OFFSIDE - Diluar Batas

OFFSIDE - Diluar Batas
Pelabuhan Ratu


__ADS_3

🤔Dani masih termenung dengan perkataan Fachri.


"Seperti yang kita lihat hampir di semua cabang olahraga... terutama sepak bola... usia tiga puluh tahun itu rata-rata sudah tidak produktif lagi..."


"Sehingga dibutuhkan pemikiran-pemikiran baru... ide-ide baru... untuk tetap menjalani hidup..."


"Untuk itu... kita butuh tuh yang namanya ilmu-ilmu tambahan itu menunjang karir..."


"Misal sebagai pelatih... atau pelaku bisnis yang mungkin bersinggungan dengan alat perlengkapan sepak bola... atau mungkin menjadi politisi yang kelak bisa menyuarakan keluhan atlet..."


"Dan tentunya itu semua butuh ilmu yang biasanya kita kenal dengan ilmu manajemen..."


"Bisa manajemen waktu... manajemen orang... manajemen bisnis dan lain-lain..."


"Jadi wajar... jika ayahmu menginginkan kamu untuk kuliah..."


"Sehingga ketika nanti fisik kamu sudah tidak prima lagi... kamu masih bisa eksis dengan aktivitas yang lain..." jelas Fachri panjang lebar.


Dani hanya bisa terdiam dan terpaku oleh ucapan Fachri.


"Sekarang saya mau tanya..."


"Kamu masih berminat untuk masuk Tim Nasional Indonesia...?" tanya Fachri.


"Berminat coach..." jawab Dani.


"Kamu tidak mau durhaka kepada kedua orang tua...?" tanya Fachri kembali.


"Tentu tidak coach..." jawab Dani.


"Kalau saya bisa membantumu untuk masuk Timnas dan kamu tidak di cap durhaka kepada kedua orang tua mu.... kamu mau...?" tanya Fachri.


"Dengan senang hati coach... saya mau..." seru Dani.


"Insya Allah saya punya solusinya..." ujar Fachri.


"Alhamdulillah... apa itu coach...?" tanya Dani.


Tiba-tiba...


🚗TIIIN... TIIIN...


Suara klakson mobil yang baru saja masuk gerbang.


Rupanya ayah dan ibu Dani pulang.


"Lagi ada tamu nih...?" ujar pak Lurah.


"Perkenalkan... nama saya Fachri... ini pak Andi... ini mba Diana... ini Ujang... ini Bayu dan ini pak Sularjo..." kata Fachri memperkenalkan dirinya dan yang lain.


"Ada yang bisa saya bantu pak Fachri...?" tanya pak Lurah.


"Kami dari Harokah Football Club bekerjasama dengan Universitas 17 Agustus 1945... bermaksud untuk mencari mahasiswa baru berprestasi lewat jalur beasiswa..." jawab Fachri.


"Oh... UTA45 ya...?" tanya pak Lurah.


"Iya... pak Lurah..." jawab Fachri dengan PD nya.


"Fakultas apa...?" tanya pak Lurah.


"Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial..." jawab Fachri.


"Beasiswa ini maksudnya untuk Dani...?" tanya pak Lurah.


"Benar sekali..." jawab Fachri.


"Lalu... hubungan nya apa dengan Harokah Football Club...?" tanya pak Lurah, sudah seperti polisi aja.

__ADS_1


"Hubungan nya adalah kami memberikan kesempatan kepada para atlit sepakbola untuk tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan strata satu walaupun mereka seorang olahragawan..." jelas Fachri.


"Alhamdulillah... oh... ada ya... program kayak begitu...?" tanya pak Lurah.


"Hanya ada di Harokah Football Club..." jawab Fachri sambil tersenyum.


"Ini semua tergantung Dani... gimana Dan...?" tanya pak Lurah kepada Dani anaknya.


"Dani berminat... jadi... cita-cita Dani dan cita-cita ayah tercapai..." ujar Dani.


"Alhamdulillah kalau begitu... kalau begitu silahkan medical check up di Prodia... setelah hasilnya baik segera akan kami hubungi..." ujar Diana.


"Kalau begitu kami pamit... sampai bertemu di markas Harokah FC..." sahut pak Andi.


"Oh iya... ini ada GALENDO... kue khas dari Ciamis... semoga kalian suka..." ujar pak Lurah sambil memberikan bungkusan berupa kue GALENDO.


