My Naughty Boss

My Naughty Boss
MNB BAB 36 - Kontrak Semalam


__ADS_3

Tessa menatap Keenan sejenak, dia tidak menyangka Keenan akan membelanya seperti itu. Berarti sekarang dia harus ikut andil supaya Albert dan Lucille percaya.


"Babe, aku jatuh cinta padamu lagi!" Tessa berjinjit dan mengecup bibir Keenan.


Tapi rupanya tidak semudah itu, Albert dan Lucille melihat jika Tessa sedang berakting.


"Kalau begitu kami mengundang kalian makan malam hari ini, bagaimana?" tanya Lucille yang bertujuan ingin mempermalukan Tessa.


Padahal mereka tidak saling mengenal tapi Lucille sangat membenci Tessa.


"Tentu saja, kami akan menerimanya!" balas Keenan dengan tegas.


Rasanya Tessa ingin menginjak kaki Keenan saat itu juga. Bagaimana mungkin Keenan menerima undangan itu begitu saja?


"Baiklah, kami menunggu di Beach and Pub," ucap Lucille menyebutkan nama tempat untuk mengundang Tessa dan Keenan.


Lucille kemudian menggandeng tangan Albert untuk pergi tapi sebelum menjauh, Albert sempat melirik Tessa.


Dan hal itu membuat Tessa merapatkan diri pada Keenan.


"Terima kasih untuk cepat tanggapmu," ucap Tessa yang masih memeluk Keenan.


Keenan membalas pelukan Tessa dan berusaha menghibur gadis itu. "Mau makan es krim?

__ADS_1


"Es krim sepertinya tidak buruk!" balas Tessa yang tangannya digandeng oleh Keenan.


Mereka mencari es krim kemudian memakannya di kursi yang ada di depan swalayan tempat membeli es krim.


"Kita mengenal cukup lama sampai tahu kesukaan satu sama lain," ucap Tessa yang memakan es krim vanilla, Keenan membelinya tanpa bertanya padanya.


"Hm, tapi aku tidak tahu kau sempat berpacaran dengan pria bajingan itu. Aku tahu saat kau putus karena waktu itu kau menangis di kantor," sahut Keenan mengingat masa lalu.


"Gaya pacaranku tidak sepertimu, mungkin Albert bosan padaku lalu memilih Lucille yang kaya dan mapan. Aku selalu sibuk dengan urusanmu, Bos. Bahkan kami pernah bertengkar karena aku lebih memilih menemanimu berkencan dari pada berkencan dengannya," jelas Tessa.


"Aku selalu menyebut Albert pria brengseek padahal aku sendiri yang menghancurkan hubungan kami!"


Keenan terkesiap mendengarnya, kini Keenan mulai mengingat-ngingat setiap tahun yang dia habiskan bersama Tessa. Dan memang benar Tessa selalu bersamanya tanpa mengambil cuti.


"Sepertinya memang tepat kita membangun proyek di Pulau Borgia, Bos. Sepertinya kau terkena magic yang membuatmu mengingat dosa-dosamu. Aku akan mencabut surat rekomendasimu masuk neraka," sahut Tessa dengan gelak tawa.


Keenan tersenyum tipis melihat Tessa yang kembali ceria. Kalau memakinya bisa membuat Tessa tertawa, dia rela terus dimaki oleh gadis itu.


"Jadi nanti malam bagaimana? Bagaimana dengan Bella dan Kevin?"


"Sepertinya yang sangat menikmati perjalanan ini adalah mereka berdua!"


Tessa dan Keenan kemudian menghela nafas bersama.

__ADS_1


"Terpaksa aku harus meminta Kevin menemani Bella lagi," ucap Tessa.


"Dan aku harus memberi alasan yang masuk akal untuk menolak ajakan Bella," balas Keenan.


"Misi kita malam ini harus meyakinkan Albert dan Lucille kalau kita saling mencintai!"


"Fighting!"


Sesuai rencana, Tessa dan Keenan berusaha menyingkirkan Kevin dan Bella supaya mereka bisa memenuhi undangan makan malam ini.


"Jadi sekarang kita melakukan pacaran kontrak, 'kan?" tanya Keenan pada Tessa saat mereka menuju penginapan.


Tessa mengangguk. "Ya seperti itu, kontrak semalam!"


"Tapi gaya pacaran sepertiku, 'kan?" Keenan mulai nakal.


_


_


_


_

__ADS_1


Jangan lupa gift dan vote bestoy karena akan ada GA untuk 3 rangking gift teratas, semoga beruntung😘


__ADS_2