One Night Love Devil

One Night Love Devil
Berapa Banyak?


__ADS_3

Aku menarik napasku dalam-dalam lalu bangkit dari dudukku. Sepertinya perkataan bi Nining tadi cukup meracuni otakku. Demi kebaikan keluargaku, demi kesembuhan ibuku, maka aku harus rela berkorban demi mereka. Karena sepertinya aku tidak punya pilihan lain selain menerima tawaran pria brengsyek itu.


Sekali lagi, demi ibu, demi Rina, aku harus siap melayani na**u pria brengsyek itu.


Aku bangkit dari dudukku lalu segera berjalan menuju kamar mandi. Saat aku mulai berendam air hangat di dalam bath up, aku mulai berpikir, seberapa banyak uang nanti yang harus aku minta padanya. Karena sia-sia saja aku menyerahkan mahkotaku jika nominal yang aku minta masih belum cukup untuk memenuhi segala kebutuhan kami sekeluarga.


Sepertinya aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Apalagi tadi dia sangat menekankan jika dia akan memberikan berapa banyak pun yang aku minta, berapa banyak pun dia akan memberikannya, asalkan aku mau melayaninya dengan baik. Dan kalau servisku memuaskan, dia akan memberikan lebih. Begitu katanya.


Tapi untuk yang satu itu, aku tidak begitu yakin, karena aku bukan tukang servis. Mau diservis bagaimana juga aku tidak tahu. Mau diservis menggunakan kunci inggris kah, kunci tang kah, atau mungkin dia lebih suka diservis pakai obeng. Ah, sudahlah. Aku tidak mengerti dengan dunia perservisan. Lebih baik sekarang aku mulai memikirkan berapa banyak uang yang akan aku minta padanya.


Jika aku meminta 200 juta, rasanya itu masih sangat kurang, karena pasti uangnya akan habis hanya dalam waktu beberapa bulan ke depan.


Jika aku meminta uang 500 juta, rasanya juga masih belum cukup. Sisanya belum cukup untuk dipakai membeli rumah atau pun apartemen.


Jika aku meminta 1 milyar, sepertinya sudah cukup untuk melunasi hutang, membayar biaya operasi dan biaya pengobatan ibu, serta membeli rumah 1 lantai yang sederhana. Tapi, untuk biaya hidup ke depannya, rasanya masih belum cukup. Kami masih belum memiliki kendaraan, kami masih belum memiliki tabungan untuk biaya hidup beberapa tahun ke depannya. Kami masih belum punya tabungan untuk biaya sekolah Rina hingga adikku itu lulus kuliah, juga belum ada modal untuk membuka usaha.


Lalu jika cara berpikirku seperti ini, aku harus meminta berapa banyak uang padanya? Apa aku harus serakah demi memperkaya diri sendiri? Apa aku harus meminta rumah, mobil, aset, beserta tabungan yang banyak agar aku tidak perlu lagi menderita, bekerja keras, dan kembali hidup enak seperti saat ayah masih belum bangkrut dulu.


Ah, entahlah. Aku masih sangat bingung. Tapi aku juga tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Bagaimana aku dan keluargaku ke depannya, itu semua tergantung pada keputusanku.

__ADS_1


..._______________________________________...


Sekitar 20 menit kemudian. Aku akhirnya selesai mandi. Aku keluar dari kamar mandi sambil mengenakan handuk kimono yang ukurannya sedikit kebesaran di tubuhku.


Aku berjalan menuju tempat tidur hendak membuka kotak yang tadi kata bi Nining berisi pakaian yang harus aku kenakan untuk menyambut kedatangan pria brengsyek itu.


Tapi belum sampai aku di sana, mataku lalu tertuju pada ponselku. Aku sangat penasaran, sebenarnya seberapa banyak kekayaan yang dimiliki oleh pria brengsyek itu. Jika nanti aku sudah tahu seberapa banyak harta kekayaannya, sepertinya aku harus mempertimbangkan kembali harus meminta berapa banyak uang padanya.


Begitu ponselku sudah di tangan, aku mulai mencari, seberapa banyak harta kekayaan yang dimiliki oleh seorang 'Kaaran Dirga' di mesin pencarian internet.