"Terimakasih atas kunjungan nya pak Andi dan kawan-kawan..."


"Hati-hati dijalan..." seru pak Lurah yang terlihat gembira.


Dua tahun sudah pak Lurah dan anaknya Dani saling bersitegang, namun tidak untuk siang itu. Mereka tampak ceria, sebab kebekuan hubungan mereka sekarang sudah mencair.


🚐Mobil pun meluncur keluar dari gerbang rumah pak Lurah. Mereka menuju Sukabumi namun menurunkan Bayu di Tasikmalaya terlebih dahulu.


"Mas... kok tau-tauan Universitas 17 Agustus 1945...?"


"Trus kapan kita kerjasama dengan kampus itu...?" tanya Diana bingung mendengar apa yang dijanjikan Fachri kepada ayahnya Dani.


"Coba Jang jelaskeun..." suruh Fachri.


"Lah... kok Ujang suruh ngejelasin..."


"Aku juga ngga ngerti coach..." seru Ujang.


"Waduh..." sahut Fachri.


"Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui..."


🤔"Apa ya... mungkin artinya... dengan hanya sekali proses... dua sampai tiga pekerjaan selesai..." sahut Diana.


"Ya... kira-kira begitu..." ujar Fachri.


"Apanya yang begitu...?" tanya Ujang.


"Yang pertama... kampus yang paling dekat dengan Markas Harokah FC cuman Universitas 17 Agustus 1945..."


"Yang kedua... jika gaji Dani lima juta perbulan... maka lima juta dikali dua belas sama dengan enam puluh juta rupiah.


"Yang ketiga... kuliah S1 sampai wisuda paling habis empat puluh jutaan..."


"Sehingga... jika kita pakai konsep beasiswa dia sampai lulus... bahkan kita bisa saving keuangan..." jelas Fachri.


"Oh iya ya... kok aku ngga kepikiran ya...!" seru Ujang.


"Emang... mas Fachri ngga ada tandingannya..." puji Diana.


😴"Wah... Pa'e udah tidur pules tuh..." ujar Diana.


"Ayo... pada istirahat... perjalanan kita cukup jauh..."


"Kisaran enam jam lagi..." kata pak Sularjo.


"Siap..."


"Tetap Fokus pak Larjo..." sahut Diana.


Tak lama, mereka pun tertidur.

__ADS_1


Mobil tetap melanjutkan perjalanan. Ujang sengaja tidak tidur, untuk menemani pak Sularjo.


"Ini arahnya ke Pelabuhan Ratu ya...?" tanya pak Sularjo pada Ujang.


"Wah... hebat pak Larjo... kok tau sih...?" kata Ujang.


"Dulu waktu masih muda... saya sering lewat sini antar orang liburan..." ujar pak Sularjo.


🤔"Kok dinamakan Pelabuhan Ratu...?"


"Apakah karena disana tempat berlabuhnya ratu-ratu...? tanya Ujang.


"Jadi gini Jang..."


"Asal usul Pelabuhan Ratu dan legenda Nyi Roro Kidul yang menyimpan banyak misteri..."


"Disebut sebagai penguasa pantai selatan, legenda Nyi Roro Kidul masih berkaitan dengan asal usul Pelabuhan Ratu..."


"Menjadi salah satu tokoh legenda yang populer di masyarakat pulau Jawa, legenda Nyi Roro Kidul dan asal usul Pelabuhan Ratu masih hangat diperbincangkan beberapa kalangan..."


"Pada dasarnya... pelabuhan ratu merupakan pemukiman sekaligus kecamatan di kabupaten Sukabumi... Jawa Barat..."


"Ceritanya... ketika serangan besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan gabungan Banten dan diperkuat oleh pengkhianatan prajurit Pajajaran yang bernama Jaya Anteya..."


🏰"Dengan sisa-sisa kekuatan yang dimiliki Pajajaran... akhirnya pasukan Banten mampu menguasai Istana Pakuan yang sebelumnya dibantu masuk melalui gerbang istana oleh sang penghianat..."


"Namun sebelum itu... Raja Pakuan telah meninggalkan istana dengan beberapa punggawanya... Sang prabu memilih meninggalkan hal-hal duniawi dan mengambil jalan untuk memperdalam ilmu keagamaan..."


