim Jong Doo ingin kencan secara tertutup?"


Pertanyaan demi pertanyaan bersarang di kepala Tessa.


Dan beberapa jam berlalu, dua orang datang ke kamar Tessa yang mengaku sebagai make up artist dan hair stylish. Mereka diminta untuk membantu Tessa bersiap-siap.


"Karena kencan akan berada di kapal pesiar jadi acara pertama-tama adalah perkenalan dulu sambil melihat sunset dari kapal," jelas salah satunya.


"Baru kali ini aku berkencan secara formal," komentar Tessa sambil menahan senyumnya. Ini akan jadi pengalaman hidupnya yang tak terlupakan.

__ADS_1


Tidak membutuhkan waktu lama untuk merias wajah dan merapikan rambut Tessa. Kini Tessa hanya perlu memakai gaun malam seksi karena bagian punggungnya yang terbuka.


"Anda kelihatan cantik sekali, Nona."


Bukannya senang dipuji, Tessa justru semakin gugup sekali.


"Ayo kita keluar, mobil yang akan membawa anda ke kapal pesiar sudah menunggu!"


Dengan dibantu kedua orang itu, Tessa keluar dari penginapan dan masuk ke dalam mobil mewah yang menunggunya. Sang supir melajukan mobil menuju dermaga.


Di sana Tessa sudah ditunggu oleh beberapa orang yang menyambut kedatangannya.


"Aku seperti putri di negeri dongeng sekarang," gumam Tessa dalam hatinya.


Pedro yang melihat Tessa datang segera memperkenalkan dirinya.


"Hallo Nona, perkenalkan nama saya Pedro atau panggil saja Ped. Mari ikut saya," ucapnya.


Tessa mengangguk dan mengikuti Pedro dari belakang. Ternyata Tessa di bawa ke dek kapal untuk melihat sunset terlebih dahulu.


Di pagar pembatas kapal, Tessa melihat seorang lelaki tinggi dengan badan kekar berdiri di sana. Lelaki itu membelakangi Tessa tapi dilihat dari postur tubuh, warna rambut, sepertinya itu bukan Kim Jong Doo.


"Siapa dia? Di mana Kim Jong Doo?" bisik Tessa pada Pedro.


"Kim Jong Doo tidak ada di sini, Nona," jawab Pedro.


"Itu namanya Kim Kee Nan!"

__ADS_1


__ADS_2