OFFSIDE - Diluar Batas

OFFSIDE - Diluar Batas
Clean Sheet


__ADS_3

🌞Pagi hari di stadion markas Harokah Football Club. Fachri dan Diana sudah sampai di lapangan. Lalu tak lama kemudian Ujang muncul dari arah gerbang


"Assalamualaikum coach Fachri mba Diana apa kabar?" sapa Ujang.


"Wa'alaikumussalam Alhamdulillah baik..."jawab Fachri dan Diana serempak.


"Yah lapangan licin nih..."


"Hujannya deras sekali tadi malam..." kata Fachri sambil berkeliling lapangan yang becek.


"Gimana mas...."


"Latihan mau di liburin nggak...?" tanya Diana.


"Jangan..." ujar Ujang


"Justru kita harus latihan di kondis yang seperti ini..."


"Agar seluruh siswa mampu untuk beradaptasi dimanapun... kapanpun... saat mereka..." "Bahkan dalam kondisi yang licin karena hujan seperti sekarang ini..." ujar Ujang.


"Saya sependapat dengan coach Ujang..."


"Hari ini kita tetap latihan..." sambut Fachri.


"Kalau Diana lihat..."


"Kemarin itu agenda kita hari ini adalah mini turnamen lagi ya...?" tanya Diana sekaligus mengingatkan Fachri.


"Betul..." jawab Fachri.


Tak lama kemudian para siswa berdatangan.


PRIIIIIT...


Bunyi peluit itu menandakan mereka harus segera berkumpul dilapangan.


📢"Hari ini kita mengadakan mini turnamen kembali..." kata Fachri didepan para siswa.


"Hore..." para siswa menyambut dengan gembira.


"Untuk pembagian kelompok..."


"Masih menggunakan susunan kelompok yang sama seperti saat mini turnamen bulan kemarin..." jelas Fachri.


"Kalian siap..." teriak Fachri.


"Siap..." seluruh siswa menjawab dengan semangat.


"Jadi... silahkan kalian kumpul menurut kelompoknya masing-masing..." perintah Fachri.


Masih ingat kan?


Susunan kelompok nya?


Kelompok 1, nama kapten Imam, pemain belakang.


Kelompok 2, nama kapten Faisal, pemain gelandang.


Kelompok 3, nama kapten Dimas, pemain gelandang.


Kelompok 4, nama kapten Saiful, pemain penyerang.


Kelompok 5, nama kapten Danies, pemain belakang.

__ADS_1


Kelompok 6, nama kapten Bambang, pemain penyerang.


Kelompok 7, nama kapten Salim, seorang kiper


Kelompok 8, nama kapten Firdaus, pemain penyerang


Namun pada mini turnamen kali ini...


Bagan pertandingan diundi...


"Ayo semua kapten berkumpul untuk mengambil undiannya..." teriak Diana.


Pertandingan pertama, antara kelompok 6 dan kelompok 7 dimenangkan oleh kelompok 7 yang dipimpin oleh kapten Salim.


Pertandingan kedua, antara kelompok 3 dengan kelompok 5 dimenangkan oleh kelompok 5 yang dipimpin oleh kapten Danies.


Pertandingan ketiga, antara kelompok 1 dengan kelompok 4 dimenangkan oleh kelompok 1 yang dipimpin oleh kapten Imam.


Pertandingan keempat, antara kelompok 2 dengan kelompok 8 dimenangkan oleh kelompok 8 yang dipimpin oleh kapten Firdaus.


🤦‍♂️"Kita harus terhenti dibabak awal," Saiful bergerutu menyesali hasil yang diluar perkiraannya.


"Bolanya sangat licin dan liar..."


"Kita tidak bisa memainkan bola dari kaki ke kaki..." kata Dimas.


PRIIIIIT....


"Ayo semua berkumpul..."


"Melihat hasil pertandingan di fase pertama..."


"Sepertinya kalian kesulitan memainkan bola dari kaki ke kaki..."


"Jadi... jangan banyak memainkan bola..."


Babak semifinal siap dimulai.


Semifinal pertama antara kelompok 7 yang dipimpin oleh Salim melawan kelompok 5 yang dipimpin oleh Danies.


Dua puluh menit berlalu masih kosong kosong digelar adu pinalti dan di menangkan oleh kelompok 7 yang dipimpin oleh Salim.


"Hebat kau Salim..."


"Dua tembakan berhasil kau tangkap..."


"Satu tembakan kau tepis..."


"Tiga kosong timku kau kalahkan..." puji Danies pada Salim.


"CLEAN SHEET..." kata Ujang sambil bertepuk tangan saat memberikan apresiasi kepada Salim yang berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan.


