ONE NIGHT With IPAR

ONE NIGHT With IPAR
Bab 32. ONE NIGHT with IPAR


__ADS_3

Barra menggenggam tangan Khayra. Dia menatap mata wanita itu dengan rasa penuh penyesalan. Barra menarik napasnya panjang sebelum mengucapkan kata.


"Dengar Khay, semua manusia itu lahir suci. Tidak ada yang namanya kesialan. Kamu baik. Orang-orang itu yang salah. Tidak pernah tulus. Suatu saat aku yakin mereka sadar dan akan meminta maaf karena pernah mengabaikan dan menyakiti orang sebaik kamu."


Khayra hanya mengangguk saat Barra bicara. Dia berharap ayahnya yang sadar. Dulu saat ibu kandung Khayra masih hidup, Ayahnya sangat menyayangi wanita itu.


Ayah Khayra berubah sikap sejak kematian ibunya. Pria itu menganggap kematian istrinya, ibu kandung Khayra karena anak itu.


Saat itu, Ibu dan Khayra pergi ke pasar. Saat di pasar Khayra melihat ada anak kucing di jalan. Takut anak kucing ketabrak mobil Khayra bermaksud ingin menolong.


Ketika akan menyeberang, ada motor yang melaju kencang. Ibu yang melihat itu langsung berlari dan mendorong putrinya tak ingin Khayra ketabrak. Tapi malang baginya, ibu yang akhirnya ketabrak.


Ayah merasa kepergian Ibu karena kesalahan Khayra. Dia penyebab ibu kandungnya meninggal. Sejak itulah ayahnya berubah dengan Khayra. Selalu saja marah jika melihatnya.


"Tidak ada yang namanya manusia pembawa sial. Semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak yang di atas. Begitu juga dengan kematian. Sudah takdir jika ibumu meninggal saat menolongmu. Seharusnya Ayah tidak menyalahkan kamu."


"Mungkin memang aku anak pembawa sial. Dimanapun kehadiran aku tidak pernah dianggap. Namun mereka lupa jika aku tidak pernah minta dilahirkan. Aku hanya butuh perhatian dan kasih sayang, itu juga tak bisa diberikan."


"Semua orang di dunia ini juga tidak minta dilahirkan tetapi mereka tetap ada. Semuanya berada di luar kendali kita. Kita harus menerima itu semua. Kamu tidak boleh berkata begitu, itu sama aja kamu melawan takdir Tuhan."


Pesimis dan merasal sial adalah lawan dari anugerah dan keberkahan. Anggapan sial adalah sebuah sikap yang menunjukkan prasangka buruk kepada Allah Swt . Sedangkan optimis artinya berprasangka baik kepada-Nya. Dan seorang mukmin adalah orang yang berprasangka baik kepada Allah Swt dalam setiap keadaan.


Lahirnya kita sebagai manusia memang merupakan takdir yang tidak bisa dihindari. Yang bisa kita lakukan adalah menerima bahwa saat ini kita hidup dan kita memiliki tanggung jawab yang besar untuk memelihara hidup.

__ADS_1


Bayangkan juga jika kita tidak pernah dilahirkan, kita tidak mungkin bisa merasakan nikmatnya dunia. Jika kita hidup, kita dapat merasakannya meskipun dengan beribu-ribu tanggung jawab yang membebani.


"Seharusnya kamu mensyukuri hidup ini. Kamu diberi kelebihan wajah yang cantik dan juga otak yang pintar. Masih banyak lagi yang kurang beruntung dari kamu. Jangan menyesali semuanya."


"Aku bukannya tidak mensyukuri takdir. Tapi ada kalanya aku rapuh dan merasa sendiri. Aku juga butuh tempat berbagi. Semuanya salama ini aku hadapi sendiri. Terkadang aku merasa lelah, dan di saat itulah aku sering pesimis dan merasa hidup tidak pernah berpihak padaku. Aku berusaha kuat dan tersenyum, padahal hati ini telah patah dan menangis."


