OFFSIDE - Diluar Batas

OFFSIDE - Diluar Batas
Siasat Priok United


__ADS_3

🙎Diana merasakan hal yang aneh.


"Setau Diana..."


"Priok United itu paling benci sekali dengan Harokah FC..."


"Nah... ini tumben-tumbenan mereka ngajakin tanding disaat para pemain inti kita sedang seleksi pelatnas..." ujar Diana.


"Oh... itu toh yang membuatmu curiga..." kata Fachri


"Iya toh mas... pasti mereka sedang merencanakan sesuatu..." kata Diana bernada curiga.


"Trus menurut Diana gimana?" tanya Fachri.


"Aku juga bingung mas...!" seru Diana.


"Hehehe... kita jalani aja... semoga tidak terjadi apa-apa ya..." kata Fachri memberikan rasa tenang kepada Diana.


"Diana..."


"Iya mas..."


"Kamu tahu tidak...?"


"Melihat kamu itu seperti melihat polisi di pinggir jalan...!"


"Lho... maksudnya...?"


"Sama-sama bikin deg-degan...! gombal Fachri😜


"Wah...."


"Bahaya nih...."


"Udah bisa ngegombal...." ujar Diana.


"Mas Fachri..."


"Kenape...?"


"Loh... kok kenape?"


"Yang mesra dong..."


"Ada apa adikku sayang..."


"Nah gitu..."


"Tahu nggak bedanya kamu sama motor itu apa?"


"Apa ya...?"


"Kalau motor butuh bensin biar bisa jalan..."


"Trus..."


"Kalau aku butuh kamu biar bisa hidup..." gombalan Diana membalas gombalan Fachri.🤭


HAHAHA...


Mereka tertawa...


Melupakan sejenak persoalan yang ada.


🏟️Situasi di Markas Priok United.


"Sesuai ame yang gue prediksi..."


"Ini waktu kite buat ngembaliin kejayaan sekolah sepakbola kite ini...."


"Setelah setahun terakhir ini..."


"Harokah Football Club mencuri siswa-siswa kite..." ujar Coach Maman.


"Maksudnya gimana boss...?" tanya anak buahnya Coach Maman yang bernama Codet.



"Ah.... otak lho jangan ditarik di dengkul aje..."


"Sini gue bilangin..."


"Harokah Football Club tahun lalu kan menjuarai Gubernur Cup..."


"Nah... bocah-bocah nya kan yang kemaren maen di Gubernur Cup delapan orang lagi karantina TIMNAS..."


"Otomatis... kalo kite ngadain tanding dengan mereka...


"Peluang kite untuk menang sangat besar..."


"Dan kalo kite menang..."

__ADS_1


"Akan sangat mudah bagi kite untuk mengajak warga sini untuk gabung ke Priok United..." jelas Coach Maman.


"Oh... gitu ye..."


"Kok saya ngga kepikiran ya...?"


"Manteb tuh boss..." ujar Codet yang rada telmi... Telat Mikir...


"Lho bukannye ngga kepikiran..."


"Lebih tepatnya...."


"Emang kagak punya pikiran... hahaha..." cetus coach Maman sambil tertawa terbahak-bahak.


Situasi di Markas Harokah Football Club


"Hari ini dan besok kita latihan fisik..."


"Dalam hitungan ke sepuluh kalian sudah harus mendapatkan pasangan yang tinggi dan berat badannya kurang lebih sama..." perintah Fachri


PRIIIIIT....


Peluit itu menandakan dimulainya hitungan


"satu... dua... tiga... empat... lima... enam... tujuh... delapan... sembilan... sepuluh..."


PRIIIIIT....


Peluit kembali dibunyikan tanda semua siswa sudah harus memiliki pasangan.


"Tadi saat pemanasan kalian sudah berlari mengitari lapangan sebanyak delapan putaran..."


"Nah... khusus hari ini saya tambahkan satu putaran lagi..."


"Tapi... ada bedanya..."


"Satu putaran ini... kalian harus menggendong pasangannya..."


"Boleh jalan... tidak mesti lari..."


"Syaratnya..."


"Pasangan yang kalian gendong..."


"Tidak boleh terjatuh..."


"Dan tidak boleh diturunkan dari gendongan..."


"Faham coach..." semua siswa menjawab dengan kompak.


🏃🏃🏃Saat semua siswa sudah siap dengan pasangannya masing-masing. Peluit pun dibunyikan pertanda mereka sudah boleh mengitari lapangan sambil menggendong pasangannya masing-masing.


Diana memberikan semangat kepada para siswa dengan menyetel lagu Garuda di Dadaku menggunakan sound sistem stadion yang cukup bagus.


🎼Ayo putra bangsa... Harumkan negeri ini... Jadikan kita bangga... Indonesia...