Mataku seketika membulat setelah membaca artikel tentangnya. Rupanya, si brengsyek itu merupakan crazy rich nomor 1 di negeri ini, dan merupakan orang terkaya nomor 2 se-Asia Tenggara. Harta kekayaannya mencapai angka 500T lebih. Alamak. Rupanya dia sangat kayah rayah pemirsah. Pantas saja para wanita sendiri yang datang mengantri untuk ditiduri olehnya. 1 T saja bisa habis untuk dibagi oleh ratus perempuan, apalagi 500 T.


Sepertinya harta kekayaannya itu tidak akan habis sampai 7 turunan. Bahkan mungkin semakin lama akan bertambah semakin banyak karena ternyata dia adalah pewaris tunggal Galaxy Group, perusahaan terbesar se-Asia Tenggara. Aku tidak pernah menyangka, bahwa ternyata selama ini pria yang memaksaku untuk tidur dengannya adalah salah satu orang yang sangat disegani di negeri ini.


Aku tersenyum miring seraya berjalan menuju tempat tidur. Mungkin karena segala penderitaan yang pernah aku alami selama beberapa bulan terakhir, aku berubah menjadi sedikit licik. Membayangkan bahwa untuk menjadi kaya raya ternyata ada jalan pintas seperti ini, rasanya sangat sayang untuk disia-siakan.


Oh iya sekitar 20 menit lagi dia akan segera kembali lagi ke sini, sepertinya sekarang aku harus segera bersiap-siap untuk menyambut kedatangannya. Demi masa depanku dan demi masa depan keluargaku yang jauh lebih baik lagi, aku harus menyambut kedatangannya dengan penuh suka cita.


Aku duduk di pinggir tempat tidur seraya meraih kotak berukuran cukup besar tersebut. Lumayan berat. Kira-kira apa isinya, aku jadi penasaran. Jika hanya berisi pakaian ganti, sepertinya tidak mungkin, karena bobotnya lumayan berat.

__ADS_1


Begitu kotak itu aku buka, ternyata di dalam kotak masih ada 2 kotak lagi, satu kotak berukuran kecil dan yang satunya lagi berukuran cukup besar.


Aku penasaran dengan kotak yang berukuran besar. Setelah aku buka, ternyata isinya adalah alat kosmetik beserta parfum. Sepertinya dia menginginkan aku untuk tampil cantik dan wangi saat menyambut kedatangannya. It's okay, itu hal gampang. Aku akan membuat dia terpesona dengan kecantikanku. Aku cukup mengerti dengan make up dan tahu bagaimana cara menggunakan alat tempurnya. Karena dulu saat kami belum hidup susah, aku rajin merawat dan mempercantik diri, dan tentunya alat make up seperti ini sudah sangat akrab denganku setiap hari.


Setelah meletakkan kembali kotak yang berukuran besar, sekarang giliran kotak berukuran kecil yang harus aku buka. Tapi aku sedikit bingung, kenapa kotak yang berisi pakaian ukurannya lebih kecil, harusnya tadi kotak yang besar itu yang berisi pakaian. Kenapa ini malah terbalik?


Aku menggigit sudut bibirku saat mendapati isi dari kotak kecil tersebut ternyata berisi pakaian har*m. Membayangkan diriku mengenakan pakaian yang hanya terbuat dari jaring-jaring seperti ini rasanya sangat menjijikkan.


Kenapa harus memakai pakaian seperti ini sih? Kenapa dia tidak menyuruhku untuk bertel***** bulat saja? Bukannya memakai pakaian seperti ini sama juga bohong. Aset-aset berharga yang seharusnya ditutupi masih tetap terlihat jelas dari luar. Ish.


B e r s a m b u n g ...


...____________________________________________...


...Terima kasih sudah membaca dan...


...memberikan dukungan untuk karyaku😊...


...Setiap dukungan kalian merupakan bahan...

__ADS_1


...bakar semangat untuk penulis🥰 ...


...Luv luv untuk kalian semua💞💞💞...


__ADS_2