Nafkah Batin Sang Ibu Mertua

Nafkah Batin Sang Ibu Mertua
Bab 33 ~ Takut cerita ~


__ADS_3

Tasya dan ibunya berjalan semakin cepat,karena Tasya meninggalkan orang papanya sendirian di rumah.Sesampainya di rumah Tasya langsung memberikan makanan untuk kedua orang tuanya tidak lupa untuk membuatkan teh untuk mereka berdua.


"Kenapa kamu lama sekali baru datang nak,apa kamu sedang ada masalah dengan suami mu?" Tanya ibunya.Tasya sedikit takut menceritakan semua masalahnya tapi dia juga tidak mau jadi pembohong buat kedua orang tuanya.Apalagi selama ini orang taunya tau kalau suaminya selalu memberikan uang untuk mereka.


"Bu...Aku sudah cerai dengan mas Andre,sudah dua bulan yang lalu." Ucapnya dengan nada ragu-ragu.


" Kenapa bisa,ada masalah apa selama ini kalian tampak baik-baik saja dan Andre terlihat sangat mencintaimu."Kedua orang taunya menatap Tasya penuh tanda tanya dan bahkan papanya tidak bisa menahan batuknya saat mendengar ucapan Tasya.


"Tidak jodoh Bu...Dia ada wanita lain dan aku tidak mau merendahkan harga diriku untuk pria yang tidak menciantai ku dah sekarang aku memutuskan untuk meninggalkan dia." Jawab Tasya.Dia merasa iba kepada kedua orang tuanya mereka sudah membesarkan dirinya penuh cinta tapi dia hannya anak yang tidak bisa membalas air susu ibunya.


" Tasya...Ibu minta maaf,selama ini ibu sudah menyusahkan mu,bisa saja suami mu selingkuh karena kami juga sudah membebani nya." Ucap Ibunya ragu-ragu.

__ADS_1


Sementara itu bapaknya hanya bisa menghela napas berat tampak wajahnya sedih mendengar kabar dari putri tunggalnya.Tasya tidak berani menceritakan tentang Handoko dia takut orang tuanya menilai dia anak yang sudah buat malu.


"Jadi selama ini kamu dimana dan kenapa kamu tidak pulang sama sekali."Tanya ibunya.


"Aku sudah kerja Bu,dan aku sangat suka bekerja di tempat kerjaan ku ini dan sebentar lagi aku mau pulang karena tadi aku pamit sama majikan ku hannya sebentar aku ingin membahagiakan ibu dan bapak." Jawab Tasya.Dia berdiri mengambil tasnya yang ada di atas meja lalu mengambil uang sepuluh juta yang tadi dia ambil sebelum dia sampai di rumah ibunya.


"Bu...Ini ada uang sedikit,ibu pakai untuk biaya kalian sehari-hari ibu tidak perlu lagi bekerja,ibu rawat bapak dengan baik semoga bapak cepat sembuh." Tasya lalu menyerahkan uang itu.


"Tidak papa Bu,aku masih punya." Ucap Tasya setelah itu dia pamit dari rumah ibunya perasaannya jauh lebih tenang saat sudah bertemu dengan kedua keluarganya.


****

__ADS_1


Sementara itu di Surabaya Andre baru saja sampai di rumah beberapa Minggu yang lalu dia dinikahkan secara paksa oleh semua tetangganya kepada Hanna karena mereka tinggal serumah tanpa ikatan.Andre sudah beberapa kali mengusir Hanna keluar dari rumahnya tapi wanita itu menolaknya dan meminta satu toko milik mantan suaminya sebagai pensiunannya tapi Andre menolak dengan keras.


Saat ini Andre baru pulang dari toko,seperti biasa dia membawa wanita selingkuhannya kerumah,Hanna sudah muak melihat Andre yang selalu membawa wanita itu dia sudah menyimpan dendam yang sangat dalam kepada wanita itu.


Hanna sedang memasak di dapur saat Andre baru sampai di rumah,hari ini tanggal jadian mereka beberapa tahun yang lalu dia sangat berharap Andre tidak membawa orang lain ke rumahnya tapi harapannya sia-sia saat Hanna mendengar suara wanita di depan sana.


Hanna membawa pisau di belakang tangannya lalu menemui keduanya di ruang tamu,saat itu Andre sedang bermesraan dengan wanita itu Hanna sudah tidak tahan lagi tapi dia berusaha untuk tenang.


" Kamu bawa wanita ini lagi Andre, bahkan di saat hari ini tanggal jadian kita beberapa tahun yang lalu?"


🌺🌺🌺 Bersambung 🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2