
...Hai Guys! Ini adalah season 2 dari cerita ini, ya🙂 Setelah sekian lama, aku akhirnya memutuskan untuk meng-upload cerita ini di sini saja dan bukan dibuat menjadi novel baru. Sebenarnya beberapa bulan lalu aku sempat menyiapkan cover untuk cerita season 2 ini, tapi setelah mempertimbangkan suatu hal, aku akhirnya memutuskan untuk meng-upload di sini saja. Tidak tahu apakah masih ada pembaca yang setia menunggu atau tidak😅...
...Oh iya, Anggap saja cerita season 2 ini memiliki judul yang berbeda dari cerita yang sebelumnya. Judulnya adalah 'MUA Husband', kisah pernikahan antara si kembar Zoe dan Aarav, putranya dokter Raymond. Ini dia covernya👇...
...Oke, tidak usah banyak basa-basi lagi. Kita langsung saja pada ceritanya....
...Happy reading🤗...
...❤️🔥...
...❤️🔥...
...❤️🔥...
Bab 1 : Menolak Perjodohan
__ADS_1
"Mommy! Harus berapa kali Zoe bilang, kalau Zoe tidak mau menikah dengan ba*nci itu?!" Nada suara Zoe sudah meninggi, karena mommy-nya, Rania, terus-terusan saja memaksa dirinya untuk menikah dengan seorang pria yang sudah dianggap sebagai pria jadi-jadian oleh gadis cantik tersebut.
Meski pun pria itu terlihat sangat tampan dan macho saat tidak mengenakan riasan dan berpakaian layaknya pria normal, tapi tetap saja Zoe tidak mau menikah dengannya. Namun, tidak bisa Zoe pungkiri, bahwa sebelumnya dia sangat mengagumi Manny (Nama lain dari Aarav) yang ternyata sudah dijodohkan dengannya sejak dia masih bayi tersebut. Dengan kelihaian tangan Manny merias dan menyulap wajah setiap kliennya menjadi super glow up, membuat pria berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai Make Up Artist profesional atau biasa disebut dengan MUA tersebut menjadi sangat dikagumi oleh Zoe.
Bahkan Zoe sendiri sempat berniat ingin menyewa jasa Manny untuk merias wajahnya saat pesta ulang tahun gadis itu tiba nantinya, yang hanya tinggal beberapa bulan lagi, tapi setelah tahu bahwa ternyata Aarav, calon suaminya adalah orang yang sama dengan Manny, pandangan Zoe terhadap Aarav langsung berubah 180 derajat dalam sekejap. Semua rasa kagum yang dia miliki untuk pria itu kini berubah menjadi rasa jijik dan benci. Apalagi saat mengingat betapa cantiknya calon suaminya itu saat mengenakan riasan.
"Zoe, Sayang, dengarkan apa kata Mommy, Nak. Menurut saja apa keinginan daddy mu. Daddy pasti akan sangat marah jika kamu terus-terusan menolak untuk menikah dengan Aarav. Asal kamu tahu Sayang, kamu itu berhutang nyawa pada uncle Raymond. Jika uncle Raymond tidak menolong kamu waktu itu, kamu pasti tidak akan mungkin bisa tumbuh menjadi besar seperti sekarang ini."
Wanita cantik yang sudah berusia 40 tahunan lebih tersebut masih terus berusaha membujuk putri sulungnya. Di usianya yang sudah menginjak kepala empat, dia terlihat masih sangat muda dan cantik, seperti 15 tahun lebih muda dari usianya yang sebenarnya. Ketimbang dipanggil 'Mommy' oleh putra-putrinya, Rania malah lebih cocok dipanggil kakak oleh ketiga anaknya. Pantas saja seorang Kaaran Dirga semakin hari semakin tergila-gila pada istri tercintanya itu.
Kembali pada Zoe, mendengar ucapan mommy-nya, Zoe terlihat semakin frustasi. Gadis cantik versi Rania muda itu benar-benar tidak setuju dengan perjodohan yang sudah direncanakan oleh daddy-nya semenjak dirinya masih bayi.
