One Night Love Devil

One Night Love Devil
Dimanfaatkan


__ADS_3

Hari sabtu kemudian.


Pagi ini aku dan suamiku sedang menggendong si kembar untuk berjemur di balkon.


"Sayang," panggilnya.


"Hem," gumamku sembari menoleh dan menatap ke arahnya.


"Seberapa dekat kamu dengan kakak sepupumu itu, si Zidan?" tanyanya.


"Zidan? Aku sama sekali tidak dekat dengannya. Dan satu hal lagi yang harus kamu ketahui, dia bukan kakak sepupuku. Dia hanya membohongimu waktu itu," jelasku.


Aku tidak mau lagi menutup-nutupi hal ini dari suamiku, aku harus jujur. Aku juga tidak mau kalau sampai pria licik itu memanfaatkan kebaikannya. Kalau aku tidak salah dengar, kemarin Roy berkata bahwa Zidan sedang mengajukan kerja sama dengan Galaxy Group, perusahaan milik suamiku.


Beberapa tahun yang lalu, Zidan juga melakukan hal yang sama padaku. Dia memanfaatkan aku dengan cara mendekatiku selama bertahun-tahun, hingga akhirnya aku mulai jatuh hati padanya.


Setelah dia mendapatkan hatiku, dia mulai membujukku agar aku meminta ayahku untuk menanamkan modal pada perusahaan yang baru saja dia rintis waktu itu. Dan hal itu benar-benar membuahkan hasil, ayahku benar-benar menanamkan modal yang besar pada perusahaannya.


Namun, belangnya itu baru terbongkar setelah beberapa tahun kemudian. Waktu itu aku tidak sengaja menguping pembicaraannya dengan salah seorang teman wanitanya bahwa ternyata dia hanya memanfaatkan aku karena aku anak konglomerat.


"Apa maksudmu Sayang? Kenapa kamu berkata seperti itu?" tanyanya.


"Daddy, asal kamu tahu, Zidan itu seorang penipu. Dia pria yang licik. Aku takut, dia sengaja mendekatimu karena ada maunya. Contohnya agar kamu mau bekerja sama dengan perusahaannya," jelasku.

__ADS_1


Suamiku terdiam, dia tidak langsung menjawab. Ditambah lagi obrolan kami saat ini seketika terpotong saat dia tiba-tiba mendapat telepon dari William.


"Suster Ria, tolong gendong Zoe sebentar. Saya ingin menjawab telepon dulu," ucap suamiku.


"Baik, Tuan."


Setelah Zoe diambil alih oleh suster Ria, suamiku pun bergegas masuk ke dalam villa. Mungkin dia tidak mau ada yang mendengar pembicaraannya dengan William.


.


.


Malam pun tiba. Hingga saat ini pun suamiku tidak lagi membahas mengenai Zidan. Sepertinya pembahasan mengenai pria rubah itu tidak menarik baginya.


"Sayang, kenapa kamu belum siap-siap?" tanya suamiku begitu dia muncul di balik pintu.


"Siap-siap ke mana?" tanyaku sedikit kebingungan.


Ku lihat suamiku sudah lengkap dengan setelan jas berwarna navi, membuat kadar ketampanannya terlihat semakin bertambah.


"Loh, kamu lupa bahwa Zidan mengundang kita ke pestanya malam ini?" Suamiku berkata seraya berjalan menghampiriku. Saat ini aku tengah bermain dengan si kembar yang sudah pintar tengkurap.


"Ck, aku malas menghadiri pesta itu, Dad. Kamu saja yang ke sana, aku tidak mau," ucapku.

__ADS_1


"Loh, Sayang, kamu kok begitu? Zidan itu 'kan kerabatmu, seharusnya-"


"Daddy, sudah aku bilang bahwa Zidan itu bukan kerabatku, dia hanyalah seorang pen-"


"Sst ... aku tidak mau menerima alasan, Sayang. Pokoknya kamu harus ikut bersamaku ke pesta itu. Kamu harus menemaniku, ya?"


Jika sebelumnya aku yang memotong ucapannya, sekarang dia yang melakukan hal itu padaku.


"Ck, Daddy," kesalku.


"Cepat Sayang. Aku tidak mau menerima alasan. Anak-anak biar suster yang menjaga mereka. Okey," ucapnya.


Jika sudah seperti ini, itu artinya suamiku sedang dalam mode tidak mau dibantah. Mau tidak mau aku harus tetap menuruti perintahnya.


B e r s a m b u n g ...


...___________________________________________...


...Guys, sepertinya yang dikatakan kak @Halimah lim pada komentar bab sebelumnya bahwa alur cerita ini membosankan memanglah benar. Buktinya kemarin-kemarin jumlah likenya masih mencapai angka 300-an, lalu kemarin lusa turun jadi 200-an, kemarin sisa 100-an, dan sekarang sisa puluhan. Apa sebaiknya novel ini dikelarin aja yah secepatnya? Ceritanya gak usah dilebarin ke sana ke mari, biar cepat tamat, kemudian aku bisa fokus pada novel Kaaran (Raniaku, Canduku) biar bisa crazy up di sanaπŸ€” Bantu komen dong.πŸ™...


...****************...


...Oh iya, aku punya novel rekomendasi nih buat kalian semua. Jangan lupa mampir ya, judulnya 'Finding Lost Wife' karya kk Author Lunoxs. Aku juga baca loh, pokoknya novel sama authornya keren banget.πŸ‘πŸ‘ Sekali lagi jangan lupa mampir ya, kita baca sama-samaπŸ˜‰...

__ADS_1



__ADS_2