"Takdir setiap manusia memang telah ditentukan sejak mereka lahir, tetapi dengan kerja keras, kita dapat mengalahkan takdir. Tugas kita hanya menjalani takdir Allah dengan ikhlas. Jangan tanya kenapa karena Allah tahu yang terbaik untuk kita. Baik dan buruk adalah pilihan di dalam takdir. Takdirmu untuk lahir dan pilihanmu untuk berbuat," ucap Barra.


Khayra memandangi wajah Barra dengan seksama. Ternyata Barra lebih dewasa dari yang dia pikirkan.


"Aku juga tidak sekuat yang orang lihat. Aku juga pernah merasa rapuh dan putus asa. Coba kamu berada dalam posisi aku saat ini. Aku dan Ferdi dilahirkan dari rahim yang sama, namun dapat perlakuan yang sangat berbeda. Aku dan Ferdi sangat dibedakan. Padahal kami sama-sama anak mereka. Mana yang lebih menyakitkan dari kamu. Jika kamu dan Naina memang saudara tiri, pantas mungkin ada perbedaan perlakukan!" ucap Barra mencoba memberi kekuatan.


Allah SWT telah menetapkan takdir kepada setiap manusia. Takdir Allah SWT tidak pernah salah. Selalu tepat sasaran dan tepat waktu. Tidak ada yang terlewat sedikitpun. Tidak lebih dan tidak kurang, sesuai dengan kadarnya masing-masing.


"Terima kasih, Bar. Kamu telah memberikan aku kekuatan." Khayra menarik tangannya tag masih di genggam Barra.


Pria itu kembali menjalankan mobilnya menuju tempat Khayra kerja. Barra bahagia karena Khayra sudah mulai dapat menerimanya lagi.


Ketika hampir sampai di tempat Khayra bekerja, wanita itu kembali bertanya mengenai Naina.


"Bagaimana dengan Naina? Apa yang kamu sembunyikan dariku tentang Naina?" tanya Khayra lagi.


"Aku akan mengatakan semuanya saat makan malam. Aku juga butuh pendapat kamu dan bantuanmu. Sebenarnya ini aib keluargaku. Namun, aku tidak akan sembunyikan ini karena berhubungan denganmu juga."

__ADS_1


"Baiklah aku menunggu kejujuran darimu!"


"Aku jemput kamu pulang kerja. Kita makan malam dan mengobrol tentang Naina. Aku juga ingin meminta bantuan darimu nantinya."


"Semoga saja aku memang dapat membantu. Aku yakin nanti tidak konsentrasi dalam bekerja karena penasaran dengan apa yang akan kamu katakan."


"Aku tidak bermaksud membuatmu penasaran. Aku janji kali ini akan jujur agar tidak ada lagi kesalah pahaman lagi."


"Baiklah, aku hargai niat baikmu. Terima kasih," ucap Khayra.


Wanita masuk ke dalam tempat kerjanya. Barra pergi setelah Khayra menghilang dari pandangan.


"Jujur di awal akan terasa lebih baik daripada berbohong di sepanjang jalan. Sebuah kejujuran akan melahirkan ketenangan, kenyamanan, dan keselamatan. Kejujuran adalah pintu pertama menuju kedamaian," gumam Barra pada diri sendiri.


Mungkin, kalian sudah tahu tentang pepatah yang mengatakan bahwa kejujuran merupakan mata uang yang berlaku di seluruh dunia. Ya, pepatah itu bukan hanya kata-kata kosong yang bisa kalian abaikan begitu saja. Pepatah itu bisa dikatakan sebagai kata-kata bijak tentang kejujuran yang mengandung petuah kehidupan.


Jika kalian bisa menerapkan kata-kata bijak tentang kejujuran semacam itu, akan ada banyak orang yang bersimpati dengan memberi kepercayaannya. Walaupun jujur itu tak selalu menyenangkan, akan ada kepuasan batin tersendiri jika kalian berhasil melakukannya.


...****************...


Sebagian quote di kutip dari Google.


Selamat pagi semuanya. Sambil menunggu novel ini update bisa mampir ke novel teman mama di bawah ini.

__ADS_1



__ADS_2