Mata Zoe mulai berkaca-kaca. Dia tidak habis pikir dengan cara berpikir kedua orang tuanya. Gadis itu sangat berharap, bahwa perjodohan yang direncanakan oleh daddy-nya sejak lama tidak akan pernah terjadi seumur hidupnya.
"Tidak Sayang, semuanya tidak sama seperti yang kamu pikirkan."
"Mom, Zoe masih sangat muda, Mom. Usia Zoe bahkan baru 22 tahun. Sejak awal kalian membicarakan mengenai perjodohan ini pada Zoe, Zoe sebenarnya tidak setuju, tapi karena Zoe tidak ingin Mommy dan daddy kecewa, Zoe lebih memilih diam," jelas Zoe dengan mata berkaca-kaca. Akhirnya dia punya keberanian juga untuk mengungkapkan hal itu pada mommy-nya. "Mom, asal Mommy tahu, Zoe sebenarnya masih belum siap menikah. Zoe masih ingin mengejar cita-cita Zoe, kuliah di universitas yang Zoe impi-impikan sejak dulu."
__ADS_1
Rania sebenarnya merasa sangat kasihan melihat putrinya bersedih seperti itu, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena yang berkuasa atas segala keputusan adalah Kaaran, bukan dirinya.
"Zoeanna Sayang, dengarkan Mommy, Nak. Setelah kalian menikah, Aarav tidak akan melarang kamu untuk mengejar cita-cita kamu. Dia sudah berjanji pada Mommy dan daddy." Rania berkata sembari menangkup kedua pipi putrinya. "Mommy dan daddy sangat menyayangi kamu Nak, sama seperti kami menyayangi anak-anak kami yang lain. Jadi tidak mungkin kami menginginkan hal yang buruk untuk masa depan kalian semua. Sebagai orang tua, kami hanya mengiginkan yang terbaik untuk kalian. Percayalah, Sayang." Rania masih terus berusaha membujuk Zoe, berharap agar putrinya itu mau mengerti.
"Tidak, Mom." Zoe menggelengkan kepalanya. Air matanya akhirnya terjatuh juga. "Mommy bilang Mommy dan daddy hanya menginginkan yang terbaik untuk anak-anak kalian. Menurut Zoe, pilihan daddy itu bukan yang terbaik untuk Zoe, Mom. Zoe tidak mau menikah dengan pria tidak normal seperti dia, karena pasti pernikahan kami tidak akan bahagia. Lagian, kenapa daddy sangat egois? Tega-teganya daddy menjodohkan anak-anaknya yang masih bayi. Daddy benar-benar jahat, egois, tak punya perasaan!"
"ZOE!!!"
Rania yang sudah kehilangan kesabarannya membujuk Zoe pun tanpa sengaja membentak putrinya itu. Dia sangat tidak suka mendengar kalimat kurang ajar yang keluar dari mulut putrinya barusan. Ditambah lagi dia sangat tidak suka dengan sikap keras kepala dan pembangkang yang dimiliki oleh Zoe. Namun, Rania sadar, bahwa sifat keras kepala dan sifat pembangkang yang dimiliki putrinya itu menurun darinya.
Hati Zoe terasa berdenyut saat mendengar bentakan dari sang mommy. Seingatnya, selama 22 tahun lebih dia hidup di dunia, ini pertama kalinya Rania membentaknya, dan itu benar-benar melukai perasaannya.
"Mommy jahat! Mommy juga sama jahatnya seperti daddy!"
Setelah mengucapkan kalimat itu, Zoe pun pergi meninggalkan rumah dalam keadaan menangis.
B e r s a m b u n g ...
__ADS_1
..._______________________________________...
...Jangan lupa tinggalkan jejak kalian😁 Like, komen, gift, vote, dan tonton iklan biar akunya makin semangat melanjutkan cerita ini😉...