One Night Love Devil

One Night Love Devil
Identitas Kaaran Terkuak?


__ADS_3

Sebelum mulai bergerak mencari si kembar, kami terlebih dahulu kembali ke villa untuk bersiap-siap. Ya, suamiku akhirnya mengijinkanku untuk ikut, tapi dengan satu syarat, begitu kami sampai di markas tempat dimana penjahat itu membawa anak-anak kami, aku tidak boleh turun dari mobil sebelum suamiku beserta Roy, William, dan dokter Raymond keluar sambil membawa Zoe dan Zack.


Begitu kami sampai di villa, suamiku langsung mengajak kami untuk masuk ke dalam sebuah ruangan bawah tanah. Setelah sekian lama tinggal di villa ini, baru kali ini aku mengetahui bahwa di sini ternyata ada ruang rahasia bawah tanah.


"Dad, apa maksudnya ini?" tanyaku penasaran.


"Sayang, ini bukan waktu yang tepat untuk kamu menanyakan hal itu," jawab suamiku. Mendengarnya berkata seperti itu, aku pun memutuskan untuk diam.


Kami berlima pun kemudian berjalan menuju ke sebuah ruangan dimana bagian depan pintu ruangan yang menyerupai pintu lift tersebut terdapat sebuah gambar bunga mawar biru yang berukuran sangat besar.


Dug. Seketika jantungku berdetak lebih cepat karena teringat akan sesuatu. Jangan-jangan, suamiku adalah ketua klan mafia Mawar Biru. Yang membuatku semakin curiga, karena ruangan rahasia yang memiliki lambang bunga mawar biru yang berukuran sangat besar tersebut berada di bawah bangunan villa miliknya.

__ADS_1


Tapi aku hanya bisa menebak-nebak di dalam hati saja, tidak berani mengeluarkan suara sedikit pun untuk bertanya. Apalagi saat melihat keempat pria yang bersamaku saat ini sedari tadi hanya terdiam dan hanya menampakkan ekspresi wajah yang serius. Aku pun jadi tidak berani mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan di dalam otakku.


Begitu pintu ruangan yang menyerupai pintu lift tersebut terbuka, suamiku pun lalu menarik tanganku untuk ikut masuk ke dalam sana. Mataku seketika membulat ketika melihat banyaknya senjata di dalam ruangan tersebut. Aku ingin bertanya tapi tidak berani.


Keempat pria itu lalu membuka pintu lemari yang ada di hadapan mereka menggunakan sidik jari mereka masing-masing, membuatku semakin kebingungan saja.


Kebingunganku semakin bertambah saat melihat dokter Raymond ternyata juga memiliki lemari khusus di dalam ruangan rahasia ini. Jika itu asisten Roy dan William, aku tidak heran sama sekali karena mereka adalah bawahan suamiku. Tapi kalau dia, dokter Raymond? Bukankah dia hanya seorang dokter? Kenapa bisa ...?


Ah, entahlah. Aku sama sekali tidak mengerti dengan semua ini. Mereka semua benar-benar membuatku kebingungan. Jangankan orang lain, suamiku pun tidak kalah membuatku kebingungan.


Ku lihat suamiku mulai mengenakan sebuah baju berwarna hitam pekat. Kelihatannya baju itu juga cukup ketat. Setelah itu dia mengenakan sebuah rompi berwarna hitam yang memiliki banyak kantong. Di punggung bagian belakang rompi itu terdapat sebuah lambang bunga mawar biru. Sepertinya gambar bunga mawar biru itu merupakan lambang identitas yang menyatakan bahwa mereka berasal dari klan tersebut.

__ADS_1


Setelah tubuh bagian atasnya lengkap, suamiku pun lalu mengganti celananya menggunakan celana yang memiliki banyak kantongnya pula.


Melihat penampilannya saat ini jadi mengingatkanku pada pemeran film action yang siap untuk berperang.


Setelah itu suamiku mulai mengambil dua buah pis*ol kemudian menyembunyikan di di balik bajunya bersama satu buah celu*it yang dia simpan di sisi kanan badannya. Sepertinya benda-benda itu memang sudah memiliki tempat-tempat khusus di sana.


Usai mengisi kantong rompi dan kantong celananya dengan banyak pel*ru, suamiku pun lalu berkata padaku, "Sayang, sekarang giliran kamu yang ganti baju."


"Ak-aku?" tanyaku sambil menunjuk diriku sendiri.


B e r s a m b u n g ...

__ADS_1


...____________________________________________...


...Guys, perhatikan jadwal update bab selanjutnya di bawah ini ya👇 Biar kalian tahu kapan cerita ini up.😉...


__ADS_2