My Naughty Boss

My Naughty Boss
Bonchap 4 - Jantan atau Betina?


__ADS_3

Di sisi lain, Tessa pergi menemui mertuanya untuk membahas masalah Keenan yang over protective. Dia ingin Silver menasehati anak laki-lakinya, kata orang hanya ibu yang bisa meluluhkan hati seorang anak.


Tessa menceritakan pada Silver kelakuan Keenan yang berlebihan dan memaksanya selalu makan dalam porsi double.


"Berat badanku langsung naik tiga kilo, Mom. Padahal usia kandungan belum ada dua bulan. Memang bagus tapi kalau terus-terusan takutnya naiknya drastis dan bisa membuat bayinya obesitas," keluh Tessa.


"Keenan benar-benar ya..." Silver menghela nafasnya panjang sekali. "Aku akan berbicara padanya nanti, dia itu tanpa sadar justru membahayakan calon bayi-bayinya!"


"Mungkin karena pernah mengalami kehilangan sebelumnya jadi Keenan lebih posesif tapi apapun yang berlebihan itu tidak baik," tambah Tessa.


Bersamaan dengan itu, Silver menerima panggilan telepon dari Kate. Kate menceritakan permintaan Keenan yang berlebihan.


"Aku rasa yang mengalami hormon kehamilan itu Keenan, kalau dibiarkan dia bisa membuka pabrik sendiri untuk keperluan bayinya," ucap Kate gusar.


"Tenanglah Mom, aku dan Tessa yang akan mengurusnya," balas Silver sambil memijit pelipisnya.


Silver kira dia dan Grey akan bisa tenang setelah Keenan jadi Presdir ternyata Keenan memang makhluk paling langka.


"Sebaiknya kau meminta sesuatu saja pada suamimu walaupun kau tidak menginginkan hal itu," saran Silver kemudian.


"Sepertinya memang harus begitu, aku akan mencobanya nanti," sahut Tessa yang tak kalah pusing.

__ADS_1


Tessa memikirkan harus minta apa pada suaminya, rasanya dia sudah memiliki semuanya. Tessa juga tidak suka keluar rumah karena tidak mempunyai teman dekat.


"Minta apa, ya? Aku takut suamiku akan membeli tokonya sekalian," gumam Tessa.


"Lebih baik, aku minta yang mudah saja!"


Tessa kemudian mengirim pesan pada Keenan untuk membelikan salad sayur yang berada di restoran dekat kantor.


_


Setelah kembali dari mansion grandma Kate, Keenan melakukan meeting bersama client yang bekerja sama dengan perusahaannya. Mereka membicarakan perkembangan bisnis dan untung rugi perusahaan.


"Bagaimana kalau kita makan malam bersama Mr. Hoult?" Client itu mengundang Keenan untuk jamuan makan malam.


"Saya permisi ke toilet dulu!" Keenan berpamitan ke toilet untuk buang air kecil.


Di toilet, dia membuka ponselnya karena Keenan ingin memberitahu istrinya bahwa akan pulang terlambat.


"Astaga, Tessa mengirim pesan dari siang," ucap Keenan seraya membuka pesan itu.


Mata Keenan membola membaca pesan dari Tessa, pesan yang sangat dia tunggu-tunggu.

__ADS_1


"Oh God! Akhirnya Ethel dan Gretel meminta sesuatu!" seru Keenan kesenangan.


Keenan segera berpamitan pulang dengan client bisnisnya. Dia menarik Pedro yang menunggunya sedari tadi.


"Kenapa, Bos?" tanya Pedro penasaran.


"Akhirnya..." Keenan menatap Pedro dengan wajah haru. "Calon bayi-bayiku ingin salad sayur, Ped! Kita harus membelinya!"


"Kata Tessa, dia ingin salad sayur yang ada di restoran dekat kantor!"


"Ayo kita cepat pergi ke sana!"


Pedro bergegas mengambil mobil dan mengantar Keenan ke tempat restoran yang dimaksud berada.


Beruntung restoran belum tutup, Pedro berniat ingin memesan salad sayur itu untuk bosnya.


"Biar saya saja yang turun, Bos!" ucap Pedro.


"Tidak perlu, aku akan memesan sendiri dan aku ingin melihat proses membuatnya di dapur!" tolak Keenan.


"Hah?" Pedro sudah menduga Keenan akan bersikap berlebihan lagi.

__ADS_1


"Aku harus memastikan sayurannya di import dari mana, segar atau tidak, yang paling penting mayonaise-nya dibuat dari bahan apa, kalau menggunakan telur, telurnya dari ayam jantan atau betina?" sambung Keenan.


__ADS_2