"Sementara itu... kelompok kecil dari Nyi Mas Purnamasari... putri dari Prabu Rendra ikut meninggalkan istana bersama suaminya... Raden Kumbang... dengan dikawal oleh seorang punggawa inti istana bernama Rakeyan..."


"Mengetahui Nyi Mas dan suaminya telah kabur meninggalkan Istana Pakuan... Jaya Ateya yang gelap mata karena kecewa pernah ditolak oleh Nyi Mas pun berusaha mengejar mereka..."


"Di sepanjang perjalanan terjadi pertempuran di antara keduanya... Korban berjatuhan dari dua pasukan hingga menewaskan Raden Kumbang Bagus Setra... suami Nyi Mas Purnamasari..."


"Melihat kejadian tersebut... Rakeyan Kalong Sunda segera mengambil tindakan dan segera menyerang pasukan Jaya Anteya dengan membabi buta..."


"Satu per satu pasukan Jaya Anteya tewas di tangan punggawa Pajajaran... hingga terjadi perang antara Jaya Ateya dengan Rakeyan Kalong Sunda..."


"Jaya Ateya tidak berkutik  dan kalah... Tempat perkelahian  Jaya Ateya dan Rakeyan Kalong Sunda kala itu... kini dinamakan Gunung Jayanti... yang diambil dari nama Jaya Antea..."


"Setelah peristiwa tersebut... Nyi Mas yang sedang hamil lima bulan menyebrang ke selatan Jimandri menuju Babakan dengan disertai Rakeyan Kalong Sunda..."


"Nyi Mas diterima dengan baik oleh para Puun dan masyarakat setempat... Sebab sebagai Putri Pajajaran... ia pun diperlakukan dengan baik... mengingat daerah yang baru ditempati Nyi Mas  masih wilayah Pajajaran..."


"Ketika menginjak sembilan bulan... para Puun dibantu masyarakat membantu persalinan Nyi Mas... Bayi yang dilahirkan Nyi Mas berjenis kelamin perempuan dan  diberi nama Nyi Mayang Sagara..."


"Kedatangan Nyi Mas membawa berkah bagi masyarakat setempat... Dengan kemampuan dan kecerdasannya sebagai Putri Pajajaran... wilayah tersebut berubah menjadi pelabuhan yang ramai, dan penduduknya berkemban..."


"Para Puun sepakat mengangkat Nyi Mas menjadi salah satu Puun... Kemajuan dan pertumbuhan ekonomi penduduk semakin  meningkat hingga mengundang bajak laut... bahkan dari sekian banyak bajak laut yang ganas dan brutal dari suatu wilayah yang ada di Jawa Timur..."


"Meski demikian... Rakeyan Kalong Sunda mampu menghalau setiap serangan para bajak laut dan berhasil menaklukkannya..."


"Di bawah kepemimpinan Ratu Nyi Mas, terbukti ia berhasil memakmurkan wilayah sehingga membuat nama Cibadak semakin besar dan dikenal banyak kalangan..."


🌊"Suatu ketika... Nyi Ratu mengambil keputusan meninggalkan urusan duniawi untuk melakukan tapa... dan diikuti oleh penjaga setianya... Rakeyan Kalong Sunda..."


"Sementara itu... kekuasaan di wilayah tersebut kembali dipegang oleh para Puun..." "Setelah ditinggalkan Nyi Ratu... wilayah tersebut mengalami kemunduran..."


👸"Putri Nyi Ratu yang bernama Nyi Mayang Sagara pun tumbuh dewasa... Karena kecerdasannya... ketiga Puun menyerahkan kepemimpinan pada Nyi Mayang Sagara yang bergelar NYI RORO KIDUL..."


"Di bawah kepemimpinan Nyi Ratu Kidul... daerah tersebut mengalami puncak keemasan... Mulai dari segi ekonomi yang semakin meningkat hingga tempat kekuasaan yang semakin luas..."


"Di samping itu... Pelabuhan Ratu yang berada di barat Pulau Jawa juga pernah menjadi tempat perdagangan Internasional..."


"Begitulah asal usul Pelabuhan Ratu dan legenda Nyi Roro Kidul yang menyimpan banyak misteri..." jelas pak Sularjo.


"Ngga ada serem-seremnya...!" seru Ujang.

__ADS_1


"Jangan... nanti kamu ngga bisa tidur..." ujar pak Sularjo.


Tidak terasa, mereka sudah sampai di PELABUHAN RATU.👸


__ADS_2