Tunjukan pada dunia... Bahwa ibu pertiwi... Pantas jadi juara... Indonesia...


Jayalah negaraku... Tanah air tercinta... Indonesia raya...


Jayalah negaraku... Tanah air tercinta... Indonesia raya...


Garuda di dadaku... Garuda kebanggaanku... Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu... Tunjukkan sportivitasmu... Ku yakin hari ini pasti menang...


Garuda di dadaku... Garuda kebanggaanku... Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu... Tunjukkan sportivitasmu... Ku yakin hari ini pasti menang...


🥁Detakan distorsinya membuat seluruh siswa bersemangat dan terus berjuang


Setelah mereka berlari satu putaran, gantian melakukan hal yang sama kepada pasangannya. Yang tadinya di gendong, sekarang menjadi dia yang menggendong.


Banyak yang bergelimpangan dan tak sanggup menyelesaikan tantangannya. Coach Ujang mencatat semua siswa yang sanggup menyelesaikan tantangan dari Coach Fachri.


"Oke..."


"Latihan hari ini cukup..."


"Besok kita masih latihan fisik..."


"Jangan lupa..."


"Nanti dirumah jaga pola makan..."


"Jaga pola istirahat..." perintah Fachri.


"Siap Coach..." jawab semua siswa dengan kompak.


🌳Fachri, Diana dan Ujang berkumpul dibawah pohon yang cukup rindang.

__ADS_1


"Besok kita latihan bertahan.."


"Tendangan bebas..."


"Tendangan sudut..."


"Dan latihan penalti..." ujar Fachri kepada Diana dan Ujang.


"Siap Coach..."


"Besok saya fokus ke tujuh penjaga gawang yang tersisa..." sambut Ujang memberi saran dan masukan.


"Sepertinya mas Fachri akan melakukan pola bertahan..." tebak Diana.


"Ente cerdas..."


"Maklum... pasukan kita terbatas..."


"Dan waktu kita juga terbatas..." jelas Fachri.


"Lalu bagaimana caranya kita menang..." tanya Ujang.


"Babak pertama dan kedua fix kita bertahan..."


"Namun kita mengandalkan serangan balik..."


"Makanya... besok kita adain seleksi sprint seratus meter..."


"Kasih mereka tiga kali percobaan..."


"Siapa saja yang cepat dan stabil..."


"Maka dia yang kita jadiin striker..." ujar Fachri.


"Walaupun dia tidak terbiasa cetak gol?" tanya Diana.


"Iya... tugas nya hanya membuat panik pemain belakang lawan..."


"Ketika mereka panik..."


"Pasti mereka akan melakukan pelanggaran..."


"Nah... besok juga kita akan ambil data siapa saja yang mampu melakukan tendangan bebas yang akurat..."


"Beri mereka sepuluh kali kesempatan..."


"Moga besok kita banyak pilihan..." kata Fachri yang begitu optimis walaupun dengan kondisi pasukan yang minim prestasi dan pengalaman.


"Lalu untuk pinalti nya gimana coach...?" tanya Ujang.


"Di akhir sesion besok kita tutup dengan mengambil data para Boomber Pinalti dan dua kiper terbaik..."


"Beri mereka sepuluh kesempatan untuk menendang..."


"Kita lihat statistik nya..."


"Saya butuh data-data itu besok selepas latihan..."


🌞 Keesokan harinya latihan pun dimulai. Semua bersemangat. Sudah mulai terlihat beberapa nama-nama yang menonjol diantar siswa yang lain.


Diana sangat rapih dalam menyajikan data-data yang diperlukan Coach Fachri. Sampai dengan akhir sesion latihan mereka berkumpul untuk membicarakan kesiapan tim untuk bertanding.


"Anak-anak..."


"Besok pagi kita semua berkumpul di markas Priok United..."


"Semua wajib datang..."


"Ada delapan puluh enam siswa yang hadir latihan hari ini..."


"Sedangkan yang terpilih untuk tanding hanya dua puluh orang..."


"Walaupun cuman dua puluh orang..."


"Tetap kalian semua wajib hadir dengan seragam bola yang lengkap..."


"Dua puluh orang yang akan mewakili Harokah Football Club..."


"Akan saya umumkan besok saat kita kumpul di markas Priok United..."


"Kalian faham?" tegas Fachri.


"Faham Coach..." jawab semua siswa dengan semangat.


🎼Garuda di dadaku... Garuda kebanggaanku... Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu... Tunjukkan sportivitasmu... Ku yakin hari ini pasti menang...


Garuda di dadaku... Garuda kebanggaanku... Ku yakin hari ini pasti menang...


Kobarkan semangatmu... Tunjukkan sportivitasmu... Ku yakin hari ini pasti menang...

__ADS_1


💪Lagu Garuda di Dadaku mengakhiri aktifitas mereka sore itu...


__ADS_2