"Sejak bergaul dengan kau... kemampuan Salim menjadi meningkat..." ujar Fachri sambil menepuk pundak Ujang.


Semifinal kedua mempertemukan antara kelompok 1 yang dipimpin oleh Imam melawan kelompok 8 yang dipimpin oleh Firdaus


Pertandingan ini seperti final bulan kemarin.


Dimana tim Imam menjadi juaranya. Namun tidak untuk pertandingan saat ini. Lapangan yang licin membuat pertahanan Imam dan kawan-kawan sering sekali diterobos tim lawan.


Bahkan Imam dan kawan-kawan sering sekali diganjar hukuman tendangan bebas. Dan ******* nya saat di menit ke lima belas, salah satu bek dari kelompok 1 mendapatkan ganjaran kartu merah karena sudah melakukan pelanggaran.


Firdaus mengambil kesempatan untuku melakukan tembakan langsung kearah gawang. Sepertinya Firdaus dan tim mengetahui cara yang efektif untuk menaklukkan lapangan yang licin.

__ADS_1


Firdaus mengambil ancang-ancang...


Dia mengarahkan bola ke pojok kanan atas dan apa yang terjadi...


GOOOOOL....


Satu kosong untuk kelompok 8, dan tidak beberapa lama peluit tanda pertandingan berakhir telah dibunyikan.


Satu kosong mampu menyingkirkan juara bertahan Imam dan kawan-kawan.


Firdaus dan tim kembali ke final untuk yang kedua kalinya.


"Ini final kita yang kedua kalinya..."


"Semangat teman-teman..."


"Jangan kasih kendor..." teriak Firdaus menyemangati teman-teman nya.


Pertandingan final pun dimulai. Mereka pernah saling bertemu dibabak awal dibulan yang lalu.


"Gimana Salim...?"


"Kamu sudah siap...?" tanya Firdaus seakan-akan mengejek.


"Insya Allah siap boss..." jawab Salim dengan santai, dia tidak terpancing ejekan Firdaus.


PRIIIIIT....


Pertandingan dimulai. Seperti yang sudah diprediksi. Firdaus dan kawan-kawan mendominasi pertandingan. Pada menit ke delapan tim Firdaus mendapatkan hadiah tendangan bebas setelah pemain belakang tim Salim melakukan pelanggaran tidak jauh dari area kotak penalti.


Firdaus mengambil langsung tendangan bebas itu. Dia memang spesial tendangan bebas. Tendangan pun dia lakukan.... Daaan.... bola berhasil dibendung Salim... menghasilkan bola liar... bola liar itu dicocor gelandang serang tim Firdaus... daaaan... bola masih membentur tiang gawang... bola langsung disapu ke depan oleh pemain belakang tim Salim.


Masih sementara masih aman gawang Salim dan kawan-kawan.


Kembali tim Salim melakukan pelanggaran, kali ini dimenit ke sembilan belas, satu menit sebelum pertandingan selesai, wasit menghadiahkan kembali tendangan bebas.


Kembali Firdaus mengambil tendangan bebas itu. Firdaus menaruh bolanya... lalu dia mengambil ancang-ancang... satu dua tiga langkah kebelakang... Daaaan...


⚽BUG...


Rupanya Firdaus menggunakan tendangan pisangnya yang mematikan. Salim sempat terkecoh... namun dia berhasil menepis tendangan pisang Firdaus itu. Bola keluar lapangan dan menghasilkan tendangan sudut.


Tendangan sudut dilakukan pemain gelandang tim Firdaus, namun sayang tendangannya mampu dibaca Salim dan memetik tendangan sudut itu diudara.


Bola dikuasai Salim...


Salim melihat striker nya berdiri bebas tanpa kawalan...


Dan bola pun di tendangnya ke depan... Malik yang terkenal dengan larinya yang cepat langsung berhadapan dengan kiper tim Firdaus... Dengan sedikit gocekan dan tendangan mendatar... bola berhasil bersarang ke gawang tim Firdaus.


Tidak lama berselang peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan. Firdaus dan tim kembali gagal Dilaga final.


Dan Salim berhasil CLEAN SHEET pada mini turnamen kali ini.


Salim melakukan sujud syukur usai pertandingan berakhir.


"Tidak sia-sia kau latihan selama ini," sapa Ujang pada Salim.


"Terimakasih Coach Ujang..."


"Balada di Pasar Baru memberikan banyak pengaruh dalam performa saya dalam turnamen ini..." sahut Salim yang begitu gembira.


Meski diuntungkan dengan kondisi lapangan yang licin, namun tidak dipungkiri Salim berhasil memetik hasil dari latihannya berhari-hari di Pasar Baru.

__ADS_1


Memang usaha tidak akan mengkhianati hasil.


Bravo Salim.💪


__ADS_2