
Naina naik ke ranjang dan mendekati Reno yang masih terlelap. Wanita itu mengecup bibir Reno dan memeluk tubuhnya.
"Apa yang akan dilakukan Ferdi dan mama-nya tahu jika aku berselingkuh dengan Om Reno. Aku ingin wanita tua itu tahu jika suaminya ini berselingkuh," ucap Naina dalam hatinya.
Naina sudah lama ingin mengakhiri hubungannya dengan Ferdi. Namun Om Reno melarang. Jika dia putus, pasti anaknya itu akan mencari tahu apa yang membuat Naina berubah. Om Reno tidak ingin kebebasan dirinya bercinta terganggu gara-gara Ferdi yang ingin tahu apa yang terjadi dengan kekasihnya itu.
"Sayang, kenapa? Pengin lagi?" tanya Om Reno ketika membuka mata dan melihat Naina yang mengecup seluruh bagian di wajahnya.
"Aku mau kita menikah!" ucap Naina.
Naina berpikir jika dia menikah dengan om Reno pastilah hidupnya akan terjamin. Dia akan mendapatkan bagian dari harta yang dimiliki Reno.
"Sudah aku katakan berulang kali, aku tidak bisa menikah denganmu, Naina. Bukan karena tidak sayang. Namun aku harus menjaga banyak hati. Ferdi dan terutama juga istriku. Aku juga harus menjaga nama baikku Jika aku menikah lagi dan semua rekan kerja tahu, aku pasti malu."
__ADS_1
"Aku ingin kepastian, Om. Tidak mungkin kita begini terus."
"Ini sudah kita bicarakan dari awal kedekatan. Jika aku nggak mau di tuntut nantinya. Aku denganmu hanya partner ranjang. Tidak lebih. Aku juga tidak pernah melarang kamu berhubungan dengan pria manapun!" ucap Reno.
"Apa sampai tua aku akan begini? Aku juga menginginkan keluarga dan anak yang akan menemani aku di hari tua," tanya Naina. Jika memang Om Reno tidak pernah mau menikahi dia selamanya, apakah dia akan begini saja.
"Kamu bisa menikah dengan pria manapun dan aku tidak akan melarangnya!" ucap Reno.
Reno bangun dan menuju kamar mandi. Dia harus pulang sebelum subuh agar Melli tidak curiga. Istrinya itu percaya saja jika dia rapat asal jangan sampai pagi.
"Om ... aku tidak meminta Om menikahi aku secara resmi. Kita bisa nikah Siri. Aku capek jika harus begini terus!" ucap Naina dengan suara lemah lembut.
"Kita menikah atau tidak, semuanya akan tetap sama. Aku akan tetap seperti ini. Kita tidak bisa bebas bertemu!"
__ADS_1
Naina terdiam akhirnya, karena ternyata tidak mudah baginya membujuk Reno. Padahal Naina pengin dinikahi agar bisa menguasai harta pria itu.
"Aku pergi. Uang telah di transfer!" ucap Om Reno. Dia mengecup dahi Naina.
"Om, aku baru ingat jika tadi istri Om menelepon mengabari saat ini Ferdi ada di kantor polisi," ucap Naina.
Om Reno memandangi Naina.Tidak percaya jika anaknya itu melalukan tindakan kriminal. Apa yang menyebabkan putranya itu bisa mendekam di kantor polisi?
Reno meninggalkan hotel dengan tergesa. Langsung menghubungi pengacaranya dan meminta untuk segera ke kantor polisi yang terdekat dari rumahnya.
Setelah menghubungi Melli istrinya, Reno mendapatkan alamat pasti di mana putranya berada.
Sementara itu Ferdi tampak mengepalkan tangannya menahan amarah. Saat ini dirinya telah berada dalam satu ruangan sel. Ferdi duduk di lantai dengan pikiran kacau.
__ADS_1
"Kau akan membayar mahal, Khay. Beraninya kau membuat laporan. Aku tidak akan membiarkan kau bebas. Aku akan membuatmu bagai neraka bersamaku!" gumam Ferdi dengan dirinya sendiri.
...****************...